TikTok Miliki Pesaing Baru yang Membayar Penggunanya TikTok punya pesaing baru (Foto: the verge)

BARU-BARU ini jagat maya tengah heboh soal pesaing baru dari aplikasi TikTok yang bernama Zynn. Aplikasi tersebut dianggap sebagai 'tiruan' TikTok, karena menghadirkan tampilan yang sangat mirip dengan TikTok.

Bedanya, Zynn akan membayar para penggunanya untuk menonton video, dan meyakinkan orang lain untuk mengikutinya.

Baca Juga:

Akibat Kerusuhan di Minneapolis, Google Tunda Pengumuman Android 11

Aplikasi tersebut telah diluncurkan pada awal Mei 2020. Zynn berhasil menjadi aplikasi nomor satu untuk kategori gratis biaya di Apple Store, serta masuk dalam jajaran 10 palikasi terbaik di Google Play Store.

Zynn membayar pengguna yang menonton video (foto: the verge)

Seperti dilansir dari laman The Verge, Aplikasi Zynn hampir seluruhnya meniru tampil TikTok. Mulai dari interface, menampilkan video dengan format portrait, hingga tata letak komentar, like dan share pun sama persis.

Namun ada sebuah perbedaan yang cukup mencolok. Yakni pada tampilan aplikasi Zynn, di pojok kiri atas pengguna bisa melihat sebuah lingkaran penghitung waktu mundur, dengan logo dolar di bagian tengah.

Nantinya ketika pengguna menonton sebuah video di Zynn, maka penghitung mundur itu akan berjalan. Apabila telah penuh, pengguna akan diberikan poin yang bisa ditukar sebagai uang tunai atau sebuah kartu hadiah.

Baca juga:

Perbarui OS Ponsel Android Agar Terhindar dari Ancaman Baru yang Berbahaya

Zynn merupakan aplikasi video yang dibuat oleh Startup Kuaishou asal Tiongkok. Aplikasi itu menjadi nomor dua usai Douyin yang merupakan TikTok versi Tiongkok.

Ada sedikit perbedaan antara Zynn dengan TikTok (Foto: the verge)

Sementara itu, di Tiongkok, Kuaishou juga menggunakan strategi yang sama untuk membayar para penggunanya. Kabarnya perusahaan tersebut sudah menerima investasi dari Tencent, raksasa teknologi Tiongkok yang juga mengembangkan WeChat. Tencent dikabarkan menggelontorkan dana sekitar USD 2 miliar atau sektiar Rp29 triliun.

Aplikasi Zynn pun pertumbuhannya terbilang cepat. Salah satu alasannya yakni pengguna mendapat bayaran untuk menonton video. Beberapa pengguna telah mencoba dan mereka bisa mendapat sekitar 0,12 atau sekitar Rp1,700 dengan menonton video selama beberapa menit.

Selain itu, aplikasi ini pun memiliki skema dengan membayar para pengguna, yang mampu mengajak orang lain untuk mendaftar dan menggunakan aplikasi tersebut.

Pada sebuah spanduk besar, aplikasi itu menjanjikan akan memberikan uang USD 110 atau sekitar Rp1,6 juta, bagi mereka yang bisa mengajak lima orang untuk mendaftar di aplikasi Zynn.

Namun dengan catatan, uang itu bisa didapatkan jika orang yang diajak itu mereferensikan kembali, serta terus menggunakan aplikasinya secara konsisten.

Perlu diingat, mendaftar di Zynn si pengguna harus memberikan data pribadi. Di mana pendaftaran itu akan disinkronkan pada beberapa pilihan akun, seperti nomor telepon, Facebook, Google dan Twitter.

Tapi jika pengguna menolak untuk berbagi informasi kontak pribadi, maka tak akan bisa melanjutkan untuk menggunkan aplikasi tersebut. (Ryn)

Baca juga:

Ribuan Akun WhatsApp Diretas Perusahaan Asal Israel?

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH