TikTok Batasi Iklan Aplikasi dan Suplemen Diet TikTok melarang iklan diet dan suplemen dengan alasan yang kuat (Foto: Pixabay/motionstock)

APLIKASI TikTok merilis kebijakan baru akan menindak iklan yang mempromosikan citra tubuh yang merugikan atau negatif. Aturan baru aplikasi itu yakni melarang perusahaan mengiklankan aplikasi diet dan suplemen penurun berat badan.

Para pengiklan harus mematuhi pembatasan baru yang lebih ketat pada iklan penurunan berat badan yang bisa terus mereka jalankan di platform.

Baca Juga:

Ini Alasan Bos Instagram Kecam Larangan TikTok di AS

tiktok
TikTok tak ingin penghinaan terhadap tubuh terus terjadi akibat iklan suplemen diet (Foto: Pexels/cottonbro)

Kemudian iklan yang mendorong produk penurunan berat badan, tidak akan bisa menargetkan pengguna yang berusia di bawah 18 tahun. TikTok bermitra dengan National Eating Disorders Association (NEDA) untuk menghubungkan penggunanya ke sumber daya yang ditawarkan oleh organisasi secara langsung, di dalam aplikasi.

Salah satu aspek kemitraan tersebut, akan membuat TikTok mengarahkan orang-orang ke hotline NEDA ketika mereka mencari topik dan tagar yang ditandai oleh organisasi nirlaba.

Laman engadget menuliskan pernyataan TikTok, bahwa stigma berat badan dan penghinaan terhadap tubuh merupakan tantangan individu dan sudah menjadi 'budaya'. Jika dibiarkan di internet, berisiko memperburuk masalah tersebut.

Mereka menyadari bahwa TikTok fokus bekerja untuk melindungi komunitasnya dari konten dan perilaku berbahaya. Mereka juga mendukung lingkungan yang inklusif dan tubuh positif.

Baca Juga:

YouTube Siap Luncurkan Shorts Pesaing TikTok

sosmed
TikTok melarang video yang mempromosikan kebiasaan makan yang cenderung menyebabkan masalah kesehatan (Foto: Pixabay/solenfeyissa)

Kendati apa yang dilakukan TikTok merupakan satu langkah ke arah yang benar, iklan yang mempromosikan diet tidak sehat hanyalah sebagian dari masalah citra tubuh TikTok. Kemudian TikTok juga melarang video yang mempromosikan kebiasaan makan yang cenderung menyebabkan masalah kesehatan.

Namun, kamu masih bisa menemukan video proana yang tak terhitung jumlahnya di platform, meskipun ada aturan tersebut. Selain itu, ada algoritma buram yang mendukung feed tiktok untuk kamu.

Awal tahun 2020, BuzzFeed News merinci bagaimana aplikasi TikTok memaparkan orang-orang pada konten yang mengagungkan kebiasaan makan tidak sehat, serta penurunan berat badan melalui beranda/feed.

TikTok menunjukan bahwa orang bisa menekan lama pada video, untuk menghentikan konten serupa muncul di feed For You mereka, tetapi itu tidak menyesaikan masalah, karena jenis video tersebut sudah muncul di tempat pertama. (Ryn)

Baca Juga:

ByteDance Jual TikTok ke AS tanpa Algoritma?

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH