Tiga Wilayah DKI Jadi Target Kawasan Rendah Emisi Sejumlah kendaraan melintas di Jalan Raya Kemang, Kelurahan Bangka, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, yang tergenang air, Kamis (18/2/2021) (ANTARA/HO-Kecamatan Mampang Prapatan)

MerahPutih.com - Minimnya kawasan rendah emisi di ibu kota membuat Pemerintah Provinsi DKI memutar otak untuk menambah kembali kawasan tersebut. Sejauh ini, baru kawasan Kota Tua yang dinyatakan sebagai kawasan rendah emisi

Tiga opsi wilayah bakal disulap jadi kawasan rendah emisi atau Low Emmision Zone (LEZ). Kawasan itu antara lain Jalan Blora, Jakarta Pusat; Kemang, Jakarta Selatan dan Danau Sunter, Jakarta Utara.

Baca Juga:

Kebijakan Uji Emisi Dinilai Berpotensi Terjadi Suap Antara Petugas dan Pengendara

"Terkait kemungkinan untuk menerapkan di tempat lain kita memang sudah memetakan ya beberapa lokasi yang akan kita coba untuk penerapan LEZ," ujar Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI, Rudi Saptari di Jakarta, Rabu (17/11).

Dipilihnya Jalan Blora karena lokasi tersebut sedang dalam proses pengerjaan pembuatan jalur pedesterian yang mumpuni.

Selain itu, lokasi ini juga menjadi kawasan Transit Oriented Development (TOD) yang menghubungkan sejumlah angkutan umum seperti Moda Raya Terpadu (MRT), Lintas Raya Terpadu (LRT), dan bus Transjakarta.

Baca Juga

Pemerintah Janji Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Dengan Energi Bersih

Rudi mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan pengkajian terkait rencana ini.

"Sebagai tahap lanjutnya itu akan ada transport hub, MRT. Oleh karena itu untuk Jalan Blora akan kita coba untuk full pedesterian," paparnya.

Untuk Jalan Kemang dan kawasan Danau Sunter masih merupakan potensi untuk penerapan LEZ. Kedua kawasan ini juga belum dikaji.

"Kita melihat bagaimana parameter apa saja yg menentukan suatu kawasan tersebut menjadi area LEZ. Tapi untuk diaplikasikan ke tempat lain itu sangat memungkinkan," jelasnya.

Baca Juga:

Awas, Kendaraan tak Lolos Uji Emisi akan Kena Denda

Rudi menuturkan, penentuan lokasi LEZ itu berdasarkan jalur pedesterian yang dimiliki dan jaringan transportasi umum. Selanjutnya ketika sudah mempersiapkan kawasan LEZ, ia juga akan membuat kantong parkir baru sebagai solusi bagi kendaraan yang tidak bisa melintas.

"Lalu untuk daerah-daerah yang memang perlu adanya penanganan karena adanya kemacetan. Itu pertimbangan kami untuk menentukan," tutupnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Telah Tiba di Jerman Untuk Hadiri KTT G7 di Istana Elmau
Indonesia
Jokowi Telah Tiba di Jerman Untuk Hadiri KTT G7 di Istana Elmau

Presiden Joko Widodo menjelaskan, dalam pertemuan itu, Indonesia diundang sebagai negara mitra dalam KTT G7 dan sebagai ketua G20.

Gerak Cepat Uni Eropa dan AS Hentikan Ketergantungan Pada Pasokan Minyak Rusia
Dunia
Gerak Cepat Uni Eropa dan AS Hentikan Ketergantungan Pada Pasokan Minyak Rusia

Pada Kamis (5/5/2022), panel Senat AS mengajukan RUU yang dapat mengekspos OPEC+ ke tuntutan hukum untuk kolusi dalam meningkatkan harga minyak

 [HOAKS atau FAKTA]: BBM Naik, Pertamina Bagikan Subsidi Energi Rp 3 Juta
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BBM Naik, Pertamina Bagikan Subsidi Energi Rp 3 Juta

Pertamina mengimbau masyarakat agar waspada terhadap penipuan undian yang mengatasnamakan Pertamina.

Kepala Daerah Diminta Tak Bepergian ke Luar Negeri
Indonesia
Kepala Daerah Diminta Tak Bepergian ke Luar Negeri

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengingatkan kepala daerah untuk menaati larangan perjalanan ke luar negeri.

30 Juta Warga Asing Menuturkan dan Pelajari Bahasa Indonesia
Indonesia
30 Juta Warga Asing Menuturkan dan Pelajari Bahasa Indonesia

Berdasarkan Undang-Undang No.24 Tahun 2009 yang mengamanatkan supaya bahasa Indonesia bisa menjadi bahasa Internasional.

Spanduk Bergambar Erick-Ganjar 2024 Bertebaran di Soloraya
Indonesia
Spanduk Bergambar Erick-Ganjar 2024 Bertebaran di Soloraya

Pantauan MerahPutih.com, spanduk dengan dominasi warna merah itu bertuliskan, 'Ganjar-Erick Kudu Konco Dewe!!', 'Jateng Hebat Indonesia Maju'

Giliran PKS Ajak Gerindra Gabung Koalisi Perubahan Usung Anies Baswedan
Indonesia
Giliran PKS Ajak Gerindra Gabung Koalisi Perubahan Usung Anies Baswedan

Pada Pilpres 2014 dan 2019 PKS telah mendukung Prabowo Subianto sebagai capres yang merupakan Ketua Umum Gerindra.

Penambahan Kasus COVID-19 di Bawah 25 Ribu
Indonesia
Penambahan Kasus COVID-19 di Bawah 25 Ribu

Pemerintah melaporkan kasus harian positif corona pada hari ini sebanyak 24.867.

Kejagung Sebut Belum Temukan Aliran Dana ke Parpol dalam Kasus Ekspor CPO
Indonesia
Kejagung Sebut Belum Temukan Aliran Dana ke Parpol dalam Kasus Ekspor CPO

Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan belum menemukan indikasi dugaan uang hasil dugaan korupsi izin ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengalir ke partai politik. Hal itu dikonfirmasi oleh Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Supardi di Jakarta, Jumat.

BPS: Kondisi Ketenagakerjaan Belum Pulih
Indonesia
BPS: Kondisi Ketenagakerjaan Belum Pulih

BPS mencatat, terdapat 11,53 juta orang (5,53 persen) penduduk usia kerja yang terdampak COVID-19.