Tiga Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang Bisa Dijerat Pasal Berlapis Foto udara kondisi Blok C2 usai kebakaran yang melanda Lapas Klas 1A Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Rabu, (8/9/2021). Merahputih.com/ho/Bagus Baik.

MerahPutih.com - Tiga orang pegawai berinsial RU, S, dan Y telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang.

Ketiganya dijerat dengan pasal 359 KUHP tentang perbuatan yang mengakibatkan meninggalnya seseorang.

Direskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menerangkan, pihaknya masih mendalami dugaan unsur lain dalam pasal 187 dan pasal 188 untuk mengungkap kasus ini.

Baca Juga:

Tiga Orang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang

Pada pasal 187 KUHP dinyatakan bahwa siapa pun yang dengan sengaja menimbulkan kebakaran, ledakan atau banjir, maka ia akan diancam dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun. Jika perbuatan tersebut menimbulkan bahaya umum bagi barang, dan pidana penjara paling lama lima belas tahun.

"Untuk pasal 187 dan atau pasal 188 KUHP masih dibutuhkan alat bukti lain. Insyaallah minggu ini kita selesaikan," kata Tubagus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (20/9).

Dari unsur pasal 359 KUHP, penyidik nantinya akan melanjutkan dengan melihat rangkaian peristiwa kebakaran dan SOP yang ditetapkan.

Jenazah korban kebakaran Lapas Klas 1 A Tangerang akan dikirim ke RS Polri Kramat Jati. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
Jenazah korban kebakaran Lapas Klas 1 A Tangerang akan dikirim ke RS Polri Kramat Jati. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Guna mengetahui ada tidaknya kelalaian dalam peristiwa naas yang menewaskan 49 orang warga binaan tersebut.

"Jika tidak sesuai SOP dan pelaksanaan itu dapat dijadikan sebagai bukti kelalaian," imbuhnya.

Tubagus menjelaskan, terdapat alat bukti yang menjadi dasar penetapan para tersangka.

"Ada delapan titik CCTV dan sudah disita sebagaimana diatur dalam KUHP," imbuhnya.

Baca Juga:

Pekan Depan Polisi Ungkap Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Tubagus mengatakan, pihaknya juga memeriksa dua saksi ahli kebakaran yang berasal dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan Universitas Indonesia (UI) untuk mengungkap kasus ini.

Menurutnya, keterangan kedua saksi ahli tersebut sangat membantu proses penyidikan dan penetapan tersangka. Lantaran dapat diketahui sumber api dan perkiraan waktu.

"Dari pemeriksaan saksi ahli ini sudah dapat kita simpulkan perkiraan waktu kejadian," pungkasnya. (Knu)

Baca Juga:

Kalapas Tangerang Dinonaktifkan Buntut Kasus Kebakaran Lapas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Freeport Vaksinasi 38 Ribu Karyawan Beserta Keluarga
Indonesia
Freeport Vaksinasi 38 Ribu Karyawan Beserta Keluarga

Pihak PT Freeport Indonesia (PTFI) melaksanakan program vaksinasi COVID-19 untuk karyawan beserta keluarga mereka.

Kapolda Metro Jaya Turun Langsung Razia Motor Bising di Bundaran HI
Indonesia
Kapolda Metro Jaya Turun Langsung Razia Motor Bising di Bundaran HI

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran turun langsung memimpin patroli skala besar di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (18/4) dini hari.

Corona Mengganas, DPR Pesimistis Target Pertumbuhan Ekonomi Tercapai
Indonesia
Corona Mengganas, DPR Pesimistis Target Pertumbuhan Ekonomi Tercapai

Komisi XI DPR RI mengaku pesimistis dengan target pertumbuhan ekonomi yang dipatok pemerintah sebesar 8 persen pada kwartal II tahun ini. Pasalnya, saat ini kasus COVID-19 terus mengalami kenaikan.

Narapidana Jadi Pemasok Narkoba Bagi Kepala Rutan Depok
Indonesia
Narapidana Jadi Pemasok Narkoba Bagi Kepala Rutan Depok

Ditjen PAS juga sudah membenarkan kalau Karutan di Depok ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus narkoba. Ditjen PAS berjanji akan menindak siapapun petugas yang melanggar aturan.

Warga Bandung Diingatkan Belum Merdeka dari COVID-19, Prokes Tetap Harus Ketat
Indonesia
Warga Bandung Diingatkan Belum Merdeka dari COVID-19, Prokes Tetap Harus Ketat

Jika dulu para pejuang melawan para penjajah untuk merebut kemerdekaan, kini bangsa Indonesia termasuk warga Kota Bandung melawan wabah COVID-19. Salah satu bentuk perjuangannya, yakni dengan mentaati protokol kesehatan.

Ditambah Kelompok Fahim, Densus 88 Sudah Bekuk 44 Terduga Teroris Afiliasi JI
Indonesia
Ditambah Kelompok Fahim, Densus 88 Sudah Bekuk 44 Terduga Teroris Afiliasi JI

Tim Densus 88 kembali menangkap sebanyak 22 orang yang diduga terlibat dalam kejahatan terorisme.

BMKG Perkirakan Hujan Lebat Disertai Petir Terjadi di Daerah Ini
Indonesia
BMKG Perkirakan Hujan Lebat Disertai Petir Terjadi di Daerah Ini

Di Jambi di wilayah Kabupaten Bungo, Kabupaten Merangin, Kabupaten Sarolangun, dan Kota Sungai Penuh pada malam hari

Yakin Yasonna Tak Sahkan Moeldoko Cs, Demokrat: Beliau Kan Sangat Berintegritas
Indonesia
Yakin Yasonna Tak Sahkan Moeldoko Cs, Demokrat: Beliau Kan Sangat Berintegritas

Kepengurusan Ketum AHY dan AD/ART hasil kongres tahun 2020 sudah disahkan oleh Negara

Penyidik Cecar Puluhan Pertanyaan ke Menantu Nia Daniaty
Indonesia
Penyidik Cecar Puluhan Pertanyaan ke Menantu Nia Daniaty

Rafly N Tilaar telah menjalani pemeriksaan sebagai terlapor atas kasus dugaan penipuan calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Kepala BKN: Data Hasil TWK Pegawai KPK Ada di Dinas Psikologi AD dan BNPT
Indonesia
Kepala BKN: Data Hasil TWK Pegawai KPK Ada di Dinas Psikologi AD dan BNPT

Bima Haria Wibisana mengaku pihaknya sudah tidak memiliki data hasil Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).