Tiga Sosok Kandidat Kepala Otorita IKN Nusantara Versi NasDem Wakil Ketua Pansus Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN), Saan Mustopa di Jakarta, Kamis (13/1). Foto: ANTARA/Genta T Mawangi

MerahPutih.com - Fraksi Partai NasDem buka suara menanggapi kemunculan sejumlah nama calon Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang pernah disebut Presiden Joko Widodo (Jokowi), beberapa waktu lalu.

Sekretaris Fraksi Partai NasDem, Saan Mustopa menilai, sejauh ini nama-nama yang muncul seperti Bambang Brodjonegoro, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Abdullah Azwar Anas, memiliki kemampuan yang memadai.

Baca Juga

UU IKN Disahkan DPR, Wagub DKI: Jakarta Jadi Pusat Ekonomi Indonesia

"Menurut saya nama-nama itu kalau presiden tetapkan punya kemampuan memadai untuk menjadi kepala otorita," kata Saan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (19/1).

Bambang Brodjonegoro, kata Saan, pernah menjadi kepala Bappenas dan sudah lama membantu Presiden Jokowi di kabinet. Sementara Ahok punya pengalaman memimpin DKI Jakarta. Kemudian Azwar Anas pernah menjadi bupati dua periode di Banyuwangi.

Penunjukan kepala otorita, kata Saan, menjadi kewenangan Presiden Jokowi. Saan meyakini presiden akan menentukan, dan mencari calon kepala otorita yang mampu bekerja secara maksimal untuk mewujudkan ibu kota baru.

"Ini memang harus dicari orang-orang yang mau bekerja maksimal dan juga punya konsep terkait soal membangun ibu kota negara walaupun sudah ada rencananya," ujarnya.

Baca Juga

Pansus IKN Nusantara Ingin Jakarta Tetap Sandang Status Khusus Meski Bukan Ibu Kota

Selain itu, Saan menambahkan, kriteria lain yang harus dimiliki calon kepala otorita adalah seorang yang memiliki latar belakang teknokrasi. Calon kepala otorita, lanjut dia, juga harus memiliki kemampuan menyelenggarakan pemerintahan.

"Jadi, ini pekerjaannya luar biasa besar. Menurut saya, perlu orang yang mumpuni untuk menjadi kepala otorita," tutup Saan. (Pon)

Baca Juga

Tak Ada Pilkada di IKN Nusantara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ganjil-Genap Tetap Berlaku saat Jakarta Masuk PPKM Level 3
Indonesia
Ganjil-Genap Tetap Berlaku saat Jakarta Masuk PPKM Level 3

Polda Metro Jaya tetap memberlakukan sistem ganjil genap di 13 kawasan di DKI Jakarta saat pemerintah menetapkan Ibu Kota masuk ke PPKM Level 3

Besok Polisi Periksa Istri Irjen Ferdy Sambo
Indonesia
Besok Polisi Periksa Istri Irjen Ferdy Sambo

Kepolisian terus mengusut kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Pasien COVID-19 Masih Bertambah di Atas 2500
Indonesia
Pasien COVID-19 Masih Bertambah di Atas 2500

Kasus sembuh juga terus bertambah. Pada hari ini pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 1.895.

Pemerintah Dorong Pers Sajikan Konten yang Berkualitas
Indonesia
Pemerintah Dorong Pers Sajikan Konten yang Berkualitas

Oleh karena itu. pemerintah mendorong pers untuk menyajikan konten berkualitas yang memberdayakan dan menjaga humanisme masyarakat.

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Hanya Berdiri di Luar saat Makan Siang Pemimpin Negara G20
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Hanya Berdiri di Luar saat Makan Siang Pemimpin Negara G20

Anies Baswedan berdiri di luar tempat makan siang G20, tepat di belakang Rishi Sunak, Justin Trudeau, dan Emmanuel Macron.

8.000 Personel Polisi Amankan Rangkaian KTT G20 di Bali
Indonesia
8.000 Personel Polisi Amankan Rangkaian KTT G20 di Bali

"Untuk KTT direncanakan sekitar 6.826 personel. Itu yang sudah kami setting, tetapi kemarin kami mendapat instruksi dari Mabes Polri (jumlahnya) akan bertambah 20 persen," ucap Putu Jayan Danu Putra di Bali, Senin (12/9).

Aroma Balas Dendam Final Champions 2022 Liverpool Vs Real Madrid
Indonesia
Aroma Balas Dendam Final Champions 2022 Liverpool Vs Real Madrid

Bukan baru kali ini Liverpool dan Real Madrid akan bertarung hidup mati memperebutkan mahkota klub terbaik Eropa.

[HOAKS atau FAKTA]: Mengaku Salah, SBY Meminta Maaf di Depan Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Mengaku Salah, SBY Meminta Maaf di Depan Jokowi

Sebuah video yang terdapat foto seseorang yang tampak sedang bersujud di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan narasi “MENGAKU S4LAH!!! SBY MINTA MAAF DEPAN JOKOWI”

Airlangga: Tak Ada Lonjakan Kasus COVID-19 pada Momen Mudik Lebaran 2022
Indonesia
Airlangga: Tak Ada Lonjakan Kasus COVID-19 pada Momen Mudik Lebaran 2022

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, sejauh ini tidak ada lonjakan kasus COVID-19. Justru, kasus harian tercatat mengalami tren penurunan.

3 Warga Sipil Meninggal Ditembak Kelompok Bersenjata di Nduga Papua
Indonesia
3 Warga Sipil Meninggal Ditembak Kelompok Bersenjata di Nduga Papua

Tiga warga sipil, Sabtu (16/7), dilaporkan meninggal setelah kelompok bersenjata di Papua menembaki warga sipil di Nogolaid, Kabupaten Nduga, Papua.