Tiga PR Peninggalan Djarot untuk Anies-Sandi Djarot Saiful Hidayat saat pidato perdana setelah diangkat Plt Gubernur DKI Jakarta, Rabu (10/5). (MP/Fadhli)

MerahPutih.com - Masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat akan berakhir sepekan ke depan. Senin (16/10), Gubernur terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akan dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara.

Menjelang pergantian pucuk pimpinan, Djarot berpesan agar Gubernur dan Wakil Gubernur menaruh perhatian khusus terhadap sejumlah permasalahkan Ibu Kota.

Menurut Djarot ada tiga persoalan pokok yang masih menjadi pekerjaan rumah alias PR sampai saat ini. Dan, dia berharap kepemimpinan mendatang dapat meneruskan hal itu.

Pertama masalah kemacetan. Djarot mengaku Pemprov sudah melakukan banyak upaya untuk mengurai kemacetan Ibu Kota, termasuk menyediakan pelayan transportasi umum yang memadai.

"Kami telah berupaya maksimal menata dan meletakkan dasar sistem transportasi publik berbasis rel dan bus, tapi belum selesai," kata Djarot di Balai Kota, Senin (9/10).

Dia pun berharap, pemimin selanjutnya meneruskan pembangunan infrastruktur transportasi hingga selesai.

Kedua, Djarot mengatakan pekerjaan rumah untuk Anies-Sandi adalah persoalan permukiman.

Djarot mengaku, persolan pemukiman masih belum bisa dituntaskan pada era Ahok dan Djarot, masih banyak warga yang mendiami bantaran kali dan belum direlokasi ke rusun sederhana sewa.

Dia berharap permasalahan tersebut dapat diatasi gubernur dan wakil gubernur selanjutnya.

"Program kami membuat rusunawa vertikal, kemudian memindahkan mereka dari area yang bukan untuk ditinggali," kata Djarot.

Selanjutnya adalah persoalan Sampah. Djarot mengaku persoalan sampah di Jakarta masih mengandalkan TPA Bantar Gebang.

Untuk selanjutnya, Pemprov pernah mewacanakan Intermediate Treatment Facility (ITF) yang hingga kini masih belum ditindaklanjuti.

"Kami sudah melakukan pembangunan ITF itu, tapi belum selesai, kami berharap ini menjadi PR bagi pemerintahan ibu kota selanjutnya," kata Djarot. (Fdi)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Jelang Pergantian Gubernur DKI Jakarta, Kiriman Bunga Mengalir ke Balai Kota

Kredit : asropih


Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH