Tiga Pengeroyok Polisi Saat Demo Tolak Omnibus Law Diciduk Polisi menciduk tiga orang remaja dan tiga orang penadah, karena terlibat kasus pengeroyokan terhadap anggota Polri (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Polisi menciduk tiga orang remaja dan tiga orang penadah, karena terlibat kasus pengeroyokan terhadap anggota Polri di Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat pada saat demo Omnibus Law 8 Oktober 2020.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, peristiwa itu terjadi saat para perusuh demo tengah membuat kerusuhan dan melakukan pengerusakan Pos Polisi dan Halte Busway di kawasan tersebut. Disitu, ada masyarakat yang mengingatkan para perusuh untuk tak melakukan perusakan.

"Kelompok perusuh itu tidak terima, dan masyarakat yang sedang memperingatkan tindakan mereka itu menjadi sasaran pengeroyokan. Nah anggota Polda Metro Jaya, AJS ini baru pulang melakukan pengamanan demo dan melerainya," ujarnya pada wartawan, Rabu (21/10).

Baca Juga:

Kapolda Metro Minta Buruh dan Mahasiswa Batalkan Demo UU Ciptaker Besok

Tiga remaja yang melakukan pengeroyokan dan diamankan itu berinisial MMR (21), SD (18), dan MF (17), sedangkan tiga orang penadah yang diamankan berinisial Y (29), FA (24), dan AI (25). Masih ada dua orang DPO selaku pengeroyok, yang mana masih dikejar polisi.

"Kami masih dalami kemungkinan pelaku lainnya dalam kasus ini selain dua DPO itu. Untuk SD dan MF yang masih dibawah umur, proses hukumnya pun berbeda dengan orang dewasa, mereka kami titipkan di rumah aman dengan berkoordinasi dengan Bapas," beber dia.

Bukannya pergi pasca dilerai, kelompok perusuh itu justru memukuli anggota polisi itu hingga korban mengalami luka di bagian mata, punggung, bahu, dada, dan kepalanya.

Polisi menciduk tiga orang remaja dan tiga orang penadah, karena terlibat kasus pengeroyokan terhadap anggota Polri (MP/Kanugraha)

Korban pun saat ini masih dilakukan perawatan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur mengingat lukanya cukup parah.

"Usai memukuli anggota, pengeroyok itu juga merampas barang-barang milik korban, termasuk handphonenya dan kartu pengenal anggota Polri juga dia ambil itu," tuturnya.

Usai melakukan pengeroyokan, pelaku yang telah merampas barang berharga korban lantas menjual barang berharga itu ke penadah, khususnya handphone.

Baca Juga:

Amankan Demo Buruh dan Mahasiswa, Polisi Tutup Sebagian Jalan Merdeka Barat

Polisi pun akhirnya berhasil menciduk para pelaku yang terlibat pengeroyokan disertai perampasan itu.

"Ada enam orang yang kami amankan, tiga orang itu pengeroyok dan tiga orang lainnya selaku penadah. Dari hasil keterangan awal, ada lima orang yang melakukan pengeroyokan, dua orang lainnya DPO dan sedang dilakukan pengejaran," terangnya.

Para pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP dan atau pasal 170 KUHP dan atau pasal 480 KUHP dengan ancaman hukum maksimal 9 tahun dan atau minimal 4 tahun. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anak Buah Anies Tegaskan Tahun Ini Enggak Beli Lahan Kuburan
Indonesia
Anak Buah Anies Tegaskan Tahun Ini Enggak Beli Lahan Kuburan

Selama ini Pemprov sudah memanfaatkan lahan seluas 3,3 hektar

Donald Trump Positif COVID-19
Dunia
Donald Trump Positif COVID-19

Presiden Amerika Serikat, Donald Trum beserta Ibu Negara, Melania Trump, dinyatakan positif COVID-19

Menaker Tegaskan Penyaluran Subsidi Gaji Lebih dari 98 Persen
Indonesia
Menaker Tegaskan Penyaluran Subsidi Gaji Lebih dari 98 Persen

Sementara, pekerja/buruh yang belum menerima BSU bisa dikarenakan kesalahan atau ketidakvalidan data, seperti nomor rekening dan NIK sekitar 150 ribu orang

Mitos Gunung Merapi yang Sukses Bikin Merinding
Indonesia
Mitos Gunung Merapi yang Sukses Bikin Merinding

Merapi menyimpan berbagai mitos mistis yang bikin merinding.

Jateng Terapkan 2 Hari di Rumah, Pasar Sepi dan Lomba Ikan Cupang Dibubarkan
Indonesia
Jateng Terapkan 2 Hari di Rumah, Pasar Sepi dan Lomba Ikan Cupang Dibubarkan

Kontes lomba ikan cupang ternyata sudah diperingatkan warga setempat karena berpotensi timbulkan kerumunan.

Juliari Perintahkan Pejabat Kemensos Potong Rp10 Ribu per Paket Bansos
Indonesia
Juliari Perintahkan Pejabat Kemensos Potong Rp10 Ribu per Paket Bansos

Menurut Pepen, perintah itu datang langsung dari Juliari Peter Batubara.

Tak Ada Jejak Darah di TKP, Indikasi Editor Metro TV Tewas Bunuh Diri Menguat
Indonesia
Tak Ada Jejak Darah di TKP, Indikasi Editor Metro TV Tewas Bunuh Diri Menguat

Meski begitu kata Yusri, korban dipastikan tewas karena tusukan senjata tajam di lehernya.

Dugaan Salah Tembak 2 Petani di Poso, Polisi Klaim Sudah Ikuti Prosedur
Indonesia
Dugaan Salah Tembak 2 Petani di Poso, Polisi Klaim Sudah Ikuti Prosedur

Saat kejadian yakni pada 2 Juni 2020 sore, kondisi cuaca sedang hujan

Kasudin Dukcapil Jakarta Pusat Meninggal Dunia Akibat COVID-19
Indonesia
Kasudin Dukcapil Jakarta Pusat Meninggal Dunia Akibat COVID-19

Jenazah Erik sudah dimakamkan pada Sabtu 23 Januari 2021 di kuburan khusus COVID-19

Anak Buah Anies Positif COVID-19, Kantor Dinas Pertamanan dan Hutan Ditutup
Indonesia
Anak Buah Anies Positif COVID-19, Kantor Dinas Pertamanan dan Hutan Ditutup

Petugas keamanan itu mengatakan gedung dengan empat lantai untuk kegiatan perkantoran itu telah disemprot menggunakan disinfektan