Tiga Peneliti Indonesia Raih Penghargaan UNESCO for Women in Science 2021 Logo Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). (ANTARA/HO-Humas BRIN)

MerahPutih.com - Tiga peneliti Indonesia dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil meraih penghargaan L’Oreal-UNESCO for Women in Science 2021.

Mereka adalah Peni Ahmadi dari Pusat Riset Bioteknologi untuk kategori Life Science, Fransiska Sri Herwahyu Krismatuti dari Pusat Riset Kimia, dan Febty Febriani dari Pusat Riset Fisika untuk kategori Non-Life Sciences.

"Penghargaan ini diharapkan pula akan menjadi titik awal bagi sivitas yang bersangkutan untuk berprestasi lebih tinggi di masa yang akan datang dan menjadi penyemangat bagi para perempuan peneliti lainnya di pusat riset bioteknologi,” kata Kepala Pusat Riset Bioteknologi BRIN Ratih Asmana Ningrum dalam keterangan di Jakarta, Kamis (11/11).

Baca Juga:

Penelitian Terbaru: Vaksin HPV Cegah Kanker Serviks Hingga 90 Persen

Program For Women in Science (FWIS) diluncurkan di seluruh dunia sebagai bentuk dukungan bagi para ilmuwan perempuan yang bergerak di bidang ilmu pengetahuan.

Kategori bidang ilmu L’Oreal-UNESCO FWIS 2021 meliputi Life Sciences dan Non-Life Sciences (Ilmu Material, Ilmu Bumi, Teknik, Ilmu Komputer, Matematika, Kimia, Fisika).

Syarat penerima atau fellowship FWIS adalah perempuan, berusia maksimal 40 tahun per 30 November 2021, berpendidikan S3 atau sedang menjalani pendidikan S3. Proposal riset yang diajukan harus berdampak strategis bagi negara, berkelanjutan, dan menghasilkan kerja sama.

Melalui slogan "Dunia Membutuhkan Sains dan Sains Membutuhkan Perempuan", L’Oreal Foundation Indonesia bersama mitra UNESCO kembali menyelenggarakan program FWIS tahun 2021.

Ratih berharap prestasi yang diraih peneliti BRIN itu dapat menjadi motivasi bagi para perempuan ilmuwan untuk berkarya dan menghasilkan produk riset yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa bahkan dunia.

Baca Juga:

Pemerintah Diminta Respons Penelitian Terkait Keampuhan Vaksin Pfizer untuk Anak-Anak

Peneliti Fransiska Sri Herwahyu Krismastuti mengajukan topik riset berjudul Zinc oxide Nanostructures from Galvanization Waste as Chronic Wound Prognostics.

Ia menuturkan, limbah galvanisasi mengandung zinc yang dapat diolah menjadi nano Zinc oxide (ZnO) dan pewarna alami dari kubis ungu yang dapat dimanfaatkan untuk prognosis luka kronis pada pasien diabetes.

Sementara itu, peneliti BRIN Febty Febriani mengajukan risetnya yang berjudul Assessment of Indonesian’s Crustal Heterogeneity Characteristic Based on Geomagnetic Data for Disaster Risk Reduction of Earthquake and Tsunami in Indonesia.

Bagi Febty, riset tersebut penting untuk dikembangkan karena Indonesia dikelilingi oleh lempeng-lempeng aktif tektonik membuat kondisi kerak bumi Indonesia menjadi heterogen.

"Kondisi ini juga menyebabkan Indonesia menjadi negara dengan kondisi seismik dan vulkanik yang aktif. Hal ini ditandai dengan banyaknya gempa dan gunung api yang terjadi di Indonesia setiap tahun," ujarnya.

Ia menjalankan risetnya berkolaborasi dengan berbagai pihak termasuk dengan Pusat Unggulan IPTEK Geomagnetik Universitas Mataram, Lombok, dalam menganalisa data geomagnetik untuk mengecek validitasnya sebagai prekursor gempa bumi.

Data geomagnetik itu dapat digunakan untuk mengetahui karakteristik kerak bumi Indonesia sehingga bisa memetakan bahaya, risiko, dan kerentanan suatu daerah karena gempa. (*)

Baca Juga:

Peneliti Temukan Filter Canggih Untuk Bersihkan Air dengan Cepat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Israel Keluarkan Peringatan untuk Tidak Kunjungi Istanbul
Dunia
Israel Keluarkan Peringatan untuk Tidak Kunjungi Istanbul

Israel merespons "ancaman" terhadap warganya terutama yang berada di Turki.

Cegah Omicron, BNPB Perketat Pengawasan Kedatangan PMI di Kota Batam
Indonesia
Cegah Omicron, BNPB Perketat Pengawasan Kedatangan PMI di Kota Batam

Setiap hari, rata-rata 250 orang berasal dari Singapura dan Johor, Malaysia masuk Indonesia melalui Batam.

Sepekan Terakhir, Kasus Harian COVID-19 DIY Terus Menurun
Indonesia
Sepekan Terakhir, Kasus Harian COVID-19 DIY Terus Menurun

Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta melaporkan data penambahan kasus konfirmasi COVID-19 terus mengalami penurunan selama sepekan terakhir.

Sanksi Tilang Pelanggar Ganjil Genap di Jakarta Mulai Besok
Indonesia
Sanksi Tilang Pelanggar Ganjil Genap di Jakarta Mulai Besok

Aturan ini berlaku pada Rabu (1/9), mulai dari pukul 06.00 sampai dengan pukul 20.00 WIB.

Ketum Muhammadiyah Minta Umat Islam Hadirkan Teladan Nabi
Indonesia
Ketum Muhammadiyah Minta Umat Islam Hadirkan Teladan Nabi

Umat Islam di seluruh dunia merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW setiap 12 Rabiul Awwal kalender Hijriyah.

Ada World Superbike, Hotel di Lombok 'Full Booking'
Indonesia
Ada World Superbike, Hotel di Lombok 'Full Booking'

Syarat untuk menonton ajang olahraga, salah satunya WSBK, adalah sudah melaksanakan vaksinasi COVID-19 secara lengkap atau dua dosis.

Jokowi-Ma'ruf Dipastikan Hadiri Pembukaan Muktamar NU
Indonesia
Jokowi-Ma'ruf Dipastikan Hadiri Pembukaan Muktamar NU

Ada duta-duta prokes dari mahasiswa kedokteran

Satgas BLBI Sita Tanah Seluas 4,79 Juta Meter Persegi Milik Texmaco
Indonesia
Satgas BLBI Sita Tanah Seluas 4,79 Juta Meter Persegi Milik Texmaco

Perburuan terhadap aset Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) terus berlangsung.

Jokowi Direncanakan Resmikan Monumen Perjuangan Pandemi COVID-19
Indonesia
Jokowi Direncanakan Resmikan Monumen Perjuangan Pandemi COVID-19

Kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat plus Gasibu itu sudah mereka kelola dan tata mulai tahun 2014 hingga 2016

Pemerintah Diminta Fasilitasi Pengobatan Mantan Atlet Nasional Verawaty Fajrin
Indonesia
Pemerintah Diminta Fasilitasi Pengobatan Mantan Atlet Nasional Verawaty Fajrin

Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti memberikan perhatian serius kepada legenda bulu tangkis Indonesia Verawaty Fajrin.