Tiga Macam Sate Khas Lombok, Jangan Sampai enggak Coba Sate rembiga khas NTB. (Foto: WartaNTB)

SATE merupakan kuliner khas Indonesia yang sudah mendunia. Di antara makanan khas nusantara yang enak-enak, sate menempati urutan ke-14 makanan terenak di dunia versi CNN pada 2017 lalu.

Sate berbahan jenis lauk pauk, dari daging, jeroan, ikan, atau apa saja yang bisa dijadikan lauk teman nasi. Tapi kebanyakan, sate sangat identik dengan daging hewani. Daging yang biasa dijadikan sate yaitu daging sapi, kerbau, kambing, atau daging ayam.

Nah, sate memiliki banyak jenis di Indonesia. Masing-masing daerah memiliki sate khasnya masing-masing, bisa berbeda bahan utama, bahan tambahan, atau penyajiannya. Kalau kamu melancong ke NTB, jangan sampai terlewatkan tiga macam sate dari Pulau Lombok berikut;

1. Sate Rambiga

Sate rambiga khas Lombok. (Foto: instagram.com@awal_itu_away)
Sate rambiga khas Lombok. (Foto: instagram.com@awal_itu_away)

Sate rambiga merupakan salah satu jenis sate khas Lombok. Sate dengan bumbu khas Suku Sasak ini sangat cocok bagi kamu penyuka kuliner pedas dengan sedikit rasa manis.

Sate rambiga atau disebut juga rambige secara tampilan sangat menggugah selera. Sate sudah berwarna penuh bumbu tanpa sambal dan pelengkap ketupat yang berbentuk kerucut.

Bahan utama sate rabige yaitu daging sapi. Sate ini dikenal berteksur empuk karena pemilihan bagian daging yang selektif. Sate rambige menjadi salah satu ciri khas Lombok sebagai salah satu daerah daerah perternakan sapi.


2. Sate Bulayak

Bulayak, lontong berbungkus daun aren, jadi ciri khas sate bulayak. (foto: Instagram @daniela_itu_eci)
Bulayak, lontong berbungkus daun aren, jadi ciri khas sate bulayak. (foto: Instagram @daniela_itu_eci)

Sate bulayak diambil dari nama bulayak yang merupakan lontong khas Lombok terbuat dari beras ketan dengan dibungkus daun enau.

Pembungkus bulayak dari enau cukup unik. Daun enau dibuat melingkar spiral hingga memanjang. Hal itu memudahkan pemakan sate bulayak untuk menikmati bulayak dengan cara dibuka sedikit demi sedikit sambil dicocol ke saus sate. Hal itu memungkinkan menikmati sate bulayak tanpa sendok atau garpu.

Keunikan lain dari sate bulayak yaitu bumbu satenya. Bumbu sate bulayak berbeda dengan sate kebanyakan. Bumbunya dibuat dari kacang tanah sangrai yang ditumbuk, kemudian diolah kembali dengan cara dimasak bersama santan. Pembuatan bumbu sate dengan dimasak santan ini membuatnya lebih cari hingga rasanya disebut-sebut mirip kari.

3. Sate Tanjung

Sate Tanjung yang diambil dari nama tempat asalnya. (Foto: Instagram@dianaalaufa)
Sate Tanjung yang diambil dari nama tempat asalnya. (Foto: Instagram@dianaalaufa)

Nama "sate Tanjung" bermuasal dari nama salah satu desa tempat makanan ini berasal, yaitu Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara.

Lombok Utara sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Pulau Lombok mendongkrak nama sate Tanjung. Tanjung juga sebagai Ibu Kota Lombok Utara yang cukup ramai.

Tanjung berjarak kurang lebih 35 kilometer dari Kota Mataram. Di sana ada sejumlah tempat wisata favorit berupa pantai. Juga jadi favorit persinggahan turis-turis dari destinasi dunia Kepulauan Gili. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Lombok Punya Kuliner Daun Kelor

Kredit : zulfikar


Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH