Tiga Gejala Penting Kanker Prostat, Salah Satunya Nyeri Punggung Nyeri di bagian tubuh belakang bisa jadi indikator kanker. (Foto: Pixabay)

KANKER prostat adalah salah satu jenis kanker yang paling ditakuti kaum pria. Di Amerika, kanker ini merupakan kanker paling umum ketiga. Saat Program Surveilans, Epidemiologi, dan Hasil Akhir National Cancer Institute (SEPT) berlangsung ditemukan 160 ribu pria didiagnosis menderita penyakit ini tiap tahun.

Pria yang terkena kanker prostat bisa mendapatkan harapan hidup lima tahun ke depan. Tapi persentase tersebut menurun saat kanker prostat telah menyerang organ lain. Hanya 30 persen yang dapat bertahan hidup jika kanker prostat sudah menyebar, demikian menurut data SEER.

Sebelum kanker prostat menyerang ada beberapa gejala yang bisa diperhatikan. Nah, Anda patut waspada jika sudah mengalami gejala kanker prostat berikut ini yang dilansir dari laman Men's Health.

1. Perubahan warna urin

Perubahan warna urine juga diikuti aliran urin yang lambat. (Foto: Pixabay)

Kelenjar prostat terletak di bawah kandung kemih dan uretra Anda. Saat Anda buang air kecil, kandung kemih mendorong isinya ke dalam prostat yang memiliki lubang tubular untuk membiarkan urin melewatinya dan kemudian masuk ke uretra.

Seiring bertambahnya usia, prostat Anda tumbuh yang bisa dikenal sebagai hiperplasia prostat jinak, atau pembesaran prostat dan ini cenderung menyebabkan perubahan warna urin. Tumor yang tumbuh di prostat juga menyebabkan masalah kencing serupa.

Masalah perubahan urin ini diikuti dengan aliran urin yang lambat serta frekuensi yang meningkat.

2. Darah pada air mani dan urin

Keluarnya darah pada air mani juga dikarenakan efek samping penggunaan obat. (Foto: Pixabay)

Semakin waspada saat keluarnya air mani dan urine diikuti dengan keluarnya darah. menurut Dr. Wysock, seorang ahli onkologi urologi ini mungkin merupakan gejala kanker prostat, atau berasal dari penyebab lain seperti infeksi atau pembengkakan.

Selain itu keluarnya darah bisa juga menjadi efek samping dari menggunakan obat hiperplasia prostat jinak, yaitu pembesaran kelenjar prostat yang tidak berbahaya.

3. Nyeri punggung

Meskipun gejala ini jarang ditemui tapi bisa saja terjadi. (Foto: Pixabay)

Bukan karena pegal-pegal bisa jadi Anda terkena gejala kanker prostat jika mengalami nyeri punggung. Jika kanker prostat menyebar di luar kelenjar, akan cenderung mempengaruhi jaringan dan tulang di dekatnya, termasuk punggung bawah dan tulang belakang.

Hal ini dapat menekan pada saraf tulang belakang, menyebabkan rasa sakit atau mati rasa, dan menyebabkan sesak di otot, tergantung di mana letak sel kanker. Menurut Dr Wysock gejala ini jarang sekali terjadi tapi tidak menutup kemungkinan bisa saja menjadi gejala kenker prostat.

Itulah tiga gejala penting dari kanker prostat. Jika mengalami gejala di atas sebaiknya langsung lakukan pemeriksaan ke dokter. Semakin dini melakukan pengobatan peluang sembuh tentunya akan semakin besar.

Jangan lupa baca juga artikel tentang kanker prostat lainnya Rendahnya Kadar Testosteron Menurunkan Risiko Kanker Prostat.

Kredit : digdo

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH