Tiga Film Hollywood Tentang Drama Politik (Foto: DN Fokus)

NAMA Setya Novanto atau akrab disapa Setnov memang masih menjadi pembicaraan di berbagai kalangan. Terlebih setelah apa yang dialami Setnov pada Kamis (16/11) malam. Saat itu, pria yang menjadi pimpinan DPR RI dikabarkan mengalami kecelakaan sehingga mengakibatkan dirinya luka di kepala dan dilarikan ke rumah sakit.

Sayangnya, banyak masyarakat yang yakin kalau kecelakaan yang dialami Setnov adalah akal-akalan. Hal itu lantaran bukan kali pertamanya Setnov mengaku sakit. Sebelum ini, ketua Partai Golkar itu juga sempat sakit komplikasi ketika dipanggil KPK.

Banyak juga warganet yang mengatakan kalau kasus Setnov layaknya drama yang ada di film-film. Tak sedikit dari mereka yang penasaran ending dari perburuan Setnov oleh KPK.

Nah, layaknya peristiwa Setnov, Hollywood sempat beberapa kali mengangkat drama politik ke layar lebar. Penasaran apa saja itu? Berikut tiga film yang diangkat dari kisah ngata drama politik.

Syiriana (2005)

Film ini disutradarai oleh Stephen Gaghan yang juga menjadi penulis naskahnya. Syiriana dikategorikan sebagai film yang cukup berat dengan mengambil cerita tentang permainan kepentingan AS di Kawasan Timur Tengah.

Berbeda dengan film-film Hollywood lainnya, Syiriana tidak terlalu memojokan bangsa Arab, meskipun tetap ada perdaganan senjata ilegal dan bom bunuh diri. Film ini menunjukan tindakan represif Arab ternyata berasal dari Amerika.

Lincoln (2012)

Dibintangi oleh Daniel Day-Lewis sebagai Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln, film ini menceritakan tentang upaya presiden Amerika ke-16 untuk meloloskan amandemen ke-13 yang isinya menghapuskan perbudakan di Amerika.

Dulu, amandemen ini sempat menjadi kontroversi lantaran warga Amerika Serikat masih sangat rasis dan menjunjung tinggi white supremary. Film ini diambil berdasarkan buku biografi Lincoln karangan Doris Kearns Goodwin yang berjudul Team of Rivals: The Political Genius of Abraham Lincoln.

Snowden (2016)

Dari film yang diulas sebelumnya, film ini lebih mirip dengan kasus yang dialami Setnov. Pasalnya, sang tokoh utama, Edward Snowden sempat menjadi buronan dan diburu oleh pihak penegak hukum Amerika Serikat dan berlindung ke Rusia.

Film ini menceritakan kisah Edward Snowden yang membocorkan dokumen rahasia badan keamanan Amerika, NSA ke kepada media massa The Guardian pada bulan Juni 2013. Dokomen tersebut mengungkapkan kalau Amerika memata-matai seluruh orang yang ada di dunia.

Sahabat MerahPutih, itulah sedikit ulasan tentang tiga film yang menceritakan drama politik. Kalau menurut Anda, apalah pantas drama Setnov dijadikan film? (*)


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH