Seks

Tiga Ekspektasi Mustahil Terhadap Mr.P

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 26 Januari 2022
Tiga Ekspektasi Mustahil Terhadap Mr.P

Mr.P memiliki batas kemampuan. (Foto: Unsplash/Eric Prouzet)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AGAKNYA pria mendapatkan banyak tekanan terhadap Mr.P mereka. Banyak ekspektasi bermunculan tentang Mr.P yang membuat pria melakukan berbagai cara untuk mewujudkannya. Namun, apakah ekspektasi tersebut realistis?

Ekspektasi-ekspektasi tentang Mr. P ini amat mustahil terjadi. Alhasil, ekspektasi tersebut bisa mengganggu kehidupan percintaan dan menimbulkan kecemasan dalam bercinta. Pria jadi merasa tidak bisa memuaskan pasangan lantaran tidak percaya dengan keadaan Mr.P.

Baca Juga:

10 Senti Hempaskan Pasangan Kamu

Mengutip askmen, ada tiga ekspektasi mustahil terhadap Mr.P. Dengan begitu, kamu tidak perlu khawatir apabila Mr.P tidak bisa seperti ini, misalnya:

1. Memiliki Mr.P besar

Rata-rata ukuran Mr.P sekitar 12-13 cm. (Foto: Unsplash/Surendran MP)

Pertama dan terpenting, pria memiliki harapan yang tidak realistis tentang ukuran Mr.P. Hal ini dikarenakan pemikiran yang beredar di masyarakat bahwa memuaskan perempuan harus bermodalkan Mr.P besar. Belum lagi penggambaran artis pria di film dewasa selalu memiliki Mr.P besar.

"Pria mulai mendapatkan pengalaman yang tidak realistis di usia muda ketika mereka menonton film dewasa,” kata Fabian Prado, salah satu pendiri dan CMO Pure for Men.

Menurut Prado, karena film dewasa banyak orang menghubungkan maskulinitas dengan ukuran Mr.P. Lebih maskulin berarti memiliki Mr.P besar. Padahal, ukuran Mr.P artis pria di film dewasa tidak realistis.

"Tapi kenyataannya adalah ukuran Mr.P rata-rata adalah 5,1 (12,9 cm) hingga 5,5 inci (13,9 cm) bukan 8 inci (20,3 cm) lebih yang kita semua lihat di film dewasa," tegas Prado.

Alih-alih berfokus pada ukuran lebih baik kamu memikirkan cara agar Mr.P mampu bertahan lama ketika penetrasi. Durasi ketahanan Mr.P mencapai ejakulasi lebih penting ketimbang ukuran.

2. Mengeluarkan banyak semen ketika ejakulasi

Seiring bertambahnya usia volume semen yang keluar ketika ejakulasi berkurang. (Foto: Unsplash/Thais Do Rio)

Cairan semen berlimpah ketika ejakulasi tidak menandakan pria perkasa atau seksi. Sebenarnya volume semen yang dikeluarkan pria ketika ejakulasi amat relatif. Banyak faktor yang memengaruhinya semisal berat badan, berapa lama tidak ejakulasi dan tentu saja usia.

Baca Juga:

Ukuran Hidung Memengaruhi Panjang Mr.P?


Menurut Dr. Koushik Shaw, MD, dari Austin Urology Institute usia pria amat memengaruhi volume semen yang keluar ketika ejakulasi. Ketika pria menginjak masa remaja, fungsi ejakulasi baru dimulai. Kemudian, fungsi ejakulasi maksimum terjadi pada usia 20-30 tahun.

"Setelah itu, fungsi ejakulasi secara bertahap berkurang seiring bertambahnya usia, terkadang dengan sedikit cairan ejakulasi di usia selanjutnya. Kekuatan dan volume keduanya berkurang seiring waktu," ujar Shaw.

3. Mr.P dapat bertahan lama saat penetrasi

Lagi-lagi film dewasa memberikan ekspektasi yang tidak realistis bagi pria. Mr.P tidak mungkin bisa bertahan hingga satu jam ketika melakukan penetrasi. Sebenarnya durasi bercinta setiap orang tidak selama itu.

"Sebuah penelitian di Journal of Sexual Medicine mengamati rata-rata lama waktu kebanyakan pasangan cenderung melakukan hubungan seks penetratif. Jumlah menit yang biasanya dihabiskan orang untuk bercinta? Di bawah sepuluh," ujar Pendidik Seks Kenneth Play.

Selain itu, Play juga menyatakan penetrasi bukanlah puncak seks. Ini berarti, durasi ketahanan Mr.P tidak selalu yang terpenting dalam bercinta. Asalkan kedua belah pihak sama-sama mencapai orgasme, maka tidak masalah berapapun durasinya. (ikh)

Baca Juga:

Level Kekerasan Mr.P, Awas DE

#Seks #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan