Tiga Desa di Boyolali Terkena Hujan Abu Gunung Merapi Hujan abu tipis akibat guguran lava Gunung Merapi menempel di jok sepeda motor, Selasa (29/1). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Tiga desa di Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah terkena hujan abu tipis akibat guguran lava Gunung Merapi, Selasa (29/1) malam. Ketiga desa tersebut, yakni Desa Mriyan, Desa Sangup, dan Desa Sruni.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Bambang Sinungharjo, membenarkan ada tiga desa di Kecamatan Musuk yang terdampak hujan abu akibat guguran lava Gunung Merapi. Ketiga desa tersebut berada disebelah timur Gunung Merapi.

Pemandangan Gunung Merapi saat muntahkan lava
Rekaman muntahan lava dari Gunung Merapi (Twitter @BPPTKG)

"Iya, benar ada tiga desa yang kena hujan abu pada Selasa malam. Abu tertiup angin kencang yang pada bersamaan menerjang kawasan lereng Gunung Merapi," ujar Bambang pada MerahPutih.com, Rabu (30/1).

Meskipun terdampak hujan abu dari Gunung Merapi, aktivitas warga di lereng Gunung Merapi tidak panik dan tetap beraktivitas seperti biasanya. Ia mengimbau pada warga agar meningkatkan kewaspadaan seiring meningkatnya aktivitas Gunung Merapi.

"Status Gunung Merapi masih waspada. Guguran lava ini bisa dikatakan masih wajar. Kita akan terus mamantau aktivitas Gunung Merapi," papar dia.

Guguran lava Gunung Merapi semalam mengarah ke kali Gendol Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pukul 20.17 WIB. BPBD bakal terus meningkatkan pemantauan aktivitas Gunung Merapi dengan menerjunkan petugas di daerah rawan terdampak letusan.

"Kita juga meningkatkan berkoordinasi dengan BPPTKG (Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) Yogyakarta," papar dia.

Hujan abu tipis akibat guguran lava Gunung Merapi menempel di jok sepeda motor, Selasa (29/1). (MP/Ismail)
Hujan abu tipis akibat guguran lava Gunung Merapi menempel di jok sepeda motor, Selasa (29/1). (MP/Ismail)

Seorang warga Desa Sruni, Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali, Harmuji, mengatakan hujan abu tipis menempel di jok sepeda motor. Abu juga banyak menempel di daun.

"Saya melihat hujan abu tipis berlangsung selama satu jam. Kita tetap beraktivitas seperti biasanya dan tidak panik," kata Harmuji.

Berita ini merupakan laporan Ismail Soli, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Solo dan sekitarnya.


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH