Tiga Bulan Berlalu, Polisi Tangkap Dua Penghina Ahok Komisaris Utama Pertamina Ahok (kanan) bersalaman dengan Presiden Jokowi. (Foto: instagram.com/basukibtp)

Merahputih.com - Dua pelaku dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahja Purnama (Ahok) di tangkap polisi.

"Diamankan dua orang," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Kamis (30/7).

Baca Juga:

Ahok Laporkan Kasus Pencemaran Nama Baik ke Polda Metro Jaya

Keduanya dicokok pada dua lokasi berbeda. Satu pelaku berhasil diringkus di wilayah Bali.

Sedang satu lagi ditangkap di Medan, Sumatera Utara.

"Satu sedang diperiksa. Satu lagi sedang dijemput oleh tim," katanya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama. (Foto: setkab).

Sebelumnya diberitakan, Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahja Purnama alias Ahok membuat laporan polisi terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap dirinya. Laporan dibuat ke Polda Metro Jaya.

Baca Juga:

Ahok Disebut Calon Kuat Ketua Otorita Ibu Kota Baru

Menurut kuasa hukum Ahok, Ahmad Ramzy laporan dibuat 17 Mei 2020 lalu. Dimana laporan diterima oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya dengan Nomor Polisi LP/2885/V/YAN 25/2020/SPKT PMJ/Tanggal: 17 Mei 2020. Dugaan pencemeran nama baik yang menimpa kliennya terjadi di medsos.

"Pak BTP kasih kuasa ke saya untuk membuat laporan," ujar dia saat dikonfirmasi wartawan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penumpang Bandara YIA Capai 2.000 Orang Per Hari
Indonesia
Penumpang Bandara YIA Capai 2.000 Orang Per Hari

Padahal pada bulan-bulan sebelumnya, jumlah pengunjung hanya puluhan hingga ratusan orang.

Ini Penyebab Awal dan Kenapa Kebakaran Kejagung Cepat Menyebar
Indonesia
Ini Penyebab Awal dan Kenapa Kebakaran Kejagung Cepat Menyebar

Bareskrim Polri menyebut nyala api terbuka atau open flame yang berasal dari rokok sebagai penyebab utama kebakaran di lantai VI gedung kepegawaian Kejaksaan Agung.

Kompetisi Liga 2 Belum Jelas, Persis Solo Tetap Gelar Latihan
Olahraga
Kompetisi Liga 2 Belum Jelas, Persis Solo Tetap Gelar Latihan

Situasi sekarang tidak banyak yang bisa dilakukan tim selain latihan dan latihan, sembil menunggu kepastian jadwal dari PT LIB selaku operator kompetisi.

Lawan Gibran, Bajo Andalkan Jurkam Penjual Wedangan sampai Tukang Batu
Indonesia
Lawan Gibran, Bajo Andalkan Jurkam Penjual Wedangan sampai Tukang Batu

Bagyo Wahyono dan FX Supardjo (Bajo) mulai percaya diri melakukan kampanye dengan menyiapkan sejumlah tokoh internal.

TNI-Polri Sidak ke Kantor Perusahaan Perdagangan Indonesia
Indonesia
TNI-Polri Sidak ke Kantor Perusahaan Perdagangan Indonesia

Tim gabungan Polri dan TNI melakukan sidak ke kantor pusat Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) di kawasan Gambir, Jakarta Pusat.

KPK Ajukan Banding atas Vonis 7 Tahun Imam Nahrawi
Indonesia
KPK Ajukan Banding atas Vonis 7 Tahun Imam Nahrawi

Politikus PKB itu hanya divonis 7 tahun penjara dan denda Rp400 juta subsider tiga bulan kurungan.

Antrean Rapid Test Antigen Mengular di Bandara Soetta
Foto
Antrean Rapid Test Antigen Mengular di Bandara Soetta

Antrean calon penumpang pesawat yang akan melakukan Rapid Test Antigen dan PCR di Shelter Kalayang Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten

Hendak Masuk ke Istana saat Jokowi Divaksin, Wanita Paruh Baya Diamankan Polisi
Indonesia
Hendak Masuk ke Istana saat Jokowi Divaksin, Wanita Paruh Baya Diamankan Polisi

Polisi mengamankan seorang wanita paruh baya yang hendak masuk masuk ke Istana Negara, Jakarta Pusat.

Buwas Jamin Stok Pangan Aman Sampai Lebaran, Bahkan Lockdown Sekalipun
Indonesia
Buwas Jamin Stok Pangan Aman Sampai Lebaran, Bahkan Lockdown Sekalipun

Pemerataan stok antar wilayah dapat dilakukan Perum Bulog

Gantikan Risma-Whisnu, PDIP Akhirnya Usung Ery Cahyadi-Armuji di Pilwalkot Surabaya
Indonesia
Gantikan Risma-Whisnu, PDIP Akhirnya Usung Ery Cahyadi-Armuji di Pilwalkot Surabaya

Ery Cahyad -Armuji menggantikan pasangan Tri Rismaharini - Whisnu Sakti Buana yang sudah hampir 10 tahun memajukan Surabaya.