Tiga Alasan Milla Layak Dipertahankan Jadi Pelatih Timnas Indonesia Pelatih Timnas U-23 Luis Milla (Foto: PSSI.org)

MerahPutih.Com - Dibalik tersingkirnya Timnas U-23 dari ajang Asian Games 2018, suara untuk mempertahankan sang pelatih, Luis Milla semakin kencang saja.

Aspirasi publik sepak bola Indonesia untuk tetap memakai jasa pelatih asal Spanyol itu mencuat mana kala ancaman pemecatan menguat dari kubu PSSI melalui Ketua Umum, Edy Rahmayadi.

Luis Milla sendiri mengaku belum mengetahui soal masa depannya di timnas Indonesia. Pelatih asal Spanyol tersebut berniat pulang ke negara asalnya terlebih dulu.

"Saya ingin menganalisis laga ini. Sampai saat ini belum ada yang menghampiri, untuk menyampaikan lanjut atau tidak di Timnas Indonesia," ujar Luis Milla setelah pertandingan melawan UEA.

"Saya akan menyampaikan perpisahan ke pemain untuk kembali ke Spanyol. Saya sebetulnya marah, saat ini saya masih sangat sedih," lanjutnya.

Meski begitu, hampir semua pihak menganggap Luis Milla masih layak menangani Timnas Indonesia. Andritany Ardhiyasa termasuk yang vokal untuk mempertahankan eks penggawa Barcelona itu.

Luis Milla bersama Bima Sakti
Bima Sakti bersama Luis Milla (Foto: Instagram/Bima Sakti)

"Sebagai pemain senior di Asian Games, saya berharap Luis Milla dipertahankan. Sepak bola Indonesia sebelumnya dan saat ini ada perbedaan," tutur Andritany.

Setidaknya, terdapat beberapa alasan Timnas Indonesia untuk tetap mempertahankan Luis Milla. Berikut ini adalah tiga di antaranya:

1. Skema yang Jelas

Di bawah asuhan Luis Milla, Timnas Indonesia memiliki skema permainan yang lebih pasti. Skuat Garuda kerap tampil dengan strategi 4-2-3-1 atau 4-3-3.

Pada awal kedatangannya, para pemain Timnas Indonesia kesulitan memahami taktik Luis Milla. Namun, seiring berjalannya waktu, tim mulai bisa mengikuti strategi pelatih asal Spanyol itu.

Setelah itu, permainan Timnas Indonesia mulai lebih teratur dan dapat dinikmati. Luis Milla membuat Skuat Garuda mampu tampil lebih impresif.

2. Pembinaan Jangka Panjang

Luis Milla terkenal sebagai pelatih yang mampu menangani para pemain muda. Pelatih asal Spanyol itu memiliki reputasi mengembangkan pesepak bola muda.

Luis Milla diwawancara para awak media
Luis Milla saat diwawancara para awak media (Foto: PSSI.org)

Pada masa lalu, Luis Milla terkenal mengorbitkan sejumlah pemain muda timnas Spanyol. Termasuk di antaranya David De Gea, Isco, dan Javi Martinez.

Bukan tidak mungkin, pemain Timnas Indonesia bisa mengorbit apabila ditangani Luis Milla. Toh, sang pelatih memiliki hubungan baik dengan sejumlah klub di Spanyol.

3. Disiplin

Luis Milla terkenal sebagai pelatih yang disiplin. Pelatih asal Spanyol itu tidak segan-segan meninggalkan pemain yang tampil di bawah standar atau tidak disiplin.

Sejumlah pemain bintang Timnas Indonesia sempat tidak dipanggil oleh Luis Milla karena berbagai alasan. Bahkan, pemain sekelas Evan Dimas Darmono saja pernah tidak dipanggil.

Selain itu, Luis Milla mengaplikasi disiplin itu ke atas lapangan. Sejak ditangani Luis Milla, para pemain Timnas Indonesia lebih disiplin dalam menjaga area masing-masing dan mengetahui tugas mereka lebih baik.

Terbukti, sejumlah pemain Timnas Indonesia lebih berkembang sejak ditangani Luis Milla. Mulai dari Evan Dimas, Hansamu Yama, hingga Febri Hariadi semakin impresif di bawah asuhan Milla.(bolaskor.com)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Partai Besutan Yusril Belum Tentukan Arah Koalisi di Pilpres 2019



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH