Tidak Semua Diproses Hukum, Polres Jakut Serahkan Pelaku Premanisme ke Dinsos Sejumlah preman yang diamankan pada Operasi Cipta Kondisi di Kawasan Tanjung Priok diperlihatkan di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (23/9). (Foto: Antara/Wahyu Putro A/ed/mes/aa).

MerahPutih.com - Polres Metro Jakarta Utara menangkap ratusan orang terduga pelaku kejahatan jalanan dan premanisme. Mereka yang diamankan ini dilakukan sejak Maret hingga Mei 2021.

"Kami sudah melaksanakan kegiatan penangkapan terhadap para pelaku kejahatan jalanan dan premanisme ini data yang ada di kami tiga bulan terakhir sejak bulan Maret, April, Mei ini 291 orang sudah kita proses," kata Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Guruh Arif Darmawan saat dihubungi, Kamis (17/6).

Baca Juga:

Lewat Surat Telegram, Kapolri Minta Anak Buahnya 'Bersihkan' Premanisme dan Pungli di Pelabuhan

Namun, dari semua yang telah diamankan tersebut tidak semua dilakukan proses sampai ketingkat pengadilan. Karena, ada sebagian yang mereka serahkan Dinas Sosial (Dinsos)

"Tidak semua kita dapat proses secara hukum, ada juga beberapa mungkin mau mengamen, kemudian maksa meminta duit sebagainya, gebrak-gebrak mobil. Nantinya, mereka yang diserahkan atau dibawa ke Dinsos akan dilakukan pembinaan lebih lanjut," katanya.

Penangkapan pelaku premanisme. (Foto: Antara)
Penangkapan pelaku premanisme. (Foto: Antara)

Ia pun menyebut, dari 291 orang yang diamankan itu sebanyak 246 telah dilakukan proses lebih lanjut sesuai dengan perbuatan yang dilakukannya. Dari ratusan orang yang diamankan tersebut, ada beberapa orang yang masih dibawah umur atau anak-anak. Mereka pun sudah langsung dikembalikan ke orangtuanya.

"Ada yang masih anak-anak kita kasih tahu baik-baik, mungkin kita juga serahkan ke orangtuanya seperti itu. Pembinaannya kita kembalikan ke orangtua. Tapi kalau diserahkan ke panti sosial atau di Dinas Sosial, biasa nanti diberikan pelatihan dan sebagainya," ujarnya. (Asp)

Baca Juga:

Polisi Semarang Amankan 281 Terduga Premanisme

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dua Anak Buah Idham Azis Akui Terima Duit dari Djoko Tjandra, Nominalnya Rahasia
Indonesia
Dua Anak Buah Idham Azis Akui Terima Duit dari Djoko Tjandra, Nominalnya Rahasia

Hal itu terungkap saat penyidik Bareskrim memeriksa ketiganya selama hampir 12 jam

UEA Bangun Masjid Rp5,7 Triliun di Solo
Indonesia
UEA Bangun Masjid Rp5,7 Triliun di Solo

Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) resmi membangunkan masjid megah hadiah untuk Presiden Jokowi di Kelurahan Gilingan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.

Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Jalan di Jakarta Tergenang Air
Indonesia
Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Jalan di Jakarta Tergenang Air

Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta sejak Jumat (21/5) sore membuat sejumlah ruas jalan di beberapa wilayah tergenang air.

11.716 Calon Mahasiswa Berebut Masuk UGM Lewat Jalur UTBK
Indonesia
11.716 Calon Mahasiswa Berebut Masuk UGM Lewat Jalur UTBK

UTBK di UGM menggunakan 13 lokasi dan 52 ruangan. UTBK setiap harinya akan dilakukan dalam 2 shift. Shift 1 dilaksanakan pukul 06.45-10.30 WIB dan shift 2 dilakukan pukul 13.00-16.35 WIB.

Insiator KAMI Diperlakukan bak Teroris, Jimly: Penjara Bukan untuk yang Beda Pendapat
Indonesia
Insiator KAMI Diperlakukan bak Teroris, Jimly: Penjara Bukan untuk yang Beda Pendapat

Maka, lanjut Jimly, peruntukkanlah penjara bagi para penjahat saja, bukan untuk orang yang berbeda pendapat.

Jokowi Diminta Buka Ruang Dialog dengan Buruh Bahas UU Cipta Kerja
Indonesia
Jokowi Diminta Buka Ruang Dialog dengan Buruh Bahas UU Cipta Kerja

Jika jalur konstitusional yang ditempuh, Presiden Jokowi harus segera menandatangani dan mengesahkan Omnibus Law Cipta Kerja sebagai UU

Ekonomi Indonesia Minus, DPR Peringatkan Tanda-Tanda Resesi
Indonesia
Ekonomi Indonesia Minus, DPR Peringatkan Tanda-Tanda Resesi

Jika sampai terjadi kontraksi di kuartal III, Indonesia akan mengalami resesi ekonomi

Imbas Kerumunan Petamburan, Anies Diminta Lebih Tegas Tindak Pelanggar Prokes
Indonesia
Imbas Kerumunan Petamburan, Anies Diminta Lebih Tegas Tindak Pelanggar Prokes

Karena itu Pemprov DKI memang seharusnya tegas tanpa tebang pilih menghadapi sejumlah agenda publik yang menimbulkan kerumunan," ujar Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi

Menteri Edhy Beli Ratusan Senjata Serbu untuk Tindak Maling Ikan
Indonesia
Menteri Edhy Beli Ratusan Senjata Serbu untuk Tindak Maling Ikan

KKP memperkuat pengawasan dan memberantas kapal pencuri ikan yang masuk wilayah Indonesia.

Jokowi Janji Bangun Rumah Bagi Keluarga Nanggala-402
Indonesia
Jokowi Janji Bangun Rumah Bagi Keluarga Nanggala-402

Ketua DPR Puan Maharani mengatakan mendukung pemerintah dalam proses pencarian jenazah para korban kapal selam KRI Nanggala-402.