Tidak Penuhi Syarat, 3.439 Calon Penumpang Ditolak Naik Kereta Penumpang Kereta Api. (Foto:PT KAI)

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan persyaratan naik kereta api (KA) jarak jauh dan KA lokal tak ada perubahan.

VP Public Relations KAI, Joni Martinus mengatakan, pada periode 17-23 Agustus 2021, KAI telah menolak keberangkatan 3.439 calon pelanggan.

Baca Juga

Aturan Baru Naik Kereta Api, Wajib Sudah Divaksin dan Bebas COVID-19

Mereka ditolak karena tidak sesuai persyaratan seperti berusia di bawah 12 tahun serta tidak membawa kartu vaksin atau surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR/rapid test antigen yang masih berlaku.

“Pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan maka tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan dan tiket akan dikembalikan 100 persen,” kata Joni dalam keteranganya kepada wartawan, Selasa (24/8).

Stasiun KA.  (Foto:Antara)
Stasiun KA. (Foto:Antara)

Pada periode tersebut jumlah pelanggan KA Jarak Jauh dan Lokal mencapai 129.915 pelanggan. Dengan rata-rata harian sebanyak 18.559 pelanggan.

Jumlah itu turun 4,3 persen dibandingkan periode sebelumnya 10-16 Agustus dengan rata-rata 17.757 pelanggan harian. Menurut Joni, pihaknya masih mengacu pada SE Kemenhub Nomor 58 Th 2021 dan SE Satgas Penanganan COVID-19 No 17 Th 2021.

"Dimana syarat naik KA Jarak Jauh untuk level 3 dan level 4 tetap sama dan untuk penggunaan surat tugas atau sejenisnya bagi KA Lokal masih diberlakukan," kata Joni.

Berikut persyaratan lengkap perjalanan menggunakan KA Jarak Jauh:

1. Menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama. Bagi pelanggan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan tidak dapat menerima vaksin, wajib melampirkan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19.

2. Menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR maksimal 2x24 jam atau Rapid Test Antigen maksimal 1x24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

3. Pelanggan usia di bawah 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan.

Syarat perjalanan menggunakan KA Lokal:

1. Hanya berlaku bagi pekerja di Sektor Esensial dan Sektor Kritikal yang dibuktikan dengan STRP atau surat keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat atau surat tugas dari pimpinan perusahaan.

2. Pelanggan tidak diwajibkan untuk menunjukkan kartu vaksin dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen. Namun akan dilakukan pemeriksaan Rapid Test Antigen secara acak kepada para pelanggan di stasiun.

“Kami siap mengikuti jika ada perubahan ketentuan dari pemerintah,” ujar Joni. (Knu)

Baca Juga

1.925 Calon Penumpang Ditolak Naik Kereta Api Gegara Bawa Anak di Bawah 12 Tahun

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PT KAI Belum Terapkan Rapid Test Antigen untuk Penumpang saat Libur Nataru
Indonesia
PT KAI Belum Terapkan Rapid Test Antigen untuk Penumpang saat Libur Nataru

Saat ini, KAI masih mengacu ke Surat Edaran (SE) 14 Kementerian Perhubungan tanggal 8 Juni 2020 dan SE 9 Gugus Tugas COVID-19 tanggal 26 Juni 2020.

Wagub DKI Nilai Sanksi Tilang Pelanggar Gage Sudah Tepat
Indonesia
Wagub DKI Nilai Sanksi Tilang Pelanggar Gage Sudah Tepat

"Apa yang dilakukan Dishub Dan Korlantas Polda saya kira sudah tepat ya. Ada aturan ada rewards and punishment," ucap Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria di Jakarta, Kamis (2/9).

Cara Mencegah COVID-19 di Klaster Keluarga
Indonesia
Cara Mencegah COVID-19 di Klaster Keluarga

Banyak titik lengah yang memungkinkan terjadinya penularan COVID-19, termasuk di lingkungan keluarga.

Menkominfo Ingatkan Pers Kedepankan Fungsi Utamanya di Tengah Disrupsi Teknologi dari COVID-19
Indonesia
Menkominfo Ingatkan Pers Kedepankan Fungsi Utamanya di Tengah Disrupsi Teknologi dari COVID-19

Kebangkitan media sosial sebagai media yang dipercaya oleh masyarakat dapat memantik isu-isu yang lain di masa depan

Viral Video Hujatan Pada Risma, Pendukung Maafkan Pelaku
Indonesia
Viral Video Hujatan Pada Risma, Pendukung Maafkan Pelaku

"Bu Risma! Wanita tangguh itu membangun Surabaya tak hanya memasang badannya. Namun Jiwa Surabaya dibangun," kata Anjani.

Bank DKI Catatkan Pertumbuhan Laba 40,8 Persen di Semester I 2021
Indonesia
Bank DKI Catatkan Pertumbuhan Laba 40,8 Persen di Semester I 2021

Bank yang kepemilikan saham mayoritasnya dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta tersebut berhasil mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 40,8 persen (year-on-year) dari Rp 279 miliar per Juni 2020 menjadi Rp 394 miliar per Juni 2021.

1.079 Aparat Gabungan Diturunkan Jaga Demo Buruh di DPR
Indonesia
1.079 Aparat Gabungan Diturunkan Jaga Demo Buruh di DPR

"Ada 1.079 personel gabungan yang bertugas mengamankan," jelas Singgih

Ketimpangan Distribusi Vaksin COVID-19 Bagi Negara Miskin
Dunia
Ketimpangan Distribusi Vaksin COVID-19 Bagi Negara Miskin

Indonesia menargetkan bisa melakukan vaksinasi sebanyak 181. Sehingga dibutuhkan ketersediaan sekitar 426 juta dosis vaksin.

Perilaku 3M di Jakarta Merosot Seiring Lonjakan Kasus Harian COVID-19
Indonesia
PDIP: Kelanjutan Hak Interpelasi di Tangan Ketua DPRD DKI
Indonesia
PDIP: Kelanjutan Hak Interpelasi di Tangan Ketua DPRD DKI

Semuanya kini ada di tangan Ketua PDRD yang mempunyai kewenangan untuk jadwal Bamus setelah anggota mengajukan interpelasi.