Tidak Lagi Mandiri, Kini E-HAC Bandara Gunakan PeduliLindungi Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - PT Angkasa Pura II kini tidak lagi menggunakan aplikasi pelaporan e-hac sendiri. Namun, memberlakukan pengisian e-HAC pada bandara keberangkatan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

"Penumpang pesawat bisa mengisi e-HAC yang ada di PeduliLindungi, yang kemudian akan dilakukan verifikasi oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan di bandara AP II,” kata VP of Corporate Communication AP II Yado Yarismano di Jakrta, Rabu (2/9).

Yado menyampaikan, bandara kelolaan AP II beroperasi dengan menerapkan regulasi yang berlaku di antaranya Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 62 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi COVID-19.

Baca Juga:

Indonesia Darurat Kebocoran Data, Nasdem: RUU PDP Perlu Segera Disahkan

Ia menegaskan, sesuai keterangan Kementerian Kesehatan, masyarakat diimbau untuk mengunduh aplikasi PeduliLindungi dan memanfaatkan fitur e-HAC yang ada di dalamnya, serta menghapus aplikasi e-HAC yang lama.

Ia mengatakan, aplikasi PeduliLindungi dapat menyederhanakan proses penerbangan bagi masyarakat yang harus melakukan perjalanan dalam keadaan mendesak di tengah pandemi.

"Bandara AP II mendukung penuh PeduliLindungi, di mana kami telah menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung untuk penggunaan aplikasi tersebut,” ujarnya.

Seperti diketahui, aplikasi PeduliLindungi yang bisa diunduh di iOS dan Android kini juga digunakan di seluruh bandara AP II untuk memproses keberangkatan.

Calon penumpang pesawat yang telah memiliki kartu vaksinasi digital dan hasil tes COVID-19 digital di akun PeduliLindungi dapat langsung menuju konter check-in untuk memproses keberangkatan.

PeduliLindungi. (Foto: Tangkapan Layar)
PeduliLindungi. (Foto: Tangkapan Layar)

Selain itu, penumpang tidak perlu lagi membawa dokumen kertas, karena kartu vaksinasi dan surat hasi tes COVID-19 sudah ada di PeduliLindungi.

"Kami mengimbau agar calon penumpang pesawat melakukan tes COVID-19 di laboratorium atau fasilitas kesehatan yang terintegrasi dengan aplikasi allrecord-tc-19 (New All Record/NAR) milik Kementerian Kesehatan, supaya hasilnya dapat langsung dikirim ke akun PeduliLindungi,"katanya.

Sebelumnya, diduga terjadi kebocoran data sebanyak 1,4 juta dan ada 1,3 juta user e-HAC. Data ini berupa nama, nama rumah sakit, alamat, hasil tes PCR, akun e-HAC, dan data detail tentang RS serta dokter yang melakukan perawatan atau memeriksa user e-HAC. Bahkan, ada data hotel (tempat menginap), nomor KTP, nomor paspor, email, dan lainnya. (Knu)

Baca Juga:

Bareskrim Polri Turun Tangan Selidiki Dugaan Kebocoran Data Kesehatan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hasrat Jokowi dan Anies Gelar Balapan Mobil dan Motor
Indonesia
Hasrat Jokowi dan Anies Gelar Balapan Mobil dan Motor

Pemeritah pusat berhasrat membuat event MotoGP, sedangkan Anies Baswedan bersikeras menghelat Formula E di ibu kota

BP Tapera Pastikan MBR Dapat Menerima Fasilitas Pembiayaan Perumahan
KPR
BP Tapera Pastikan MBR Dapat Menerima Fasilitas Pembiayaan Perumahan

Berdasarkan asas gotong royong, peserta non MBR tidak mendapatkan fasilitas pembiayaan perumahan, karena peserta non MBR dianggap memiliki kemampuan finansial yang cukup baik.

TNI Senantiasa Dukung Penegakan Hukum Oleh Polri
Indonesia
TNI Senantiasa Dukung Penegakan Hukum Oleh Polri

Kapolri dan Panglima TNI didampingi Pejabat Utama masing-masing

Presiden Jokowi Bertolak ke Yogyakarta untuk Kunjungan Kerja
Indonesia
Presiden Jokowi Bertolak ke Yogyakarta untuk Kunjungan Kerja

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak menuju ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (28/2), dalam rangka kunjungan kerja.

Bomber Gereja Katedral Tinggalkan Surat Wasiat, Izin Pamit dan Siap Mati Syahid
Indonesia
Bomber Gereja Katedral Tinggalkan Surat Wasiat, Izin Pamit dan Siap Mati Syahid

Identitas L dan YSF terkuak dari identifikasi tim Inafis Polrestabes Makassar

Penampakan dr Lois Owien Digiring ke Bareskrim Polri
Indonesia
Penampakan dr Lois Owien Digiring ke Bareskrim Polri

Terlapor kasus dugaan penyebaran berita bohong, dr Lois Owien digiring dari Polda Metro Jaya ke Bareskrim Mabes Polri.

6 Ribu Orang Sudah Keluar Jakarta Gunakan Kereta
Indonesia
6 Ribu Orang Sudah Keluar Jakarta Gunakan Kereta

Menjelang Natal 2020, ribuan orang telah melakukan perjalanan ke daerah tujuan dengan moda kereta api.

MPLS DKI Digelar Daring, Pendidik Wajib Sosialisasikan Hidup Sehat Kenormalan Baru
Indonesia
MPLS DKI Digelar Daring, Pendidik Wajib Sosialisasikan Hidup Sehat Kenormalan Baru

Tingginya tren kasus COVID-19 di Jakarta memaksa masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) tahun ajaran baru 2021 - 2022 bagi siswa baru digelar secara daring atau online.

Demokrat Minta Menkumham Taat UU Partai Saat Proses Administrasi Kubu Moeldoko
Indonesia
Demokrat Minta Menkumham Taat UU Partai Saat Proses Administrasi Kubu Moeldoko

Menkumham Yasonna Laoly diyakini bakal memutuskan perkara ini dengan objektif dan adil.