Tidak Capai Target, Kuota Bank Penyalur KPR Bakal Dikurangi Rumah.(Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan evaluasi triwulan II terhadap 40 bank penyalur/pelaksana dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tahun 2021.

Direktur Layanan PPDPP, Christ Robert Marbun menjelaskan, jika pada triwulan II tahun 2021 penyaluran KPR Sejahtera FLPP tidak mencapai 50 persen dari target PKS, maka PPDPP akan melakukan pengurangan kuota minimal 25 persen terhadap sisa target PKS dan sebaliknya.

Baca Juga:

Bank Diperintah Segera Proses KPR FLPP

"Dan akan dilakukan penambahan kuota pada evaluasi triwulan II dan III yang akan dialokasikan kepada bank pelaksana lain yang telah mencapai penyaluran 80 persen dari target PKS, dengan menggunakan bobot penilaian," ujarnya.

Sebanyak 40 bank pelaksana penyalur dana FLPP tahun 2021 akan segera menerima raport evaluasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP dari PPDPP pada Kamis (17/6) di Yogyakarta. Raport ini adalah penilaian PPDPP terhadap kinerja bank pelaksana dan juga berbagai aspek lainnya.

Rapat evaluasi triwulan II ini adalah lanjutan dari Rapat Pra Evaluasi yang sebelumnya sudah dilaksanakan pada 19 – 21 Mei 2021 melalui zoom meeting dengan melibatkan 40 bank pelaksana.

Rapat Pra Evaluasi itu bertujuan agar seluruh bank pelaksana melakukan percepatan capaian target FLPP pada 2021 yang ditetapkan Oktober mendatang.

Rumah. (Foto:  Antara)
Sebanyak 40 bank pelaksana penyalur dana FLPP tahun 2021 akan segera menerima raport evaluasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP dari PPDPP pada Kamis (17/6) di Yogyakarta.

Berdasarkan dashboard management control PPDPP, tercatat per 14 Juni 2021, dana FLPP telah tersalurkan sebanyak 78.751 unit senilai Rp8,57 triliun atau 50 persen dari target penyaluran dana FLPP 2021 sebanyak 157.500 unit. Dengan demikian penyaluran dana FLPP dari 2010 – 2021 mencapai Rp64,16 triliun.

Saat ini dana FLPP disalurkan oleh 40 bank pelaksana yang terdiri dari 8 bank nasional dan 32 bank pembangunan daerah (BPD). Bank tersebut adalah, BTN, BTN Syariah, BRI, BSI, BNI, Mandiri, Artha Graha, BRI Agroniaga, BJB, BJB Syariah, DKI, Jatim, Jatim Syariah, Kalsel, Kalsel Syariah, Kalbar, Kalbar Syariah, Sulselbar, Sulselbar Syariah.

Kemudian bank Sumut, Sumut Syariah, Aceh Syariah, Nagari, Nagari Syariah, Sumselbabel Syariah, Jambi, Jambi Syariah, Jateng, Jateng Syariah, NTT, Sulteng, Riau Kepri, Riau Kepri Syariah, NTB Syariah, Kaltimtara, Papua, Kalteng, Sulut Go dan DIY. (Asp)

Baca Juga:

Dana Kredit Rumah Program FLPP Dialihkan ke BP Tapera

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pengusaha Transportasi Diminta Gratiskan Antar Lansia ke Tempat Vaksinasi
Indonesia
Pengusaha Transportasi Diminta Gratiskan Antar Lansia ke Tempat Vaksinasi

Menurut Uu, Pemda Provinsi Jabar telah mempersiapkan matang vaksinasi booster ini. Mulai dari sarana prasarana, struktur, infrastruktur, hingga suprastruktur.

Aturan PPKM Level 4, Anies Wajibkan Warga Sudah Divaksin saat Beraktivitas Tertentu
Indonesia
Aturan PPKM Level 4, Anies Wajibkan Warga Sudah Divaksin saat Beraktivitas Tertentu

Gubernur Anies Baswedan resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 COVID-19 selama 7 hari terhitung sejak 3 Agustus sampai dengan 9 Agustus 2021.

Dianggap Langgar UU, Komjen Pol Andap Budhi Revianto Didesak Mundur dari Polri
Indonesia
Dianggap Langgar UU, Komjen Pol Andap Budhi Revianto Didesak Mundur dari Polri

"Saya menilai jika sekarang ini, dia (Andap) masih aktif di kepolisian, sudah melanggar Undang-Undang Nomor 2 tahun 2020 tentang Kepolisian," kata Neta

Ketua DPR: Bung Karno dan Ibu Fatmawati Pernah Mengabdi di Muhammadiyah
Indonesia
Ketua DPR: Bung Karno dan Ibu Fatmawati Pernah Mengabdi di Muhammadiyah

Misalnya di bidang pendidikan, kesehatan, sosial ekonomi, dan lain-lain

Direktur TV Yang Ditangkap Polres Jakpus Kelola Kanal YouTube di Bondowoso
Indonesia
Direktur TV Yang Ditangkap Polres Jakpus Kelola Kanal YouTube di Bondowoso

Direktur tv swasta tersebut ditangkap di wilayah Jawa Timur beberapa hari lalu. Dalam penangkapan itu, 2 orang lainnya turut diciduk oleh aparat polisi.

Warga DKI Disarankan Pelihara Ikan Cupang Lawan DBD
Indonesia
Warga DKI Disarankan Pelihara Ikan Cupang Lawan DBD

Cara gampang mengatasi penyakit DBD ini menurut Widyastuti, dengan cara alami menggunakan ikan cupang

Mabes Polri Siapkan Pasukan Jaga Pemungutan Suara Ulang Pilkada Serentak
Indonesia
Mabes Polri Siapkan Pasukan Jaga Pemungutan Suara Ulang Pilkada Serentak

Kepolisian siap menerjunkan personelnya untuk mengamankan pemungutan suara ulang (PSU) hasil putusan sengketa Pilkada 2020.

2 Juta Data COVID-19 Belum Dientry, Ini Klaim Kemenko Maritim dan Investasi
Indonesia
2 Juta Data COVID-19 Belum Dientry, Ini Klaim Kemenko Maritim dan Investasi

"Bukan ada kasus positif yang ditutupi dan yang ditakutkan terjadi lonjakan rasa-rasanya tidak akan terjadi,” ujar Jodi," ujar Jodi.

Kejaksaan Agung Periksa Dirut Pelindo II
Indonesia
Kejaksaan Agung Periksa Dirut Pelindo II

"Ada dua saksi yang diperiksa, AS dan YI," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak

Jenazah Vanessa Angel dan Suami Bakal Dibawa ke Jakarta
Indonesia
Jenazah Vanessa Angel dan Suami Bakal Dibawa ke Jakarta

Kedua jenazah tersebut dibawa dua ambulans ke rumah sakit guna menjalani autopsi.