Tidak Ada Perpanjangan Waktu Pendaftaran Parpol Peserta Pemilu Anggota KPU Idham Kholik memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung KPU RI, Jakarta, Minggu (14/8). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

MerahPutih.com - Batas waktu pendaftaran partai politik peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 bakal berakhir pada Minggu pukul 23.59 WIB.

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Idham Kholik menegaskan tidak ada perpanjangan masa pendaftaran parpol calon peserta Pemilu.

Baca Juga

Cegah Pencatutan oleh Parpol, KPU Minta Masyarakat Cek Nama di Sipol

"Kami sudah tegaskan di beberapa penjelasan kami kepada publik. Kami sampaikan manfaatkan waktu yang tersedia untuk melengkapi dokumen karena masa pendaftaran tidak diperpanjang dan kami akan beri kesempatan hari ini sampai jam 23.59 WIB," ucap Idham kepada wartawan di Gedung KPU RI, Jakarta, Minggu.

Lanjut Idham, Jika hingga 23.59 WIB dokumen partai yang diunggah ke Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) tidak lengkap, maka proses pendaftaran partai tersebut tidak bisa dilanjutkan.

Partai yang dokumennya tidak lengkap hingga 23.59 WIB akan dinyatakan sebagai partai yang tidak mendaftar untuk menjadi calon peserta Pemilu 2024.

"Bagi mereka yang membawa dokumen lengkap sebelum pukul 23.59 WIB, kami akan cek itu. Apabila betul-betul dipastikan lengkap, maka kami terbitkan tanda terima pendaftaran walaupun itu melampaui jam jam 23.59 WIB," sambungnya.

Baca Juga

Deklarasi Koalisi, Cak Imin-Prabowo Saling Beradu Pantun

Hingga Sabtu (13/8), KPU mencatat terdapat 10 partai politik yang berkas persyaratan pendaftarannya belum lengkap. Dari 10 partai tersebut, dua di antaranya telah melengkapi dengan datang ke Gedung KPU RI di Jakarta, Minggu, pukul 08.00 dan 10.00 WIB.

"Kedua partai telah datang kembali ke KPU; dan setelah kami cek dokumennya di Sipol, sudah 100 persen. Saat ini masih dalam pemeriksaan berkas. Partai tersebut adalah partai Republiku Indonesia dan Parsindo," katanya.

Sementara itu, masih ada satu partai lagi yang menginformasikan akan datang untuk melengkapi berkas, yaitu Partai Pelita.

"Kami masih menunggu hasilnya. Jadi, dari 10 itu, tiga datang kembali ke KPU; tapi yang dua sudah kami cek di Sipol-nya 100 persen dan saat ini kami sedang cek lagi," ucap Idham

Tujuh partai politik lain yang belum melengkapi berkas persyaratan pendaftaran calon peserta Pemilu 2024 hingga Minggu siang adalah Partai Reformasi, Pandai, Partai Demokrasi Rakyat Indonesia, Partai Kedaulatan Rakyat, Partai Berkarya, Partai Indonesia Bangkit Bersatu, dan Partai Kongres.

Sementara itu, terdapat 10 partai yang akan mendaftar ke KPU di hari terakhir, yaitu Partai Pemersatu Bangsa, Partai Karya Republik, Partai Pandu Bangsa, Partai Bhinneka Indonesia, Partai Masyumi, Partai Perkasa (Partai Pergerakan Kebangkitan Desa), Partai Damai Kasih Bangsa, Partai Republik Satu, Partai Kedaulatan, dan Partai Rakyat. (*)

Baca Juga

Sekjen PDIP Angkat Bicara soal Koalisi Gerindra-PKB

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemekaran Daerah Otonomi Papua Dinilai Perlu Dilakukan meski Tuai Kontroversi
Indonesia
Pemekaran Daerah Otonomi Papua Dinilai Perlu Dilakukan meski Tuai Kontroversi

Pro dan kontra terhadap Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua terus bergulir di masyarakat.

[HOAKS atai FAKTA]: Putin Ultimatum Jokowi Agar Tidak Campuri Urusan Rusia-Ukraina
Indonesia
[HOAKS atai FAKTA]: Putin Ultimatum Jokowi Agar Tidak Campuri Urusan Rusia-Ukraina

Dalam postingan yang disebarkan oleh akun bernama Senandung Azeizza Zhian ini juga menyertakan narasi yang menjelaskan bahwa Presiden Putin secara khusus memperingati Presiden Joko Widodo untuk tidak ikut campur dengan masalah antara Rusia dengan Ukraina.

Presidential Threshold Dianggap Perusak Persatuan Bangsa
Indonesia
Presidential Threshold Dianggap Perusak Persatuan Bangsa

“Dalam dua kali Pilpres, Indonesia hanya mampu memunculkan dua pasang calon head to head. Akibatnya terjadi polarisasi dan pembelahan di masyarakat yang sangat tajam dan sampai hari ini masih kita rasakan,” kata La Nyalla dalam keterangannya, Selasa (7/12) malam.

Sepanjang Libur Nataru, Seluruh Indonesia Terapkan PPKM Level 3
Indonesia
Sepanjang Libur Nataru, Seluruh Indonesia Terapkan PPKM Level 3

PPKM Level 3 berlaku di seluruh Indonesia selama liburan nataru 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.

BOR di Jakarta Turun Jadi 59 persen
Indonesia
BOR di Jakarta Turun Jadi 59 persen

Berdasarkan data dari Pemprov DKI Jakarta, tercatat BOR di 140 rumah sakit rujukan mencapai 3.964 unit dari total kapasitas 6.697 unit per Minggu (13/2) atau turun 59 persen dibandingkan pada Jumat (11/2) yang mencapai 60 persen.

Adian Sarankan Kader Demokrat Belajar Matematika dan Sejarah sebelum Demo BBM
Indonesia
Adian Sarankan Kader Demokrat Belajar Matematika dan Sejarah sebelum Demo BBM

Adian meminta kepada mereka untuk belajar matematika dan sejarah terlebih dahulu sebelum berdemonstrasi.

SETARA Kecam Penganiayaan terhadap Ade Armando
Indonesia
SETARA Kecam Penganiayaan terhadap Ade Armando

Ketua SETARA Institute Hendardi mendesak kepolisian segera menindak para pelaku.

Anies Ajak Warga Berperan Aktif Pilah Sampah Rumah Tangga
Indonesia
Anies Ajak Warga Berperan Aktif Pilah Sampah Rumah Tangga

Anies meminta masyarakat untuk berperan aktif dalam melakukan pemilahan dan pengangkutan sampah rumah tangga terjadwal yang dilakukan secara satu pekan.

Polda Jatim Catat 835 Kecelakaan Selama Arus Mudik-Lebaran 2022
Indonesia
Polda Jatim Catat 835 Kecelakaan Selama Arus Mudik-Lebaran 2022

sebanyak 835 kecelakaan terjadi selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2022.

Negara G20 Bakal Bahas Aturan Jaminan Sosial Kerja Jarak Jauh
Indonesia
Negara G20 Bakal Bahas Aturan Jaminan Sosial Kerja Jarak Jauh

Akan dimatangkan pembahasan mengenai perlindungan terhadap pekerja terutama di tengah berkembangnya pola kerja yang baru.