Tidak Ada Gelombang 3 COVID-19, Ekonomi Bisa Tumbuh Mal. (Foto:Antara)

MerahPutih.com - Ekonomi Indonesia dipastikan dapat pulih dengan menjaga penanganan pandemi COVID-19 agar tidak terjadi gelombang ketiga. Diharapkan 80 persen masyarakat sudah divaksinasi pada akhir tahun 2021 dan dosis kedua bisa diselesaikan pada kuartal pertama tahun depan.

"Untuk pemulihan ekonomi tetap dilanjutkan pada tahun 2022 terutama untuk sektor kesehatan dan perlindungan sosial," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Kamis (21/10).

Baca Juga:

Wagub Uu Beberkan Tiga Skenario Pemulihan Ekonomi Jabar

Menko Airlangga menyatakan, terjaganya pertumbuhan ekonomi dan terkendalinya pandemi COVID-19 menjadi bukti tepatnya kebijakan dan program pemerintah. Pemerintah dalam dua tahun terakhir berhasil menahan kontraksi ekonomi di tahun 2020 yang hanya sebesar minus 2,07 persen (yoy) dan menjadikan Indonesia menempati peringkat ke-4 di antara negara G20.

Ia memaparkan, perbaikan di sisi ekonomi terus diiringi dengan perbaikan di sisi kesehatan. Upaya penguatan dari sisi hulu hingga hilir telah berhasil menekan laju penyebaran COVID-19 yang terlihat dari turunnya kasus aktif di Indonesia menjadi sebesar 16.697 per 19 Oktober 2021.

Di saat yang sama, tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Indonesia telah mencapai 96,2 persen, lebih tinggi dibandingkan tingkat kesembuhan global yang sebesar 90,6 persen. Adapun angka positivity rate Indonesia berada di bawah 0,5 persen dengan reproduction rate di bawah 1 persen.

Selain itu, per 19 Oktober 2021 total dosis vaksinasi telah mencapai 174 juta dosis sehingga menjadikan Indonesia berada di posisi ke-5 di dunia.

Memasuki tahun 2021, penguatan pengendalian pandemi juga berhasil mendorong ekonomi Indonesia untuk tumbuh sebesar 7,07 pe4sen (yoy) di triwulan II-2021 dan merupakan pertumbuhan tertinggi dalam 16 tahun terakhir.

"Konsumsi pemerintah terus memegang peranan aktif dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi selama pandemi, termasuk di Triwulan II-2021. Alhasil, upaya ini dapat mendorong peningkatan pada komponen konsumsi rumah tangga dan investasi," ujar Airlangga.

Selain itu, pemulihan yang terjadi di berbagai sektor utama, seperti sektor industri pengolahan, sektor perdagangan, sektor konstruksi, serta sektor transportasi dan pergudangan mencerminkan aktivitas ekonomi sudah mulai bangkit kembali.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Antara)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Antara)

Begitu juga dengan upaya pengendalian inflasi di level 1,68 persen (yoy) pada tahun 2020. Hingga September 2021, inflasi juga masih terjaga rendah dan stabil di level 1,60 persen (yoy).

Sementara dalam hal investasi, baik Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) mengalami kenaikan.

“PMDN dan PMA semester I tahun 2021 masing-masing bisa naik 3,5 persen dan 16,8 persen. Ini tentu akibat transformasi perekonomian melalui Undang Undang Cipta Kerja,” tutur Airlangga.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa sisi kemiskinan dan pengangguran yang sempat meningkat akibat COVID-19 juga telah berhasil diturunkan. Angka kemiskinan menurun dari 10,19 persen pada September 2020 menjadi 10,14 persen pada Maret 2021.

Sedangkan angka pengangguran turun dari 9,77 juta orang atau 7,07 persen pada Agustus 2020 menjadi 8,75 juta orang atau 6,26 persen pada Februari 2021. (Asp)

Baca Juga:

G20 Sepakat Berkontribusi Dalam Pemulihan Ekonomi Dari Pandemi COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Artidjo Alkostar di Mata Jokowi
Indonesia
Artidjo Alkostar di Mata Jokowi

Presiden Joko Widodo berduka atas meninggalnya anggota Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Artidjo Alkostar.

Bekas Markas FPI Diduga Jadi Gudang Penyimpanan Bahan Pembuat Bom
Indonesia
Bekas Markas FPI Diduga Jadi Gudang Penyimpanan Bahan Pembuat Bom

Tim Densus 88 Antiteror Polri menyita beberapa botol yang berisi nitrat jenis aseton dari penggeledahan itu

Optimisme Turunnya Penambahan Pasien COVID-19 Harian
Indonesia
Optimisme Turunnya Penambahan Pasien COVID-19 Harian

Sementara itu, jumlah pasien sembuh juga menunjukkan peningkatan

Cara Anies Tutup Celah Pungli di Ibu Kota
Indonesia
Cara Anies Tutup Celah Pungli di Ibu Kota

Unit Pemberantasan Pungutan Liar merupakan kolaborasi Inspektorat Provinsi DKI Jakarta dengan Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Kejaksaan Tinggi, Ombudsman, dan Instansi terkait

Korban Insiden Plafon dan Tembok Ambruk Margo City Diizinkan Pulang dari RS
Indonesia
Korban Insiden Plafon dan Tembok Ambruk Margo City Diizinkan Pulang dari RS

“Kini tersisa empat yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI).” terang Yogen

Ratusan Aparat Jaga Ketat Gedung Pengadilan di Sidang Perdana Rizieq
Indonesia
Ratusan Aparat Jaga Ketat Gedung Pengadilan di Sidang Perdana Rizieq

Sebanyak 659 personel dikerahkan guna mengamankan jalannya persidangan Rizieq Shihab yang berlangsung, Selasa (16/3).

Polisi Putar Balik 36.468 Kendaraan Pemudik
Indonesia
Polisi Putar Balik 36.468 Kendaraan Pemudik

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sudah mencatat 36.468 unit kendaraan pemudik yang diminta putar balik selama larangan mudik.

Masuk Markas Polisi di Jatim Wajib Scan Barcode Vaksinasi
Indonesia
Masuk Markas Polisi di Jatim Wajib Scan Barcode Vaksinasi

Barcode tersebut akan disediakan di pintu masuk Mako. Anggota atau masyarakat umum bisa melakukan scan barcode menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Penjelasan Wagub DKI soal Rumah Pemudik Ditempeli Stiker
Indonesia
Penjelasan Wagub DKI soal Rumah Pemudik Ditempeli Stiker

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria menjelaskan, penempelan stiker itu untuk menandakan jika penghuni rumah baru saja mudik dari kampung halaman.

Dewa United FC Bakal Lawan Borneo FC, Barito Putera dan Persik Kediri
Olahraga
Dewa United FC Bakal Lawan Borneo FC, Barito Putera dan Persik Kediri

Selama pertandingan uji coba, tidak ada target yang saya berikan kepada para pemain. Fokusnya, hanya membangun tim ini saja sebelum mereka main di Liga 2 2021.