TIB Siap Lawan Pihak yang Rongrong Pancasila Presiden Jokowi menerima Prabowo Subianto di Istana Negara (Foto: Biro Pers Setpres)

Merahputih.com - Ormas Timur Indonesia Bersatu menggelar pawai budaya di depan Istana Negara. Pawai ini berisi tarian perang dari sejumlah suku seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku hingga Minahasa.

Koordinator TIB, Andreas Parapaga mengatakan, aksi dan tarian ini sebagai bentuk perlawanan kepada kelompok-kelompok yang bakal menggagalkan pelantikan Presiden Joko Widodo. Sebab, pelaku disinyalir sudah menggunakan cara-cara konstitusional.

"Kami siap untuk melawan siapa saja yang merongrong kebhinekaan dan merongrong Pancasila. Karena akhir akhir ini kami mendengar dan muak kepada teror yang tak berguna," kata Andreas, Sabtu (12/10).

Andreas melanjutkan, pihaknya akan berperang dengan ormas yang menggagalkan pelantikan Jokowi. "Kami akan bantai. Kami punya pasukan se Jabodetabek yang siap turun untuk damaikan Indonesia. Ada 23 ribu pasukan yang siap bertarung bukan tidur," jelas Andreas.

Sementara, Humas TIB Andreas mengatakan, tarian itu sebagai bentuk kesiapan mereka untuk berperang. "Kami kasih tahu kalau kami siap perang. Ada gerakan sedikitpun yang menggaggu NKRI apalagi pas pelantikan, kami hadapi. Walaupun taruhannya nyawa," jelas Andre.

bahkan sepakat menghibahkan nyawanya demi NKRI. "Karena bagi kami NKRI harga mati. Siapapun dia kami lawan," kata Andre.



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH