Thrifting makin Digandrungi, Industri Tekstil dalam Negeri Ketar-Ketir

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
Thrifting makin Digandrungi, Industri Tekstil dalam Negeri Ketar-Ketir

Thrifting bawa dampak buruk bagi industrin tekstil dalam negeri.(website/Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - THRIFTING kini jadi gaya hidup yang digandrungi. Banyak selebritas bahkan tak ragu memamerkan kepiawaian mereka dalam memburu baju bekas layak pakai. Thrifting secara bebas diartikan sebagai membeli barang bekas yang masih layak pakai, seperti pakaian, tas, atau elektronik, biasanya dengan harga lebih murah dari barang baru. Indonesia menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang menerima banyak kuota baju bekas impor.

Aktivitas baju bekas impor sejak Januari 2023 bisa dibilang mencatatkan tren meningkat. Tercatat, impor pakaian bekas masuk mencapai USD 1.965 dengan volume 0,147 ton. Aktivitas pengusaha pakaian bekas per Agustus 2025, tumbuh nyaris menyentuh 1 juta kali.

Seiring dengan maraknya pakaian bekas, kerisauan terbit di kalangan produsen lokal. Thrifting memang menyenangkan hati konsumen, tapi malah membikin hati produsen dan perajin tekstil Indonesia meringis karena ketimpangan yang sangat mencolok. Para pelaku usaha pakaian yang mengaku jadi kehilangan sumber pendapatan, iklim persaingan tak wajar, hingga sulitnya penghiliran hasil produksi.

Di lain sisi, konsumen tanpa sadar juga diintai sejumlah risiko. Konsumen bisa dirugikan dari segi kesehatan. Pakaian bekas yang ilegal sudah tentu tak memenuhi syarat tertentu untuk standar keamanan kesehatan.

Baca juga:

Thrifting Disebut Ancam Industri, DPR Minta Pemerintah Perkuat Produk Lokal

Berikut nih dampak negatif thrifting:



1. Berkurangnya pangsa pasar produk lokal



Menurut Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament (Apsyfi) Redma Gita, thrifting menggerus konsumsi produk lokal hingga 432 ribu ton pada 2022. Pada tahun yang sama, total konsumsi produk pakaian dan barang jadi lainnya mencapai 1,9 juta ton. Angka itu terdiri dari impor resmi untuk produk pakaian mencapai 100 ribu ton dan suplai dari industri lokal sebesar 1,4 juta ton.

Dengan demikian, impor ilegal pakaian bekas sepanjang 2022 telah menggeser pasar industri tekstil lokal sebesar 432 ribu ton atau 22,73 persen dari total konsumsi pakaian dan barang jadi lainnya.

Sementara itu, bidang industri tekstil dan produk tekstil (TPT), kehilangan potensi keuntungan hingga 22,73 persen.



2. Penurunan potensi kinerja industri TPT nasional



Potensi penurunan kinerja industri TPT ini dapat dilihat dari memburuknya kinerja sejumlah perusahaan tekstil sehingga berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK).


3. Perusahaan tekstil gulung tikar



Perusahaan gulung tikar karena produk lokal kalah bersaing dengan produk impor pakaian bekas yang harganya relatif lebih murah.

Dengan penurunan permintaan produk lokal, produksi produk lokal pun juga ikut menurun, termasuk pengurangan tenaga kerja di dalamnya.(Tka)

Baca juga:

Panduan Thrifting Jakarta, Rekomendasi Seru dari Blok M Square hingga Pasar Santa

#Fashion #Thrifting #Industri Tekstil
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Indonesia
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Airlangga Hartarto menyebut industri tekstil bukan sunset industry. Sektor TPT menyumbang 0,97% PDB, menyerap 4 juta tenaga kerja dan ekspor US$12 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Bagikan