The Upstairs Sukses Buat Pengunjung Synchronize Fest 2019 Berdansa Lepas Penampilan The Upstairs Berhasil Bikin Ribuan Pengunjung Syncronize Fest 2019 Bernyanyi dan Berdansa (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)

GELARAN musik akbar Synchronize Fest 2019 hari kedua, diisi oleh para penampil yang tidak kalah menarik dari hari sebelumnya. Band fenomenal yang mengusung genre new wave, The Upstairs, menarik perhatian sejumlah besar pengunjung yang memadati venue festival musik tahunan tersebut.

Bagaimana tidak? Band yang dimotori oleh Jimmy Multhazam itu memiliki fan base cukup besar di skena musik indie lokal. Bahkan di tahun 2000an, The Upstairs sempat sangat berjaya hingga mendapat julukan sebagai Raja Pensi (pentas seni).

Baca juga:

Tampil dengan Kostum Karakter, Barasuara Hentak Synchronize Fest 2019



Pada penampilannya di Synchronize Fest 2019, grup yang terbentuk di Jakarta 5 Oktober 2001 tersebut, membuka penampilanya lewat beberapa lagu. Termasuk lagu berjudul Hanya Aku Musik dan Lantai serta Frustasi. Kedua lagu bernuansa elektronik itu pun sontak membuat para penonton berdisko ria, dan berdansa lepas seakan tak memiliki beban hidup.

The Upstairs Synchronize Fest 2019
The Upstair mengajak penonton Synchronize Fest 2019 Berdansa (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)



Setelah itu, Jimmy pun tak lupa untuk menyapa para penonton yang hadir. Dalam 'sambutannya' pentolan The Upstair mengungkapkan bahwa penampilan mereka di Synchronize Fest 2019 sekaligus menjadi hari jadi band yang ke-18. "Selamat datang teman-teman di hari rayanya musik Indonesia, karena kami persiapan untuk manggung, kami skip jika sekarang kami ulang tahun yang ke 18," ujar Jimmy yang disambut teriakan histeris para penonton.

Selanjutnya Grup yang beranggotakan Jimi Multhazam (vokal), Kubil Idris (gitar), Ryan Ajhi (drum), dan Fisma Adhiya (Bass & Synth), membawakan sebuah lagu lama yang jarang dimainkan yaitu Digital Video Festival. Mereka tampil begitu energik diatas panggung. Ditambah kostum yang sangat nyentrik. Kedua hal tersebut membuat penampilan The Upstairs di Synchronize Fest 2019 begitu spektakuler.

Diiringi lagu-lagu bernuansa disko plus tata lampu meriah dan visual video yang ciamik, menambah keren penampilan The Upstair malam kedua Sychronize Fest 2019. Walhasil malam minggu ribuan penonton yang hadir ke venue menjadi sangat meriah, mereka bernyayi bersama sambil berdansa lepas.

Baca juga:

Glenn Fredly Gaungkan Pesan Perdamaian Papua di Synchronize Fest 2019



Kostum nyentrik ditambah kacamata hitam unik yang menjadi ciri khas Jimmy setiap tampil, tak ketinggalan. Selain tampil enegik dan menghibur, vokalis The Upstair itu sangat terampil berinteraksi dengan penonton. Menariknya saat beberapa lagu hit dibawakan oleh The Upstairs, para penonton yang sangat antusias tak kuasa melakukan aksi moshing hingga crowd surfing, layaknya menonton band metal.

Suasana kian panas dan pecah saat The Upstairs membawakan lagu Dansa Akhir Pekan. Lagu yang cukup akrab di telinga penonton tersebut membuat ribuan pengunjung singalong dan lagi, berdansa lepas. Sorak para festival goers yang hadir kembali bergaung ketika intro lagu Maratraman dimainkan. Mereka dengan lantang menyanyikan bait demi bait lagu hit dari The Usptairs tersebut.

The Upstairs Synchronize Fest 2019
Suara drum semi elektronik jadi ciri khas musik The Upstairs (Foto: MP/Raden Yusuf Nayamenggala)



Hingga akhirnya, lagu pamungkas dari The Upstairs berjudul Terekam Tak Pernah Mati dimainkan. Lagu itu sekaligus menjadi penutup penampilan mereka di panggung utama Dynamic Stage. Ribuan penonton sukses dibuat bernyanyi dan berdansa lepas hingga penuh keringat lewat musik yang disajikan The Upstairs malam itu.

Sebagai salah satu penampil yang paling di tunggu, banyak penonton yang telah standby didekat panggung utama demi menyaksikan The Upstairs dari posisi paling depan. Selain The Upstairs, Synchronize Fest 2019 hari kedua juga diramaikan oleh penampil lain yang tak kalah seru. Termasuk penampilan dari para musisi kawakan Indonesia, Iwan Fals dan Chrisye Live By Erwin Gutawa. (ryn)

Baca juga:

Tony Q dan Musik Reggae yang Tak Pernah Mati

Kredit : raden_yusuf


Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH