Film

'The Marvels', Film MCU Paling Tidak Laris

Andrew FrancoisAndrew Francois - Sabtu, 09 Desember 2023
'The Marvels', Film MCU Paling Tidak Laris
Marvel Studios' hentikan laporan pendapatan The Marvels'. (Foto: Marvel Studios')

MARVEL Studios menghadapi tantangan yang cukup signifikan setelah merilis film terbaru mereka, The Marvels. Film ini ternyata tak mencapai ekspektasi secara finansial.

Setelah puluhan tahun sukses besar, Marvel sampai juga di titik pendapatan kotor terendah dalam sejarah waralaba mereka.

Film itu tidak mencapai batas USD 100 juta (Rp 15,5 triliun) di dalam negeri dan hanya menghasilkan USD 200 juta (Rp 31 triliun) di seluruh dunia. Respons Marvel dan Disney terhadap situasi ini menarik perhatian. Demikian diwartakan Gizmodo.

Dalam pernyataan terbarunya, Marvel dan Disney mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan pelaporan akhir pekan mengenai pendapatan kotor internasional/global dari The Marvels setelah penayangan berakhir.

Baca juga:

Sutradara 'The Marvels' Ungkap Alasan Gaet Park Seo-jun sebagai Prince Yan

The Marvels menjadi film MCU paling gagal. (Foto: Marvel Studios')

Langkah ini tampaknya tidak lazim dan menuai kebingungan, terutama mengingat film tersebut masih tayang di bioskop. Meskipun film ini gagal masuk 10 besar akhir pekan, keputusan untuk tidak melaporkan angka-angka tersebut tampaknya dilakukan secara sengaja.

Bob Iger, CEO Disney, sebelumnya menyalahkan kurangnya eksekutif di lokasi syuting sebagai salah satu faktor kegagalan film ini. Namun, beberapa alasan lain juga perlu dipertimbangkan. Film ini dirilis selama pemogokan para aktor, mengakibatkan kurangnya promosi yang optimal.

Padahal, film itu dibintangi nama-nama beken seperti Brie Larson dan Samuel L. Jackson. Selain itu, penonton mungkin tidak sepenuhnya menyadari bahwa The Marvels adalah sekuel dari Captain Marvel, film yang meraih pendapatan kotor miliaran dolar.

Baca juga:

Trio Superhero Perempuan Bergabung dalam Film 'The Marvels'

Pemasaran film ini lebih fokus pada pertarungan tiga tokoh utama, yakni Captain Marvel, Ms. Marvel, dan Monica Rambeau. Namun, tidak semua penonton telah menonton seri Disney+, seperti WandaVision dan Ms. Marvel, yang mungkin menyebabkan ketidakpahaman mengenai premis film tersebut.

Marvel juga mengubah strategi pemasaran, mengalihkan fokus hampir secara eksklusif pada Captain Marvel menjelang perilisannya. Meskipun Marvel mungkin menyadari bahwa The Marvels mengalami kesulitan, respons terhadap situasi ini tampaknya kurang mendukung.

Sebagai alternatif, Marvel bisa memanfaatkan platform streaming untuk meningkatkan popularitas film ini dan menonjolkan elemen positif yang dimilikinya.

Meskipun film ini mungkin akan tayang di Disney+ pada masa depan, untuk saat ini, Marvel dan Disney tampaknya telah mengambil keputusan mengejutkan dengan menghentikan pelaporan pendapatan dan menerima kegagalan tersebut. (waf)

Baca juga:

Debut ‘The Marvels’ Rajai Box Office dengan Hasil yang Kurang Memuaskan

#Marvel #Ms. Marvel #Captain Marvel # Marvel Cinematic Universe #Film
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Bagikan