The Fortnite World Cup Jadi Penanda Era Baru Ajang kejuaraan dunia untuk game Fortnite (Sumber: Dexerto)

KEJUARAAN terbaru, The Fortnite World Cup, memberi harapan baru bagi para pemain Fortnite untuk bermain secara profesional. Bagaimana tidak? Hadiah yang ditawarkan pada kejuaraan tersebut sebesar total US$30 juta atau setara dengan Rp420 miliar.

Kyle 'Bugha' Giersdorf yang menjuarai pertandingan tersebut berhasil membawa pulang hadiah US$3 juta atau setara Rp42 miliar. Sebelumnya, ia harus menghadapi 99 pemain lain dalam 6 ronde pertandingan. Selain membawa pulang uang jutaan dolar, Bugha juga dikontrak oleh organisasi e-sport asal Amerika, Sentinel.

Kini Bugha telah menjadi selebritis di dunia gamer khususnya setelah diundang di acara The Tonight Show Starring Jimmy Fallon. Keberhasilan Bugha turut menginspirasi banyak gamer. Apalagi usianya masih terbilang muda.

Fortnite dapat dikatakan sebagai salah satu game terpopuler semenjak rilisnya mode 'battle royale' di tahun 2017. Namun kurangnya kompetisi-kompetisi sempat jadi alasan penurunan kepopuleran game Fortnite. Dengan suksesnya acara The Fortnite World Cup, bisa menjadi era baru bagi game ini.

Tyler 'Ninja' Blevins, 'streamer' yang mempopulerkan game Fortnite, datang ke acara The Fortnite World Cup meski tidak dapat ikut dalam kompetisi ini. Seusai acara tersebut Ninja terlihat memeluk Bugha untuk memberikan selamat. Momen ini dinilai The Verge terasa seperti momen 'penyerahan obor' dari generasi lama ke generasi baru.

Hal yang menarik menurut The Verge ialah Epic Games selau pembuat game Fortnite berusaha menciptakan ekosistem dimana semua dapat bersinar dari game ini. Baik itu generasi lama seperti Ninja, generasi baru seperti Bugha, atau generasi-generasi setelahnya dapat bertemu, bertanding dan bersinar bersama.

Selain itu, kepopuleran game lain biasanya tidak dapat bertahan lama tanpa ada kompetisi-kompetisi. Adanya kompetisi mendorong semangat di antara komunitas, dan komunitas lah yang mendorong perkembangan dari sebuah game. Fortnite selama ini dapat berkembang tanpa faktor tersebut.

Entah karena grafiknya terlihat seperti kartun, selebriti-selebritinya yang menginspirasi dan menghibur, atau karena gamenya dapat dimainkan oleh anak-anak muda, Fortnite mampu menarik banyak perhatian dan terus berkembang.


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH