Tesla Mulai Pengiriman Cybertruck 30 November

Andrew FrancoisAndrew Francois - Jumat, 20 Oktober 2023
Tesla Mulai Pengiriman Cybertruck 30 November
Tesla akan segera mulai pengiriman Cybertruck. (Tesla)

SETELAH mengalami penundaan dan modifikasi desain selama beberapa tahun, Tesla Cybertruck akhirnya akan tersedia untuk dilihat di jalan raya pada musim liburan ini, demikian diumumkan oleh perusahaan itu.

Pengiriman SUV listrik mewah yang lama dinantikan itu akan dimulai untuk pelanggan pada tanggal 30 November. Kabarnya kendaraan ini memasuki tahap produksi penuh tahun depan di pabrik Tesla di Texas.

Pada saat yang bersamaan, struktur listrik kendaraan sedang direvisi untuk mendukung standar 800 volt, meningkat dari 400 volt yang digunakan pada model Tesla saat ini, seperti diwartakan Engadget, Kamis (19/10).

Banyak mobil listrik mewah, seperti Audi e-Tron dan GMC Hummer EV, telah mengadopsi arsitektur 800 volt, yang memungkinkan kendaraan dengan kapasitas baterai besar mengisi daya dengan lebih cepat. Tentu ini mengurangi waktu pengisian daya tanpa mengorbankan kualitas kabel pengisian kendaraan.

Baca Juga:

Tesla Tebang 70 Hektare Hutan Pinus untuk Ekspansi Pabrik

Struktur listrik Cybertruck akan dilipatgandakan. (Tesla)

Elon Musk, CEO Tesla, menyatakan, "Banyak orang tertarik dengan truk siber. Saya juga. Saya mengendarainya, produk ini luar biasa. Saya ingin menekankan bahwa akan ada tantangan besar dalam mencapai volume produksi dengan Cyber Truck dan kemudian membuat arus kas menjadi positif."

Musk juga menyampaikan bahwa masyarakat menunjukan antusiasnya karena produk ini memiliki teknologi baru, terutama produk yang sangat inovatif seperti Cyber Truck. Mereka bekerja untuk mencapai volume produksi yang telah direncanakan dan menjadikan arus kas positif, sehingga harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

Untuk lini model Tesla yang ada, produksi dan pengiriman mengalami penurunan pada kuartal ini. Tercatat sekitar tujuh persen atau sekitar 30 ribu unit dibandingkan dengan kuartal kedua. Meskipun sebenarnya masih jauh lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Tahun ini naik sekitar 100 ribu unit dibandingkan dengan tahun 2022. Tesla telah beberapa kali menurunkan harga mobilnya sepanjang tahun ini, pertama pada bulan Maret. Kemudian pada bulan September dengan diskon 20 persen dari harga jual penuh, dan berlanjut pada awal Oktober.

Sebagai contoh, Model X yang awalnya dijual seharga USD120.990 (Rp1,8 miliar) sekarang dibanderol seharga USD79.990 (Rp1,2 miliar). Model S sekarang dijual dengan harga USD74.990 (Rp1,1 miliar).

Baca Juga:

Tesla terus menurunkan berbagai harga modelnya. (Tesla)

Model Y seharga US 52.490 (Rp829 juta) turun 24 persen sejak Januari, dan Model 3 seharga USD38.990 (Rp615 juta) turun 17 persen. Secara keseluruhan, Tesla melaporkan harga pokok penjualan per unit kendaraan turun menjadi sekitar USD37.500 (Rp592 juta) pada kuartal ketiga.

Musk sebelumnya telah menyatakan kesiapannya untuk menurunkan harga dan mengurangi margin jika itu berarti peningkatan volume penjualan. "Saya rasa masuk akal untuk mengurangi margin untuk memproduksi lebih banyak kendaraan," katanya pada bulan Juli.

Penurunan volume produksi berturut-turut disebabkan oleh rencana peningkatan pabrik yang telah dijelaskan dalam laporan pendapatan terbaru. Target volume produksi Tesla pada tahun 2023 sekitar 1,8 juta kendaraan tetap tidak berubah.

Tesla juga terus meningkatkan investasinya dalam pengembangan kecerdasan buatan (AI). Mereka kabarnya memakai AI dengan lebih dari dua kali lipat kekuatan pemrosesan. Ini diperuntukkan bagi pelatihan sistem AI kendaraan dan robot Optimus. (waf)

Baca Juga:

Tesla Model Y Pecahkan Rekor Mobil Terlaris di Norwegia

#Teknologi #Otomotif
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Bagikan