Tes Keperawanan Calon Kowad Resmi Dihapus Ilustrasi tes keperawanan. (Foto: Antara/clker.com)

MerahPutih.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) AD membuat aturan baru atau petunjuk pemeriksaan kesehatan atau uji badan bagi calon Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).

Dalam aturan baru tersebut, tes keperawanan dihapus.

"Sudah dituangkan ke dalam penyempurnaan juknis pemeriksaan kesehatan uji badan TNI AD nomor B/1372/VI/2021 tanggal 14 Juni 202. Nah ini referensi yang terbaru," terang Kepala Pusat Kesehatan Angkatan Darat Mayjen Budiman dalam diskusi virtual, di Jakarta, Rabu (1/9).

Baca Juga:

KSAD Andika Tegaskan Tes Keperawanan Izin Menikah Prajurit juga Dihapus

Dengan aturan itu, Budiman memastikan tes keperawanan tidak lagi dilakukan bagi para calon Kowad. Kata hymen atau selaput dara juga dihilangkan dari formulir pemeriksaan.

"Kata-kata hymen atau selaput dara dihilangkan dalam formulir pemeriksaan uji badan," tegasnya.

Budiman menuturkan, bila ada kondisi khusus atau kelainan yang disebut dengan hymen inverporata, pihaknya akan mengambil tindakan.

Hymen inverporata merupakan kondisi selaput dara tak berlubang yang mampu menyebabkan darah menstruasi menumpuk.

"Dan harus ditolong, artinya diberi lubang, hanya itu saja. Tapi itu pun kalau ditemukan," sambungnya.

Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa di Puslatpur Amborawang, Samboja, Kaimantan Timur, Kamis 12/8/2021. (novi abdi/Antara)
Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa di Puslatpur Amborawang, Samboja, Kaimantan Timur, Kamis 12/8/2021. (novi abdi/Antara)

Selanjutnya, pihaknya juga menghargai privasi saat pemeriksaan terhadap calon Kowad.

Salah satunya membatasi jumlah orang di ruang pemeriksaan yang hanya terdiri dari dokter obgyn, satu orang bidan, dan calon yang akan diperiksa.

Penghapusan tes keperawanan bagi calon Kowad juga menjadi bentuk penyetaraan antara bagi laki-laki dan perempuan.

"Kesetaraan antara calon laki-laki dan perempuan adalah mencapai hak yang sama, kesempatan yang sama, pangkat yang sama, karier yang sama," sambungnya.

Baca Juga:

Hilangkan Tes Keperawanan Calon Kowad, TNI AD Aspiratif Terhadap Perspektif Gender

Tak hanya calon Kowad, Budiman menyebut pemeriksaan hymen juga tak lagi berlaku bagi para calon istri prajurit TNI AD.

"Untuk tidak ada lagi pemeriksaan hymen atau keperawanan pada calon istri prajurit. Untuk calon tentara saja tidak diperlukan, apalagi untuk calon istri," urainya.

Untuk diketahui, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa mengungkapkan, tes keperawanan bagi calon prajurit perempuan sudah dihapus sejak Mei 2021.

Penghapusan tes keperawanan adalah bagian dari perubahan untuk kemajuan yang diterapkan TNI AD.

"Sudah sejak Mei lalu, mulai diterapkan dalam seleksi penerimaan Bintara di setiap kodam," pungkas Andika. (Knu)

Baca Juga:

Kontroversi Tes Keperawanan di Jember jadi Sorotan Media Asing

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Metro Dinilai Terlambat Ungkap Rekam Jejak Putri Akidi Tio
Indonesia
Polda Metro Dinilai Terlambat Ungkap Rekam Jejak Putri Akidi Tio

"Seharusnya sejak dini bisa disampaikan rekam jejak orang ini oleh Polda Metro Jaya. Bukan malah pertama kali diungkap oleh media massa," kata Sahat

Selain Profesi Ini, Dilarang Melintasi 100 Titik Penyekatan di Atas Jam 10 Pagi
Indonesia
Selain Profesi Ini, Dilarang Melintasi 100 Titik Penyekatan di Atas Jam 10 Pagi

Polda Metro Jaya menambah titik penyekatan di wilayah ibu kota dan sekitarnya menjadi 100 titik terkait pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Usai RS UMMI Dilaporkan Polisi, Rizieq Keluar dari RS
Indonesia
Usai RS UMMI Dilaporkan Polisi, Rizieq Keluar dari RS

Rumah Sakit Ummi Bogor juga telah dilaporkan ke Polresta Bogor Kota oleh Satgas COVID-19 Kota Bogor pada Jumat (27/11).

Ditanya soal Pelepasan Saham Bir, Anies: Cuma Ramai di Media Saja
Indonesia
Ditanya soal Pelepasan Saham Bir, Anies: Cuma Ramai di Media Saja

"Ah cuma ramai di media aja," kata Anies, Minggu (4/4).

Jalur Rel Terendam Banjir, Rute Kereta Api Rute Semarang-Solo Dialihkan
Indonesia
Jalur Rel Terendam Banjir, Rute Kereta Api Rute Semarang-Solo Dialihkan

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro menjelaskan, hujan deras merendam jalur rel sepanjang 400 meter dengan ketinggian 10 cm.

Mulai Besok Pergi ke Luar Kota Wajib Tunjukkan Surat Vaksin dan Swab Antigen
Indonesia
Mulai Besok Pergi ke Luar Kota Wajib Tunjukkan Surat Vaksin dan Swab Antigen

Bagi pengemudi dan pembantu pengemudi yang belum melaksanakan vaksinasi diarahkan untuk melakukan vaksinasi

Lirikan Investor  Berburu dan Suntik Modal Bank Digital
Indonesia
Lirikan Investor Berburu dan Suntik Modal Bank Digital

Penetrasi ponsel pintar di Indonesia mencapai hingga 70-80 persen. Fakta tersebut mengonfirmasi masyarakat Indonesia secara infrastruktur sangat siap untuk perbankan digital.

Jokowi Resmikan 2 Ruas Tol JORR
Indonesia
Jokowi Resmikan 2 Ruas Tol JORR

Ruas Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran memiliki panjang 14,19 km, sedangkan ruas Tol Serpong–Cinere Seksi I Serpong-Pamulang sepanjang 10,1 kilometer.

Cakupan Vaksinasi Campak Baru 45 Persen akibat Pandemi COVID-19
Indonesia
Cakupan Vaksinasi Campak Baru 45 Persen akibat Pandemi COVID-19

Kejadian COVID-19 yang terjadi di seluruh dunia ternyata mengakibatkan penurunan fokus pada penyakit lain.

Gerindra Sudah Prediksi BST Pemprov DKI Bakal Bermasalah
Indonesia
Gerindra Sudah Prediksi BST Pemprov DKI Bakal Bermasalah

Alasan BST tahap dua tertunda hingga bulan Maret ini karena adanya pemadanan data tahap pertama ke tahap kedua.