Terus Bertambah, Buronan DPO Teroris di Jakarta Kini Enam Orang Ilustrasi - Petugas kepolisian berjalan menuju lokasi penggeledahan salah satu tempat tinggal terduga teroris di Condet, Jakarta, Senin (29/3). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/rwa

MerahPutih.com - Mabes Polri mengungkap saat ini jumlah terduga teroris yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Densus 88 Antiteror menjadi enam orang.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menerangkan, dari total enam DPO tersebut, dua orang telah berhasil ditangkap.

“Terkait penanganan terorisme di wilayah DKI dan sekitarnya, hasil pemeriksaan tim penyidik Densus 88 telah menambahkan tiga DPO lagi yang sebelumnya ada tiga DPO, sehingga berjumlah enam DPO,” kata Ramadhan dalam keterangannya, Sabtu (10/4).

Baca Juga:

Bukan Anggota JAD dan JI, 12 Orang Ditangkap dengan Dugaan Terorisme

Diketahui, keenam terduga teroris tersebut yakni berinisial NF, ARH, YI, W, S dan SA. Dua DPO terduga teroris yang sudah berhasil ditangkap sejauh ini yakni W dan NF.

Sekadar informasi, Polri menyebut sebanyak 12 orang terduga teroris di DKI Jakarta dan sekitarnya berhasil ditangkap pasca-aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan beberapa waktu yang lalu.

“Sampai saat ini ada 12 tersangka yang telah diamankan oleh penyidik Densus 88 di wilayah DKI dan sekitarnya,” kata Ramadhan.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan. ANTARA/Laily Rahmawaty/am.
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan. ANTARA/Laily Rahmawaty/am.

Ramadhan menyebut, mereka disinyalir merupakan satu jaringan dengan terduga teroris yang sudah berhasil ditangkap polisi.

“Jadi, ke-12 tersangka teroris adalah satu kelompok,” beber Ramadhan.

Baca Juga:

Terduga Teroris Pasar Rebo Berperan Siapkan Tempat Uji Coba Bom

Dari hasil penyidikan sementara, Densus 88 menduga kelompok ini belum terafiliasi dengan kelompok teroris lainnya. Mereka tergabung dalam kelompok tersendiri tanpa nama.

“Belum terafiliasi dengan kelompok terorisme JAD maupun JI. Jadi masih perbuatannya tindakannya memenuhi unsur-unsur di tindak pidana terorisme,” pungkas Ramadhan. (Knu)

Baca Juga:

Mabes Polri Tangkap Salah Satu Buronan Teroris di Jakarta

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Imbas Pernyataan Puan, PDIP Tarik Diri dari Pilgub Sumbar
Indonesia
Imbas Pernyataan Puan, PDIP Tarik Diri dari Pilgub Sumbar

Kemarin orang yang sama mewakili paslon mengembalikan B1KWK kepada kami. Dengan demikian drama yang ngalor-ngidul ini telah mencapai ujungnya. DPD PDI Perjuangan dalam hal ini bersikap untuk tidak lagi mengikuti Pilgub 2020.

Gedung Habis Terbakar Pengaruhi Kerja Kejaksaan Agung?
Indonesia
Gedung Habis Terbakar Pengaruhi Kerja Kejaksaan Agung?

Burhanuddin memastikan kepindahan kantor kerjanya ke gedung Badan Diklat Ragunan tak akan memengaruhi kinerja Kejaksaan Agung.

Politisi Demokrat Sebut Peretasan Akun Medsos Pengurus BEM UI Bersifat Sistematik
Indonesia
Politisi Demokrat Sebut Peretasan Akun Medsos Pengurus BEM UI Bersifat Sistematik

“Tiap kali ada kontroversi publik yang dipicu kritik warga pada otoritas politik, peretasan selalu dialami oleh pengkritik. Dulu mahasiswa UGM, wartawan TEMPO juga, dan sekarang BEM UI. Kesimpulannya, bisa jadi kejadian ini bersifat sistematik,” tegas Rachland

Antisipasi Banjir, Kali Sentiong Dikeruk
Indonesia
Antisipasi Banjir, Kali Sentiong Dikeruk

Irwandi ingin memastikan target yang diberikan di salah satu titik prioritas penanganan banjir di Jakarta Pusat ini bisa dipenuhi.

'Gatot' Bertemu Kapolri, Gatot Nurmantyo: Ya Pulang Masa Mau Tidur Disini
Indonesia
'Gatot' Bertemu Kapolri, Gatot Nurmantyo: Ya Pulang Masa Mau Tidur Disini

Saat ini, kedelapan tokoh itu telah ditetapkan sebagai tersangka

Menag: Tidak Boleh Ada Persekusi Karena Keyakinan
Indonesia
Menag: Tidak Boleh Ada Persekusi Karena Keyakinan

Agama sebagai inspirasi, bukan aspirasi. Inspirasi perdamaian antarumat, interaksi antaragama.

Pemerintah Bantah Selalu Diskreditkan Islam, Mahfud: Presiden Orang Islam
Indonesia
Pemerintah Bantah Selalu Diskreditkan Islam, Mahfud: Presiden Orang Islam

Menurutnya omong kosong kalau ada yang mengatakan saat ini di Indonesia terjadi Islamofobia

Warga Tangsel Sudah Banyak yang Kenal Benyamin
Indonesia
Warga Tangsel Sudah Banyak yang Kenal Benyamin

Publik lebih menginginkan pertemuan tatap muka dengan pasangan calon kepala daerah

Eks Anggota DPRD Sumut yang Dijebloskan ke Penjara Bertambah
Indonesia
Eks Anggota DPRD Sumut yang Dijebloskan ke Penjara Bertambah

Tersangka Nurhasanah, akan ditahan selama 20 hari pertama terhitung mulai 14 Oktober 2020

Bantu Redam Penyebaran Corona, Kapolda Metro: Ini Era New Modern Police
Indonesia
Bantu Redam Penyebaran Corona, Kapolda Metro: Ini Era New Modern Police

Polda Metro Jaya dan seluruh jajarannya di masa pandemi COVID-19 aktif menyelenggarakan banyak program.