Terungkap, Trafik Komunikasi Pengguna Telepon Seluler Selama Natal Menkominfo Rudiantara (kedua kanan), Chairman Vocus Group Vaughan Bowen (kiri) dan Direktur/Chief Technology Officer XL Axiata Yessie D Yosetya (kedua kiri)(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

MerahPutih.Com - Selama Natal trafik komunikasi operator seluler paling sibuk dan mengalami peningkatan tajam. Komunikasi via telepon seluler biasanya jadi pilihan utama bagi yang tidak sempat bertemu atau berbicara langsung. Nah, apa saja yang dikirim para pengguna telepon seluler?

Berdasarkan data yang direkam salah satu operator seluler, ternyata banyak konsumen Indonesia mengirimkan data dan video dalam berkomunikasi selama Natal 2017.

Komunikasi melalui data dan video mendominasi trafik operator seluler PT XL Axiata pada saat Natal 2017 dengan peningkatan mencapai 9 persen, kata Direktur Teknologi XL Axiata, Yessie D Yosetya.

"Data pada kami saat Natal mengalami peningkatan melebihi trafik di hari biasa, dan data tertinggi tercatat pada tanggal 25 Desember 2017 dengan kenaikan 9 persen," katanya, dalam keterangan persnya yang diterima di Surabaya, Rabu (27/12).

Yessie D Yosetya menyebutkan, kenaikan trafik terpantau di sepanjang tiga hari sebelum Natal hingga 2 hari setelahnya, dan selama lima hari rata-rata meningkat lebih dari 5 persen dari hari-hari biasa.

"Kalau dibandingkan dengan periode Natal tahun lalu, trafik layanan data meningkat sebesar 146 persen," katanya.

Yessie sebagaimana dilansir Antara mengatakan, akses ke layanan data dan video streaming menjadi pendorong utama kenaikan trafik tersebut, karena sejumlah pelanggan terlihat melakukan akses ke media sosial secara lebih rutin.

"Mungkin mereka ingin mengucapkan Selamat Natal, selain secara verbal tertulis, juga dengan melakukan video call. Layanan video call memang saat ini memungkinkan dilakukan dengan kualitas yang lebih baik di lebih banyak daerah," tuturnya.

Untuk wilayah, Yessie menyebutkan kenaikan trafik tertinggi ada di wilayah Yogyakarta, yang menyumbang kenaikan tertinggi dengan 24 persen, disusul wilayah dengan komunitas pemeluk Nasrani seperti Sumatera Utara dan Sulawesi dengan kenaikan masing-masing mencapai 19 persen dan 7 persen.

"Untuk media sosial, Facebook, Twitter, Instagram, dan Youtube masih menjadi tempat masyarakat untuk menghabiskan aktivitasnya di dunia digital, dan secara rata-rata akses ke media sosial berbagai platform naik sebesar 15 persen," katanya.(*)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH