Terungkap, Jiwasraya Punya Deposito dan Obligasi Rp 5,25 Triliun Logo Jiwasraya (ANTARA)

MerahPutih.com - Tim kuasa hukum Heru Hidayat, Kresna Hutauruk mengungkapkan fakta baru terkait skandal kasus korupsi PT PT Asuransi Jiwasraya Tbk. Menurutnya, pada 2018, Jiwasraya memiliki deposito Rp725 Miliar dan obligasi sebesar Rp4,5 Triliun.

Selain itu, kata Kresna, Jiwasraya juga mendapatkan suntikan dana nasabah lebih dari Rp5 Triliun. Belum lagi adanya informasi jika reksadana Jiwasraya di PT Millenium Capital yang kurang dari Rp800 Miliar ada yang ingin mengambil alih dengan besaran hampir dua kali lipat yaitu Rp1,45 Triliun.

Baca Juga

Saksi Ungkap Eks Dirkeu Jiwasraya Pernah Beli Saham Anak Perusahaan Bakrie Group

Padahal, Dirut Jiwasraya, Hexana Tri Sasongko sempat mengumumkan bahwa Jiwasraya gagal bayar pada 2018. Hal ini disampaikannya pada sidang minggu lalu di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat

Kemudian, tim kuasa hukum pun bertanya kepada saksi mengenai alasan mengapa PT Asuransi Jiwasraya mengumumkan gagal bayar pada 2018 sebesar Rp802 Miliar pada produk JS Saving Plan.

Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko (tengah) bersama Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga (kiri) dan Analis senior bidang Perasuransian Irvan Rahardjo (kanan) menjadi pembicara pada acara diksusi Penyelesaian Gagal Bayar Jiwasraya di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (15/1/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko (tengah) bersama Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga (kiri) dan Analis senior bidang Perasuransian Irvan Rahardjo (kanan) menjadi pembicara pada acara diksusi Penyelesaian Gagal Bayar Jiwasraya di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (15/1/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

Padahal, pengumuman itu justru memicu "rush" sehingga kemudian kewajiban mengembalikan dana kepada nasabah membengkak pada awal 2020 menjadi Rp12,4 Triliun.

Baca Juga

Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Kasus Jiwasraya

Awalnya, tim penasihat hukum menanyakan apakah pernah ada tawaran Reksadana di PT Millenium Capital.

"Pernah," jawab Hexana Tri Sasongko pada sidang lanjutan kasus Jiwasraya di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin.

"Pernah ditawarkan investor yang ingin membeli?", tanya tim kuasa hukum lagi.

Tetapi, Hexana tidak menjawab tegas. "Sudah saya jawab," kata Hexana.

Tim penasihat hukum juga kemudian mengungkap adanya rencana pembelian Reksadana di PT Millenium Capital sebesar Rp 800 Miliar ditawar menjadi Rp 1,45 Triliun.

Baca Juga

Jokowi Diminta Bongkar Dugaan Keterlibatan Bakrie Group dalam Kasus Jiwasraya

Penasihat hukum menganggap jika PT Asuransi Jiwasraya menerima tawaran tersebut maka gagal bayar pada 2018 sebesar Rp802 Miliar bisa dihindarkan dan kerugian tidak membengkak seperti yang terjadi sekarang ini. (Pon)

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH