Terungkap Fakta, Kaum Pria di Jawa Timur Lebih Rentan Terkena COVID-19 Ketua Gugus Tracing Jawa Timur, dr. Kohar Hari Santoso sedang memaparkan tracing pasien corona di Jawa Timur (MP/Budi Lentera)

MerahPutih.Com - Fakta baru terungkap jika pasien Covid-19 di Jawa Timur, didominasi kaum pria. Hal ini diungkapkan Ketua Gugus Tracing Jawa Timur, dr. Kohar Hari Santoso.

Menurut dokter Kohar, persentase pria sebesar 65 persen dibandingkan perempuan. Sehingga, dari data ini masyarakat bisa lebih meningkatkan kewaspadaan agar tidak terjangkit Covid-19.

Baca Juga:

Tangani Pandemi COVID-19, Pemerintah Hanya Miliki 35 Ribu Dokter

"Laki-laki mudah kena terserang. Ada 65 persen laki-laki yang terkena, mungkin karena banyak keluyuran. Jadi lebih beresiko," kata dr. Kohar saat memaparkan dinamika perkembangan Covid-19 di gedung Grahadi. Kamis (9/4).

Sebaran pasien Covid-19 di Provinsi Jawa Timur didominasi kaum pria
Sebaran pasien Covid-19 di Provinsi Jawa Timur didominasi kaum pria (MP/Budi Lentera)

Selain pria yang mudah terserang Covid-19, lanjut dr. Kohar, ada 30 kasus atau 33 persen usia 50 sampai 59 tahun di Jatim juga rentan terkena covid 19. Sedangkan yang berusia 30-39 tahun sebesar 39 persen.

"Jadi orang-orang yang rentan yang beresiko yang umur 80 tahun, tetapi yang paling banyak pada usia produktif," lanjutnya.

Sementara Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa juga menyampaikan kabar baik bahwa hingga Kamis malam (09/04) ada 11 orang telah sembuh, sehingga tingkat kesembuhan Covid-19 lebih besar dari hari sebelumnya.

"Pasien yang terkonfirmasi positif Covid - 19 dapat dilayani dengan baik dan akhirnya sembuh, presentasenya 25,56 persen. Hari ini ada 11 orang lagi yang dinyatakan sembuh atau terkontrol negatif kembali," ucapnya.

Khofifah mengatakan, ada tambahan pasien positif Covid - 19 1 orang di Kota Batu, kemudian 2 di Kabupaten Lumajang, tambah 3 lagi di Kabupaten Gresik, 1 di Kabupaten Bangkalan, 1 di Kabupaten Nganjuk, 2 tambahan Kabupaten Tulungagung.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ungkap perkembangan pandemi Covid-19
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ungkap perkembangan pandemi Covid-19 (MP/Budi Lentera )

Selanjutnya, 2 tambahan Kabupaten Sidoarjo, 1 tambahan Kabupaten Jombang, 2 tambahan Kabupaten Ponorogo, 1 lagi tambahan Kota Kediri dan 9 tambahan untuk Kota Surabaya, 1 tambahan untuk Kabupaten Pacitan dan 1 tambahan untuk Bojonegoro.

"Temen-temen sekalian, kemarin yang masuk pada daerah terjangkit ada 25 kabupaten kota, hari ini kita melihat yang menjadi area terjangkit sudah tambah lagi, ada tambah Pacitan kemudian tambah lagi Bojonegoro. Artinya kewaspadaan dan kesiapsiagaan kita harus kita lipat gandakan," ucap Khofifah.

Baca Juga:

Begini Syarat Pemberlakukan PSBB Bagi Pemerintah Daerah

Khofifah menegaskan agar seluruh masyarakat tetap tinggal di rumah dan hanya keluar jika ada kepentingan mendesak, seperti masalah logistik dan kesehatan atau kaitan dengan perekonomian serta perdagangan.

Sementara hingga Kamis malam, jumlah pasien positif covid-19 di Jawa Timur bertambah 27 orang, dari 196 menjadi 223 orang. Sementara total pasien positif korona yang sembuh ada 57 pasien. Dan jumlah pasien korona meninggal sebanyak 17 orang. Dan pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim mencapai 1.260 orang, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 13.006 orang.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Budi Lentera, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Timur.

Baca Juga:

MUI Imbau Masyarakat Tak Menolak Pemakaman Jenazah COVID-19

Kredit : budilentera


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH