Terungkap Enam Perusahaan Bodong yang Ditemukan Satgas Waspada Investasi

Terungkap Enam Perusahaan Bodong yang Ditemukan Satgas Waspada Investasi Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing di Jakarta (ANTARA FOTO)

MerahPutih.Com - Investasi bodong kembali marak di tengah masyarakat. Sejumlah perusahaan bodong yang beroperasi tanpa identitas dan badan hukum yang jelas.

Berdasarkan temuan terbaru Satgas Waspada Investasi terdapat enam perusahaan bodong yang sedang beroperasi. Umumnya, perusahaan bodong tersebut menawarkan keuntungan yang tidak wajar.

Satgas Waspada Investasi mengumumkan enam entitas yang diduga menawarkan produk investasi bodong karena memiliki karakteristik di antaranya menjanjikan keuntungan tidak wajar dalam waktu cepat.

Layanan pengaduan investasi bodong
Petugas melayani pengaduan dari masyarakat melalui telepon di Call Centre Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma)

"Perusahaan-perusahaan yang memang berniat tidak baik dan tidak bisa diberikan izin, kami meminta supaya mereka menghentikan kegiatannya dan berubah menjadi kegiatan yang legal," Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing di Jakarta, Jumat (25/5).

Keenam entitas tersebut yaitu PT Medussa Multi Business Centre Tour & Travel (MMBC Tour & Travel), PT Travel Arafah Tamasya Mulia, PT Bandung Eco Sinergi Teknologi (BEST)/Sinergy World/Eco Racing.

Kemudian, PT Duta Bisnis School/PT Duta Future International, PT Bes Maestro Waralaba (Klik & Share/www.klikshare.co.id), GainMax Capital Limited (gainmax.co.uk/gainmaxcapital.blogspot.co.id).

Tongam juga sebagaimana dilansir Antara menyebutkan mengenai pentingnya peran serta masyarakat sebagai sumber informasi apabila terdapat praktik investasi ilegal oleh suatu entitas.

"Kami meminta juga masyarakat berperan untuk tidak ikut dalam kegiatan itu," ucap dia.

Ilustrasi investasi syariah
Ilustrasi investasi syariah (ANTARA FOTO/Budiyanto

Kinerja Satgas Waspada Investasi di bidang penanganan terdapat 80 entitas yang telah ditangani dari 102 entitas yang dilaporkan oleh masyarakat sepanjang 2017 lalu. Sementara sampai dengan Mei 2018, Satgas Waspada Investasi telah mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan 78 entitas.

Perkiraan kerugian akibat kegiatan investasi bodong cukup besar. Pada kurun 2007-2017, perkiraan total kerugian mencapai kurang lebih Rp105,81 triliun.

Karakteristik investasi bodong antara lain menjanjikan keuntungan tidak wajar dalam waktu cepat, menjanjikan bonus dari perekrutan anggota baru, memanfaatkan tokoh masyarakat untuk menarik minat berinvestasi, klaim tanpa risiko (free risk), dan legalitas tidak jelas seperti misalnya tidak memiliki izin.

OJK mengimbau masyarakat untuk mengenali lembaga dan produknya sebelum berinvestasi. Masyarakat diimbau meneliti legalitas lembaga dan produknya, memahami proses bisnis yang ditawarkan sekaligus manfaat dan risikonya.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Warga Jawa Barat Terbanyak jadi Korban Penipuan Keuangan Syariah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vonis Korupsi Dikorting 1 Tahun, Romi eks Ketum PPP Bisa Bebas Minggu Depan
Indonesia
Vonis Korupsi Dikorting 1 Tahun, Romi eks Ketum PPP Bisa Bebas Minggu Depan

Romi telah ditahan KPK sejak 16 Maret 2019.

Anies Klaim Warga DKI Lebih Patuh Dibandingkan Provinsi Lain di Jawa  
Indonesia
Anies Klaim Warga DKI Lebih Patuh Dibandingkan Provinsi Lain di Jawa  

Lebih dari 60 persen warga DKI berada di dalam rumah saat pembatasan aktivitas warga hingga masa penerapan PSBB tahapan kedua

Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Fadli Zon Terkesan Lebih 'Jinak'
Indonesia
Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Fadli Zon Terkesan Lebih 'Jinak'

Kini suka tidak suka Fadli Zon dan kader Gerindra harus mendukung pemerintah.

 KPK Tetapkan Eks Sekretaris Mahkamah Agung Tersangka Mafia Kasus
Indonesia
KPK Tetapkan Eks Sekretaris Mahkamah Agung Tersangka Mafia Kasus

Selain Nurhadi, dua tersangka lainnya yakni, menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono; dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal, Hiendra Soenjoto.

Mayoritas Tersangka Penyerangan Polsek Ciracas Berpangkat Tamtama
Indonesia
Mayoritas Tersangka Penyerangan Polsek Ciracas Berpangkat Tamtama

Para tamtama yang bertugas melayani orang proses pembinaannya berjalan kurang maksimal.

Sipir Lapas Tanjungpinang Temukan Sabu-Sabu Tak Bertuan
Indonesia
Sipir Lapas Tanjungpinang Temukan Sabu-Sabu Tak Bertuan

Masih diselidiki asal muasal narkoba tersebut.

Kepala Daerah di Bodebek Sepakat Penumpang KRL Tunjukkan Surat
Indonesia
Kepala Daerah di Bodebek Sepakat Penumpang KRL Tunjukkan Surat

Banyak warga di Bodebek yang bekerja di Jakarta

Klarifikasi KAI soal Video Masinis Beli Makanan Saat Kereta Berhenti di Perlintasan
Indonesia
Klarifikasi KAI soal Video Masinis Beli Makanan Saat Kereta Berhenti di Perlintasan

masinis itu jalan menuju lokomotif berjalan santai sambil membawa tas kresek warna hitam.

Disebut Ketua DPP PKS Manfaatkan Sang Ayah, Begini Jawaban Gibran
Indonesia
Disebut Ketua DPP PKS Manfaatkan Sang Ayah, Begini Jawaban Gibran

Gibran mengaku menjalankan prosedur yang telah ditetapkan DPP PDIP.

 Bupati Wonogiri Kecewa Pabrik Pupuk Palsu Bersubsidi Bikin Para Petani Jadi Korban
Indonesia
Bupati Wonogiri Kecewa Pabrik Pupuk Palsu Bersubsidi Bikin Para Petani Jadi Korban

Saat masa tanam ketiga pupuk menjadi langka. Celah ini dimanfaatkan pelaku menjual pupuk palsu ke petani," kata Joko.