Tertangkap Lagi, Ridho Rhoma Minta Maaf Gegara Gagal Lawan Adiksi Terhadap Narkoba 51a95e8906844e5f0a2174b1c77f4866

Merahputih.com - Artis Ridho Rhoma meminta maaf terutama kepada orang tua, rekan-rekan kerja serta seluruh penggemar usai kembali ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkotika. Ia juga meminta maaf karena tidak bisa melawan ketergantungannya pada narkotika.

"Saya ingin menyampaikan memohon maaf atas kegagalan saya tidak berusaha melawan adiksi saya," kata Ridho seraya tertunduk lesu, Senin (8/2).

Baca Juga:

Pemasok Sabu-sabu ke Ridho Rhoma Diciduk Polisi

Merahputih.com - Artis Ridho Rhoma meminta maaf terutama kepada orang tua, rekan-rekan kerja serta seluruh penggemar usai kembali ditangkap atas kasus penyalahgunaan narkotika. Ia juga meminta maaf karena tidak bisa melawan ketergantungannya pada narkotika.

"Saya ingin menyampaikan memohon maaf atas kegagalan saya tidak berusaha melawan adiksi saya," kata Ridho seraya tertunduk lesu, Senin (8/2).

Ridho Rhoma disangkakan dengan pasal 112 ayat (1) sub pasal 127 ayat (1) Undang Undang Negara Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Ridho mengaku ingin sembuh dari kecanduannya terhadap Narkoba.

Sementara, polisi sendiri menangkap Ridho di kawasan Jakarta Selatan, awal Februari lalu. "Kenapa baru dirilis? karena memang setiap penangkapan harus ada pendalaman,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Ia diamankan di salah satu apartemen di daerah Jakarta Selatan setelah awalnya ada laporan dari masyarakat. "Kami kembangkan, dan berhasil mengamankan yang bersangkutan,” tambah Yusri.

Dari penggeledahan itu, polisi menemukan tiga butir ekstasi di kantong celana Ridho Rhoma. Ada dua orang lagi dalam penggeledahan itu.

"Kemudian ketiganya kami gelandang masuk ke polres, kami lakukan pemeriksaan,” tutur Yusri.

Ridho Rhoma. (Foto: MP/Instagram @ridho_rhoma)

Yusri Yunus menyatakan bahwa Ridho Rhoma positif amphetamine saat ditangkap. "Hasil keterangan awal dari MR memang betul terakhir dia menggunakan barang haram ini kemarin di sekitar Pulau Bali dan itu baru saja dia lakukan lagi, terakhir di Pulau Bali," kata Yusri.

Ridho Rhoma ke Bali untuk menghadiri sebuah acara. Dia pun mengaku mengonsumsi sabu setibanya di Bali. "Sejak awal katanya itu yang dia lakukan pada saat mendarat ada acara kegiatan di pulau Bali," kata Yusri. (Knu)

Ridho Rhoma disangkakan dengan pasal 112 ayat (1) sub pasal 127 ayat (1) Undang Undang Negara Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Ridho mengaku ingin sembuh dari kecanduannya terhadap Narkoba.

Sementara, polisi sendiri menangkap Ridho di kawasan Jakarta Selatan, awal Februari lalu. "Kenapa baru dirilis? karena memang setiap penangkapan harus ada pendalaman,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Ia diamankan di salah satu apartemen di daerah Jakarta Selatan setelah awalnya ada laporan dari masyarakat. "Kami kembangkan, dan berhasil mengamankan yang bersangkutan,” tambah Yusri.

Dari penggeledahan itu, polisi menemukan tiga butir ekstasi di kantong celana Ridho Rhoma. Ada dua orang lagi dalam penggeledahan itu.

"Kemudian ketiganya kami gelandang masuk ke polres, kami lakukan pemeriksaan,” tutur Yusri.

Baca Juga:

Ridho Rhoma Ditangkap Polisi, Ini Jawaban Manajernya

Yusri Yunus menyatakan bahwa Ridho Rhoma positif amphetamine saat ditangkap. "Hasil keterangan awal dari MR memang betul terakhir dia menggunakan barang haram ini kemarin di sekitar Pulau Bali dan itu baru saja dia lakukan lagi, terakhir di Pulau Bali," kata Yusri.

Ridho Rhoma ke Bali untuk menghadiri sebuah acara. Dia pun mengaku mengonsumsi sabu setibanya di Bali. "Sejak awal katanya itu yang dia lakukan pada saat mendarat ada acara kegiatan di pulau Bali," kata Yusri. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
34 Perusahaan Pelanggar PPKM Darurat Naik Penyidikan
Indonesia
34 Perusahaan Pelanggar PPKM Darurat Naik Penyidikan

"Satgas Gakkum melakukan penyelidikan dan terdapat 34 perusahaan yang disegel sudah naik lidik," ujar Yusri

3 Sampai 5 Orang Positif COVID-19, Satu RT di Surabaya Bakal Dites Usap
Indonesia
3 Sampai 5 Orang Positif COVID-19, Satu RT di Surabaya Bakal Dites Usap

Eri juga memerintahkan, agar setiap kampung dilakukan penyemprotan disinfektan minimal satu kali sehari. Apabila di satu kampung terdapat kasus positif, maka akan dilakukan penyemprotan disinfektan selama tiga hari berturut-turut.

Puluhan Pegawai KPK Tak Lolos Tes Alih Status ASN?
Indonesia
Puluhan Pegawai KPK Tak Lolos Tes Alih Status ASN?

Puluhan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan tidak lolos tes wawasan kebangsaan alih status Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hari Ini Ada 8 Titik Operasi Yustisi
Indonesia
Hari Ini Ada 8 Titik Operasi Yustisi

Sambodo tidak merinci lebih lanjut terkait kepadatan lalu lintas hari ini

Cuaca Tak Bersahabat, Tim SAR Polri Lanjutkan Pencarian Sriwijaya Air
Indonesia
Cuaca Tak Bersahabat, Tim SAR Polri Lanjutkan Pencarian Sriwijaya Air

Adapun menjadi fokus pencarian yaitu korban dan puing-puing pesawat

Twitter Nonaktifkan Akun Donald Trump
Indonesia
Twitter Nonaktifkan Akun Donald Trump

Artinya, sang presiden tidak dapat lagi mencuit di akunnya

KPK Lelang Satu Set Perhiasan Rp245,1 Juta
Indonesia
KPK Lelang Satu Set Perhiasan Rp245,1 Juta

Perhiasan tersebut merupakan barang rampasan dari terpidana Syahrul Rajasampurnajaya yang telah berkekuatan hukum tetap.

Gibran Dinilai Emosional dan Bajo Lebih Tenang Khas Rakyat
Indonesia
Gibran Dinilai Emosional dan Bajo Lebih Tenang Khas Rakyat

Pada dasarnya kedua paslon sama-sama belum menyentuh problem riil yang dihadapi masyarakat Solo saat debat pertama.

Pam Swakarsa Bentukan Listyo Sigit Bakal Dibekali Alat Komunikasi
Indonesia
Pam Swakarsa Bentukan Listyo Sigit Bakal Dibekali Alat Komunikasi

Pengamanan swakarsa tersebut telah diatur dalam Pasal 3 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia

[Hoaks atau Fakta]: Beban Kerja Berat, Risma Mundur dari Mensos
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Beban Kerja Berat, Risma Mundur dari Mensos

Ungkapan akan mundur yang diucapkan Risma adalah berupa pengandaian yang menggambarkan betapa beratnya tugas sebagai Menteri Sosial.