Tersangka Penabrak Dua Pengguna Grabwheels hingga Tewas Diketahui Tengah Mabuk Ilustrasi - garis polisi kecelakaan lalulintas (Foto: Antara/istimiewa)

MerahPutih.com - Polisi menetapkan pengguna minibus berinisial DH sebagai tersangka penabrakan pengguna skuter listrik Grabwheels, di kawasan Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Fachri Siregar mengatakan, tersangka diduga menyebabkan dua di antara pengendara Grabwheeels meninggal dan empat lainnya luka-luka.

Baca Juga:

Wisnu Tewas Disambar Camry Saat Kendarai Grabwheels, Mental 15 Meter

"DH dikenakan Pasal 310 juncto Pasal 311 Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," kata Fahri kepada wartawan, Rabu (13/11).

Mobil tersangka penabrakan pengguna skuter listrik. (Foto: twitter.com/renimerdk)
Mobil tersangka penabrakan pengguna skuter listrik. (Foto:
Twitter @nitaalutfi)

Meski begitu, belum dilakukan penahanan. Yang bersangkutan masih diperiksa intensif. Bukan tidak mungkin DH akan ditahan. Kata Fahri, semua tergantung wewenang penyidik.

"Saat ini kita masih dalam pemeriksaan. Kalau penahanan itu urusan penyidik, tapi kita sudah tetapkan sebagai tersangka hari ini," ujarnya.

Fahri mengatakan, tersangka dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol alias mabuk saat kejadian.

"Tapi, kalau dari hasil pemeriksaan alat tiupnya untuk mengetahui alkhohol, memang dia meminum alkhohol, dipengaruhi alkhohol. Setelah dari suatu tempat, dia minum alkhohol, terjadi laka lantas," ujar Fahri.

Baca Juga:

Grab dan GoJek Sepakat Perluas Tarif Baru Ojek Online Berlaku di 41 Kota

Karena di bawah pengaruh alkohol diduga ia terganggu konsentrasinya saat kejadian. Namun, dia tidak terbukti mengkonsumsi narkoba.

"Kalau dari hasil pemeriksaan urine, tidak dinyatakan positif narkoba," katanya.

Rekan korban saat bertaziah ke salah satu korban meninggal dunia. (Foto: twitter.com/renimerdk)
Rekan saat bertakziah ke salah satu korban meninggal dunia. (Foto: twitter.com/renimerdk)

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan melibatkan pengguna skuter listrik terjadi di kawasan Senayan, Jakarta, pada 10 November 2019. Akibat dari kecelakaan ini, dua orang meninggal dunia dan empat orang mengalami luka-luka.

Menurut Alan Darmasaputra, kakak dari salah satu korban meninggal, Ammar Nawar Tridarma, peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu malam. Adiknya, bersama sejumlah temannya memang sengaja datang ke kawasan Gelora Bung Karno untuk bermain GrabWheels.

"Peristiwa terjadi Minggu dini hari, 10 November 2019, adik saya beserta teman-temannya menyewa GrabWheels, di (gerai penyewaan) sekitar fX," ujar Alan saat dihubungi. (Knu)

Baca Juga:

DPR Minta Polda Metro Jaya Tertibkan Pengguna Grab Skuter

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Politisi Senayan Minta Pemerintah Tinjau Ulang Larangan Mudik
Indonesia
Politisi Senayan Minta Pemerintah Tinjau Ulang Larangan Mudik

Secara ekonomi jelasnya, mudik mendorong tingkat konsumsi rumah tangga lantaran akan banyak sektor ikutan yang terdampak.

84.388 Pelaku UMK di DKI Jakarta Belum Punya Izin IUMK
Indonesia
84.388 Pelaku UMK di DKI Jakarta Belum Punya Izin IUMK

Lanjut Benni, jumlah 84.388 itu akan menjadi targer PTSP untuk mempunyai IUMK hingga akhir bulan Agustus mendatang.

Bekas Legislator PAN Terseret Kasus Korupsi di PT DI
Indonesia
Bekas Legislator PAN Terseret Kasus Korupsi di PT DI

Tak hanya Chandra, tim penyidik juga bakalan memeriksa tiga saksi lagi untuk Budi. Ketiganya merupakan pensiunan TNI AD, yaitu Fx Bangun Pratiknyo, Edi Martino, dan Mayjen TNI (Purn) Mulhim Asyrof.

PSBB Dilonggarkan Picu Kenaikan Kasus Positif COVID-19
Indonesia
PSBB Dilonggarkan Picu Kenaikan Kasus Positif COVID-19

Dia mengatakan tren kasus positif COVID-19 di seluruh Indonesia selama ini belum pernah turun

Puluhan Prajurit TNI-AD BKO di Papua Positif COVID 19
Indonesia
Puluhan Prajurit TNI-AD BKO di Papua Positif COVID 19

Prajurit BKO tersebut tiba di Manokwari secara bertahap sejak 28 Juni hingga 2 Juli 2020 dengan menggunakan pesawat.

Pasien dan Perawat Mesum di Wisma Atlet Terancam 10 Tahun Bui
Indonesia
Pasien dan Perawat Mesum di Wisma Atlet Terancam 10 Tahun Bui

Awal mulanya kabar tersebut diduga disebarkan pasien wisma atlet yang mempunyai hubungan dengan oknum nakes dan ramai di media sosial.

Tidak Ada Alasan Untuk Impor, Stok Beras Menumpuk di Bulog
Indonesia
Tidak Ada Alasan Untuk Impor, Stok Beras Menumpuk di Bulog

Komisi IV akan menindaklanjuti hasil temuan Ombudsman

Aksi Buruh Tangerang Menuntut Masuk Jakarta
Foto
Aksi Buruh Tangerang Menuntut Masuk Jakarta

Ribuan buruh melakukan long march untuk menolak penetapan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja yang telah disahkan DPR-RI dengan memadati ruas jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten

Sembilan Orang Jadi Korban Tewas Kebrutalan KKB
Indonesia
Sembilan Orang Jadi Korban Tewas Kebrutalan KKB

Kasus terbaru adalah dua pengemudi ojek yang mengalami penembakan di Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada 14 September 2020.

Jaksa Tegaskan Pinangki Terima Uang USD500 Ribu dari Djoko Tjandra
Indonesia
Jaksa Tegaskan Pinangki Terima Uang USD500 Ribu dari Djoko Tjandra

JPU menegaskan terdakwa kasus dugaan suap pengurusan fatwa MA Pinangki Sirna Malasari menerima uang sebesar USD500.000 dari Djoko Tjandra.