Tersangka Jual Beli Jabatan, Kekayaan Bupati Nganjuk Ratusan Miliar Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat. (Foto: Pemkab Nganjuk)

MerahPutih.com - Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat (NRH), telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.

Penetapan tersangka ini merupakan tindak lanjut dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim Satgas KPK bersama Bareskrim Polri terhadap Novi Rahman, para Camat dan Ajudan Novi pada Minggu (9/5).

Baca Juga:

Segini Harga yang Dipatok Bupati Novi untuk Pengisian Jabatan di Pemkab Nganjuk

Berdasarkan data dari acch.kpk.go.id yang dilihat merahputih.com pada Selasa (11/5), laki-laki kelahiran 2 April 1980 ini tercatat melaporkan harta kekayaannya pada 27 April 2020.

Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tersebut, Novi Rahman tercatat memiliki harta kekayaan mencapai Rp116.897.534.669 (Rp116 miliar).

Harta Novi Rahman terdiri dari harta bergerak dan tidak bergerak. Untuk harta tidak bergerak, ia tercatat memiliki tanah yang tersebar di tersebar di Nganjuk, Kediri, Jombang, Karawang, Kota Malang, Mojokerto, Tangerang, Jakarta Selatan, Surabaya, serta Kotawaringin Timur senilai Rp Rp58,6 miliar.

Sementara untuk harta bergerak, Novi Rahman tercatat memiliki kendaraan berupa tiga unit mobil. Tiga unit mobil tersebut yakni, Toyota Harrier 2,4 L 2WD AT Tahun 2005; Suzuki SJ 410 Katana Tahun 2006; serta Toyota Hiace Commuter Hiace 2,5 MT Tahun 2011. Total mobil Novi Rahman senilai Rp764 juta.

Bupati Nganjuk Novi Rahman. (Foto: Humas Pemkab Nganjuk)
Bupati Nganjuk Novi Rahman. (Foto: Humas Pemkab Nganjuk)

Novi Rahman juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp1,2 miliar. Surat berharga Rp32,2 miliar, serta kas dan setara kas Rp26 miliar. Dia juga memiliki hutang sebesar Rp2,45 miliar. Sehingga, jika ditotal keseluruhan, harta kekayaan Novi Rahman sebesar Rp116.897.534.669.

Angka itu lebih besar dibandingkan dengan laporan yang dilayangkan Novi Rahman pada 31 Maret 2019. Ketika itu, mantan Komisaris Utama PT Putra Mandiri Sawit itu memiliki harta senilai Rp102.961.237.785.

Sedangkan dalam laporan tanggal 9 Januari 2018, tepatnya saat masih menjadi calon bupati, harta kekayaan Ketua Real Estate Kediri periode 2010-2015 itu berjumlah Rp94.148.193.957. (Pon)

Baca Juga:

Bareskrim Polri Tetapkan Bupati Nganjuk Tersangka Kasus Jual Beli Jabatan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Fatwa Halal Bukan Lagi Milik MUI
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Fatwa Halal Bukan Lagi Milik MUI

Narasi dari akun Facebook Rama Sakettie yang melibatkan nama Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas yang dilantik pada Rabu (23/12/2020) sebenarnya tidak ada hubungannya dengan konten PT. Surveyor Indonesia.

Indonesia Dinilai Punya Peran Menekan Negara Asia Afrika Bawa Kejahatan Zionis ke PBB
Indonesia
Dihantam Pandemi COVID-19, PMI Jakpus Bingung Targetkan Penerimaan Dana
Indonesia
Dihantam Pandemi COVID-19, PMI Jakpus Bingung Targetkan Penerimaan Dana

Selama pandemi, seluruh dana PMI yang tersedia dialihkan untuk penanganan COVID-19

Kemendag Didesak Segera Izinkan Jakarta Impor Bawang Putih
Indonesia
Kemendag Didesak Segera Izinkan Jakarta Impor Bawang Putih

Jakarta berharap Surat Persetujuan Impor (SPI) Bawang Putih PT. Food Station Tjipinang Jaya sebesar 22.000 ton segera diterbitkan Kemendag.

Bamsoet Luruskan Polemik Unggahan Video Pasukan Khusus Rajawali BIN
Indonesia
Bamsoet Luruskan Polemik Unggahan Video Pasukan Khusus Rajawali BIN

Video yang diunggah Ketua MPR Bamsoet sempat menuai polemik.

KPK Telusuri Aliran Uang dan Aset Desi Arryani Lewat Direktur Waskita Beton Precast
Indonesia
KPK Telusuri Aliran Uang dan Aset Desi Arryani Lewat Direktur Waskita Beton Precast

Uang dan aset itu diduga hasil korupsi sub kontraktor fiktif pada proyek-proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya.

DPR Wacanakan Semua Subsidi Diberikan Tunai
Indonesia
DPR Wacanakan Semua Subsidi Diberikan Tunai

"Jadi, dana subsidi sepenuhnya kelak akan diberikan kepada orang, bukan kepada barang subsidinya. Pada kasus subsidi energi," kata Sugeng.

BMKG: Jawa Barat dan Jawa Tengah Berpotensi Banjir Bandang
Indonesia
BMKG: Jawa Barat dan Jawa Tengah Berpotensi Banjir Bandang

"Potensi dampak dengan status siaga," ucap BMKG

Harapan Partai Gelora kepada Komjen Listyo Sigit
Indonesia
Harapan Partai Gelora kepada Komjen Listyo Sigit

Dalam situasi seperti itu, Anis Matta berharap Listyo Sigit fokus pada tugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta penegakan hukum dan HAM.

Menaksir Biaya Operasi Hidung Jaksa Pinangki di Amerika Serikat
Indonesia
Menaksir Biaya Operasi Hidung Jaksa Pinangki di Amerika Serikat

Dokter yang melakukan operasi hidung Jaksa Pinangki masuk daftar 10 dokter paling top di New York.