Terpidana Suap Bansos Mengaku Tak Pernah Diminta Fee Oleh Juliari Harry Van Sidabukke bersaksi untuk mantan Menteri Sosial Juliari Batubara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (24/5). ANTARA/Desca Lidya Natalia

MerahPutih.com - Pengacara Juliari Peter Batubara, Maqdir Ismail menyatakan, sampai sejauh ini mengaku tak habis pikir dengan dakwaan jaksa. Terlebih usai mendengar kesaksian hampir seluruh saksi di muka persidangan.

Pernyataan Maqdir berangkat dari kesaksian Harry Van Sidabukke. Dalam kesaksiannya, Harry menyatakan dengan tegas tidak ada kaitan langsung perkara yang disidangkan dengan Juliari.

Baca Juga

Anak Buah Juliari Disebut Minta Jatah Rp2.000 Per Paket Bansos

"Sampai sekarang nggak ada yang sampaikan," ujar Maqdir, Selasa (25/5)

Seperti diketahui, terpidana kasus suap pengadaan bantuan sosial (bansos) penanganan COVID-19, Harry Van Sidabukke menyatakan tidak pernah memberikan komitmen fee kepada mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari Peter Batubara.

Dia mengakui, permintaan fee hanya datang dari mantan pejabat pembuat komitmen (PPK) Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso.

"Tidak diteruskan untuk Mensos (Juliari Peter Batubara). Seperti sudah saya jelaskan, permintaan itu memang dari pak Joko tidak ada dari Pak Juliari," kata Harry saat bersaksi di PN Tipikor Jakarta, Senin (24/5)

Terdakwa korupsi bansos Juliari Batubara mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (19/5/2021). Agenda sidang mantan Menteri Sosial tersebut adalah mendengarkan keterangan saksi. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.
Terdakwa korupsi bansos Juliari Batubara mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (19/5/2021). Agenda sidang mantan Menteri Sosial tersebut adalah mendengarkan keterangan saksi. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.

Dalam persidangan, Harry pun mengakui mengenal sosok Kukuh Ariwibowo yang merupakan staf ahli Menteri Sosial. Dia mengaku dikenalkan kuasa pengguna anggaran (KPA) Kemensos Adi Wahyono kepada Kukuh.

Bahkan, Adi sempat meminta dirinya untuk menemui Kukuh. "Hanya disampaikan ke Pak Adi main-main ke atas main ke Pak Kukuh kenalan," ujar Harry.

Meski demikian, Harry menyebut tidak pernah memberikan uang atau membahas kuota pengadaan bansos kepada Kukuh. Karena dia hanya bertemu satu kali dengan Kukuh.

"Saya hanya bertemu pak Kukuh satu kali, apalagi terkait masalah kuota nggak pernah," cetus Harry.

Harry yang mengaku pernah bertemu langsung dengan Juliari saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang sembako. Pertemuan itu berlangsung di gudang PT. Mandala Hamonangan Sude.

Dia mengklaim, dalam pertemuan itu Juliari tidak pernah membahas soal kuota mapun fee pengadaan bansos.

"Nggak pernah mendengar (fee bansos)," tandas Harry. (Pon)

Baca Juga

Operator Legislator PDIP Ihsan Yunus Tampung Fee Bansos Rp9 Ribu Per Paket

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penambahan Pasien COVID-19 Capai 480 Orang Per Hari
Indonesia
Penambahan Pasien COVID-19 Capai 480 Orang Per Hari

Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 14 orang

Hadiri Peresmian NasDem Tower, Jokowi Minta Berhenti Tolak Pemindahan Ibu Kota
Indonesia
Hadiri Peresmian NasDem Tower, Jokowi Minta Berhenti Tolak Pemindahan Ibu Kota

Alasannya, UU IKN Nusantara sudah disetujui dalam sidang paripurna DPR.

[HOAKS atau FAKTA]: Virus COVID-19 Ternyata Mengandung Babi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Virus COVID-19 Ternyata Mengandung Babi

Beredar postingan di Facebook oleh akun bernama “Encang Bedegong” di grup Muslim Cyber Community (MCC).

Penyebab Kasus Harian COVID-19 Capai 54.517 Orang
Indonesia
Penyebab Kasus Harian COVID-19 Capai 54.517 Orang

Kasus COVID-mencapai rekor tertinggi selama pandemi, yakni 54.517 pada Rabu (14/7). Padahal, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat sudah dijalankan selama 12 hari.

Jaksa KPK Sebut Uang Korupsi Bansos COVID-19 Mengalir ke Tim BPK
Indonesia
Jaksa KPK Sebut Uang Korupsi Bansos COVID-19 Mengalir ke Tim BPK

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut uang korupsi yang diterima dari perusahaan penyedia paket bansos COVID-19, juga mengalir ke tim audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Tekan Penularan, IDI Ingatkan OTG COVID-19 Lakukan Isolasi Mandiri
Indonesia
Tekan Penularan, IDI Ingatkan OTG COVID-19 Lakukan Isolasi Mandiri

Pasien yang hanya memiliki gejala ringan sebaiknya cukup melakukan isolasi mandiri saja agar penanganan di Rumah Sakit menjadi maksimal.

Vaksinasi Booster Tersedia di Setiap Pos Pantau yang Dilalui Pemudik
Indonesia
Vaksinasi Booster Tersedia di Setiap Pos Pantau yang Dilalui Pemudik

Presiden Jokowi telah memastikan mudik Lebaran 2022 dibolehkan dengan syarat vaksinasi booster. Namun, bagi masyarakat yang belum booster saat mudik nanti, tak perlu khawatir karena akan disediakan gerai vaksinasi yang tersebar luas.

DPR Akan Bahas RUU TPKS pada Masa Reses
Indonesia
DPR Akan Bahas RUU TPKS pada Masa Reses

DPR akan membahas Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) pada masa reses.

Erupsi Semeru, BPBD Lumajang Dirikan Tenda Pengungsian di 3 Lokasi
Indonesia
Erupsi Semeru, BPBD Lumajang Dirikan Tenda Pengungsian di 3 Lokasi

Tim BPBD Lumajang saat ini tengah mengupayakan untuk mendirikan titik pengungsian sektoral.

Polisi Dalami Jumlah Korban Tewas di Kasus Kerangkeng Bupati Langkat
Indonesia
Polisi Dalami Jumlah Korban Tewas di Kasus Kerangkeng Bupati Langkat

"Kita terus mendalami selain tiga orang yang kita sudah dapat itu, masih ada enggak korban meninggal lainnya," ujarnya.