Terpidana Pembobol Dana Pensiun Pertamina Rp1,4 Triliun Diciduk Tim Kejaksaan Ilustrasi. (MP/Alfi Ramadhani)

MerahPutih.com - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat menciduk seorang terpidana kasus pembobolan Dana Pensiun PT Pertamina senilai Rp1,4 triliun bernama Bety.

"Terpidana termasuk daftar pencarian orang (DPO) Kejari Jakarta Pusat," ucap Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI Jakarta, Ashari Syam dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (3/3).

Baca Juga

Tersangka Pembobolan Rekening Nasabah Ternyata Tengah Disidang Kasus Lain

Ashari menuturkan Bety tercatat sebagai Komisaris Utama PT Sinergi Millenium Sekuritas yang terlibat pembobolan dana pensiun PT Pertamina.

Dikutip Antara, Bety dinyatakan terlibat perkara tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang merugikan keuangan negara.

Ashari menjelaskan petugas meringkus Bety tanpa perlawanan di Jalan Kemang 1D No.15 B Gang Langgar, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa malam (2/3).

Terpidana kasus tindak pidana korupsi dan tindak pencucian uang dana pensiun PT Pertamina senilai Rp1,4 triliun yang berstatus daftar pencarian orang, Bety (kedua dari kanan) diamankan tim Tangkap Buronan Kejagung, Kejati DKI Jakarta, dan Kejari Jakarta Pusat di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (2/3/2021) malam. (ANTARA/HO-Kejari Jakarta Pusat)
Terpidana kasus tindak pidana korupsi dan tindak pencucian uang dana pensiun PT Pertamina senilai Rp1,4 triliun yang berstatus daftar pencarian orang, Bety (kedua dari kanan) diamankan tim Tangkap Buronan Kejagung, Kejati DKI Jakarta, dan Kejari Jakarta Pusat di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (2/3/2021) malam. (ANTARA/HO-Kejari Jakarta Pusat)

Sementara itu, Kepala Kejari Jakarta Pusat, Riono Budisantoso melalui Kasi Intelijen Kejari Jakarta Pusat menyebutkan terpidana Bety akan dieksekusi di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Klas IIA Pondok Bambu Jakarta Timur.

Berdasarkan Petikan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 2496 K/Pid.Sus/2020 tertanggal 9 September 2020, Bety secara sah dan meyakinkan dinyatakan telah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

Bety dinyatakan melanggar Pasal 2 Ayat (1) juncto Pasal 18 Ayat (1) UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP sehingga majelis Hakim Mahkamah Agung menjatuhi hukuman pidana penjara selama lima tahun dan pidana denda sebesar Rp200 juta.

Apabila pidana denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan. Selain pidana pokok, terpidana juga dijatuhi pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp777.331.421. (*)

Baca Juga

Kasus Pembobolan Dana Nasabah, Ahli Perbankan hingga Ayah Winda Earl Bakal Diperiksa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tidak Ada Nama Anies, Jokowi Diprediksi bakal Dukung Tiga Nama Ini di Pilpres 2024
Indonesia
Tidak Ada Nama Anies, Jokowi Diprediksi bakal Dukung Tiga Nama Ini di Pilpres 2024

Sayangnya, lanjut Karyono, hal ini tak terjadi ke Gubernur DKI Anies Baswedan. Mengingat Jokowi pernah mereshufflenya saat menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Gempa 6,0 Magnitudo Guncang Australia
Indonesia
Gempa 6,0 Magnitudo Guncang Australia

Gempa bermagnitudo 6,0 terjadi di dekat Melbourne, Australia pada Rabu (22/9).

Menteri Nadiem Beberkan Soal Pandemi Kekerasan Seksual di Kampus
Indonesia
Menteri Nadiem Beberkan Soal Pandemi Kekerasan Seksual di Kampus

Mendikbudristek mengeluarkan data survei yang menyebutkan sebanyak 77 persen dosen menyatakan kekerasan seksual pernah terjadi di kampus.

Yasonna Sebut Lapas Tangerang Over Kapasitas 400 Persen
Indonesia
Yasonna Sebut Lapas Tangerang Over Kapasitas 400 Persen

"Lapas Tangerang ini over kapasitas 400 persen, penghuni 2.072 orang," kata Yasonna

Wanita yang Maki Petugas di Anyer Tidak Diproses Hukum
Indonesia
Wanita yang Maki Petugas di Anyer Tidak Diproses Hukum

Wanita yang memaki petugas karena diputar balik di pos penyekatan simpang Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Kota Cilegon dipastikan tidak diproses hukum.

Rusun Bagi Gelandangan dan Pengemis Dipastikan Rampung di Akhir Tahun
Indonesia
Rusun Bagi Gelandangan dan Pengemis Dipastikan Rampung di Akhir Tahun

Masa pelaksanaan pembangunan rusun ini 210 hari kalender mulai 21 Mei 2021 sampai 16 Desember 2021. Kontraktor pelaksana adalah PT Laris Trio Bersaudara dan konsultan pelaksana adalah PT Adhikara Mitracipta.

Kronologi Suap Yang Jerat Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
Indonesia
Kronologi Suap Yang Jerat Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Nurdin Abdullah ditahan di Rutan Pomdam Jaya Guntur, Edy Rahmat ditahan di Rutan KPK Kavling C1, sedangkan Agung Sucipto ditahan di Rutan Gedung Merah Putih.

Wapres Ingatkan Warga Pertahankan Situasi Terkendalinya COVID-19
Indonesia
Wapres Ingatkan Warga Pertahankan Situasi Terkendalinya COVID-19

Barian Delta terus bermutasi dan berkembang. Saat ini dilaporkan mutasi dari varian Delta berkembang mulai dari AY.1 hingga AY.28.

Pemerintah Hapus Bertahap Premium, Ahok: Masyarakat Kecil Masih Membutuhkan
Indonesia
Pemerintah Hapus Bertahap Premium, Ahok: Masyarakat Kecil Masih Membutuhkan

Ahok mengemukakan pemerintah akan menghapuskan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dari pasar.