Terorisme Dinilai Jadi Ancaman Serius Sektor Pariwisata Labuan Bajo yang sangat menawan. (Foto: Pixabay/u_v59cwt0r)

MerahPutih.com - Dunia pariwisata kembali terusik aksi teror jaringan terorisme yang terjadi beberap waktu terakhir. Hal ini pun dinilai akan membuat pikiran pemerintah terbelah.

Pasalnya disatu sisi perhatian pemerintah saat ini masih sedang fokus menata ekonomi dan pariwisata nasional disaat pandemi COVID-19 mulai mereda. Disisi lain, jaringan terorisme internasional kembali beraksi di tanah air.

Baca Juga:

Demi Pariwisata, 2 Juta Warga Bali Harus Sudah Divaksin di Tengah Tahun

Pengamat pariwisata, Taufan Rahmadi mengingatkan kembali pentingnya rasa aman menyiapkan recovery pariwisata nasional pasca pandemi COVID-19.

"Saya mengingatkan jajaran kepolisian negara meningkatkan keamanan wilayah. Khususnya di titik-titik destinasi wisata. Menurutnya, tidak cukup dengan menerjunkan polisi pariwisata," kata Taufan dalam keterangan tertulis, Jumat, (2/4).

Taufan berharap, faktor keamanan ini, lebih ditingkatkan dari biasanya. Dalih utamanya, sektor pariwisata menjadi satu dari sumber terbesar pendapatan negara.

"Terlepas menjadi sumber utama pendapatan negara, sektor pariwisata menjadi kian penting mengingat rusaknya pariwisata dapat memberi efek negatif sektor lain yang menyangkut hajat hidup orang banyak," papar Taufan.

Taufan juga menilai, pemegang otoritas keamanan tanah air diharapkan kian kreatif menemukan formula lebih jitu dan berkolaborasi dengan semua stakeholder, termasuk pelaku pariwisata di selruh wilayah. "Menyiapkan langkah preventif untuk memberi rasa aman kalangan wisatawan," tutur Taufan.

wisata
Wisata alam yang menunjukan sebagian kekayaan alam Indonesia. (Foto: Pixabay/bowoikh)

Taufan memberikan contoh tentang pentingnya kamera pantau atau CCTV. CCTV harus ditingkatkan secara kuantitas. Terlebih di lima destinasi wisata prioritas yang sedang diperjuangkan pemerintah Joko Widodo sebagai usaha pemulihan pariwisata Indonesia.

"Langkah pertana, saya anggap segera dan penting bagi pemegang otoritas keamanan untuk menggandeng kemenparekraf, untuk meningkatkan rasa aman di destinasi wisata. Selebihnya melibatkan unsur masyarakat dari kalangan terbawah sampai ke jajaran paling atas. Kita gak boleh kecolongan lagi oleh aksi teror sekecil apapun," tegas Taufan Rahmadi.

Figur yang diberi label pakar pariwisata oleh kemenparekraf Sandiaga Uno ini sangat mengapresiasi langkah aparat kepolisian dalam menumpas jaringan terorisme di tanah air selama ini.

"Puluhan teroris bahkan berhasil diciiduk di sejumlah wilayah sebelum melancarkan aksinya," kata Taufan.

Kemampuan aparat kepoliisian dalam hal teknologi juga cukup mumpuni untuk mengantisipasi keamanan secara menyeluruh. Namun, melibatkan unsur tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat juga dinilai Taufan Rahmadi sangat penting.

Baca Juga:

Ubud dan Dua Destinasi Wisata Lainnya di Bali Mulai Terima Turis Asing 17 Agustus 2021

Sementara itu, pelaku pariwisata, Kusmayadi, mengamini pemikiran Taufan Rahmadi sebagai langkah kongkrit menangani pemulihan ekonomi dan pariwisata secara nasional.

"Pandemi COVID -19 yang tak ada ujungnya ini semakin membuat kami berpikir bagaimana pentingnya menjaga dunia pariwisata. Masa pandemi belum pulih, dunia kerja kami dunia pariwisata kembali dihantam isu terorisme," ungkap dia. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gus Yahya Ingin PBNU Fokus Tangani Kemiskinan
Indonesia
Gus Yahya Ingin PBNU Fokus Tangani Kemiskinan

NU sebagai elemen masyarakat madani nanti akan ikut berpartispasi dan kontribusi untuk menjalankan yang menjadi agenda negara.

Paripurna DPR Setujui 7 RUU Jadi UU
Indonesia
Paripurna DPR Setujui 7 RUU Jadi UU

Mulai tanggal 8-31 Oktober 2021 DPR RI memasuki Masa Reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2021-2022.

Kasus Omicron di Jakarta Capai 498 Orang
Indonesia
Kasus Omicron di Jakarta Capai 498 Orang

Dari jumlah tersebut, sebanyak 409 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 89 lainnya adalah transmisi lokal.

Kini, Waktu Tempuh Kereta Api Bandung Solo Lebih Cepat 45 Menit
Indonesia
Kini, Waktu Tempuh Kereta Api Bandung Solo Lebih Cepat 45 Menit

Berbagai inovasi dihadirkan guna menciptakan customer experience yang lebih baik dan memberi nilai tambah kepada para penumpang.

Tanggul Jebol dan Banjir Rob Penyebab Kawasan Ancol Terendam
Indonesia
Tanggul Jebol dan Banjir Rob Penyebab Kawasan Ancol Terendam

Masyarakat dihebohkan dengan adanya banjir di wisata Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Rendaman air itu disebabkan dari naiknya permukaan air laut atau banjir rob dan juga tanggul jebol.

Rapid Test Bekas Dipakai di Bandara Kualanamu, DPR Sebut Insiden Memalukan
Indonesia
Rapid Test Bekas Dipakai di Bandara Kualanamu, DPR Sebut Insiden Memalukan

Terbongkarnya kasus dugaan penggunaan alat rapid test bekas di konter uji antigen Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara dinilai memalukan industri farmasi di tanah air.

Produsen Gula Terbesar Dubai Siap Gelontorkan Investasi Rp 28 Triliun di Indonesia
Indonesia
Produsen Gula Terbesar Dubai Siap Gelontorkan Investasi Rp 28 Triliun di Indonesia

AKS memiliki pabrik gula di Dubai dengan kapasitas 6.000 ton gula per hari. Selain memiliki pabrik gula di Dubai, AKS juga berinvestasi di Mesir dan Spanyol. Penghasilan AKS per tahun diperkirakan sebesar USD 14 miliar.

Kasus Bansos, Eks Pejabat Kemensos Adi Wahyono Divonis 7 Tahun Penjara
Indonesia
Kasus Bansos, Eks Pejabat Kemensos Adi Wahyono Divonis 7 Tahun Penjara

Dalam menjatuhkan hukuman, majelis hakim mempertimbangkan hal yang memberatkan dan meringankan

69.612 Pasien COVID-19 Sembuh dari RSD Wisma Atlet
Indonesia
69.612 Pasien COVID-19 Sembuh dari RSD Wisma Atlet

Sebanyak 69.612 pasien COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, dinyatakan telah sembuh.

Kapolri: UU ITE Digunakan untuk Saling Lapor dan Berpotensi Timbulkan Polarisasi
Indonesia
Kapolri: UU ITE Digunakan untuk Saling Lapor dan Berpotensi Timbulkan Polarisasi

Ada kesan UU ITE hanya keras terhadap kelompok tertentu