Teroris Magetan Main Bisnis Kulit untuk Modal Bangun Negara Khalifah Pasukan Densus 88 Antiteror

MerahPutih.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap terduga teroris berinisial SA (51) warga Desa Candirejo, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur pada Rabu, sekitar pukul 14.00 WIB.

SA yang kesehariannya merupakan pengusaha kulit tersebut ditangkap saat keluar dari lingkungan pabrik kulit dengan mengendarai sepeda motor di Desa Ringinagung, Kecamatan Magetan. SA masih satu jaringan dengan pentolan Jamaah Islamiyah (JI) Para Wijayanto yang ditangkap sebelumnya.

BACA JUGA: Terbongkarnya Jejaring Metamorfosa Jamaah Islamiyah

"Ini masih ada kaitannya. Masih kita dalami,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (4/7).

Karopenmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Ist)
Karopenmas Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (ANT)

Dedi menjelaskan SA dan bisnis kulit binatangnya memiliki peran penting dalam organisasi JI. Menurut dia, saat ini JI tengah membangun kekuatan di Tanah Air dimulai dari membangun ekonomi organisasi untuk modal untuk membentuk negara khilafah.

BACA JUGA: Lagi, Densus 88 Kembali Tangkap Terduga Teroris di Cibinong

Tak hanya pabrik kulit, kata Dedi, kelompok JI membangun kekuatan perekonomian dengan memanfaatkan sektor perkebunan. Misalnya, bisnis perkebunann kelapa sawit di sejumlah daerah Kalimantan dan Sumatera yang kini tengah diselidiki kepolisian.

"Basik ekonomi yang dia bangun. Dia mengembangkan kebun kelapa sawit. Ini sedang di dalami. Ada di beberapa titik di Sumatera dan Kalimantan sedang didalami," tutup jenderal polisi bintang satu itu. (Knu)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH