Teror Bom di Gereja Sri Lanka, Begini Kata Paus Fransiskus Paus Fransiskus dalam sebuah acara di Vatikan (Foto: Twitter @vatican_en)

MerahPutih.com - Paus Fransiskus mengutuk keras aksi teror bom yang terjadi di enam titik di Sri Lanka. Ia menyebut tragedi tersebut sebagai "kekerasan yang bengis", karena terjadi bertepatan dengan Hari Pakah.

"Saya merasa sedih dan perih setelah menerima kabar tentang serangan-serangan tersebut yang terjadi hari ini, Paskah, membawa duka cita dan pedih ke gereja-gereja dan tempat-tempat lain saat orang-orang berkumpul di Sri Lanka," kata Paus Fransiskus dilansir dari Reuters, Minggu (21/4).

Petugas keamanan melakukan investigasi di lokasi ledakan bom di hotel Shangri-La, Kolombo, Sri Lanka, Minggu (21/4/2019). (ANTARA FOTO/REUTERS/Dinuka Liyanawatte/pras.)
Petugas keamanan melakukan investigasi di lokasi ledakan bom di hotel Shangri-La, Kolombo, Sri Lanka, Minggu (21/4/2019). (ANTARA FOTO/REUTERS/Dinuka Liyanawatte/pras.)

"Saya ingin sampaikan kedekatan yang penuh kasih sayang saya kepada masyarakat Kristen, yang diserang selagi beribadah, dan kepada semua korban dari kekerasan bengis itu," lanjut Fransiskus.

"Saya percaya kepada Tuhan mereka yang telah meninggal secara tragis dan berdoa bagi yang luka-luka dan bagi semua yang menderita akibat persitiwa dramatis ini," tambahnya.

Seperti diketahui, telah terjadi teror bom di kota Colombo, Sri Lanka. Bom meledak di 6 titik yang memekan korban 138 orang menilnggal dunia dan 400 lebih luka-luka. Kejadian ini bertepatan dengan perayaan Hari Paskah.

Tiga titik dari tolal 6 bom terjadi di gereja. Dan tiga lainnya di hotel-hotel mewah kota Colombo. Nama hotel yang terkena bom, yakni Shangri-La Colombo, Kingsbury Hotel, dan Cinnamon Grand Colombo. (*)

Baca Juga: Hari Raya Paskah, 3 Gereja di Sri Lanka Kena Teror Bom



Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH