Ternyata Tipes dan Tipus Berbeda, Ketahui Perbedaannya Meski dianggap sama penyebutannya, tipes dan tipus adalah penyakit yang berbeda. (Foto: Unsplash/Marcelo Leal)

BANYAK orang beranggapan sesuatu yang memiliki nama hampir sama memiliki arti serupa. Tak terkecuali penyakit tipes dan tipus. Meskipun memiliki penyebutan dan gejala yang mirip, penyebab dan penyebaran dari kedua penyakit ini sangat berbeda.

Dari segi bakteri, tipes disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi, sedangkan tipus disebabkan oleh bakteri Rickettsia.

Baca juga:

Budaya Populer Membuat Gen Z Ingin Bunuh Diri?

Mengutip laman Alodokter, penyakit tipes atau demam tifoid umumnya menular melalui makanan dan minuman yang telah terkontaminasi tinja yang mengandung bakteri Salmonella.

Ada beberapa gejala pada penyakit tipes, seperti demam mencapai 40,5 derajat Celcius, sakit kepala, sakit perut, diare, kehilangan nafsu makan, kelelahan, dan nyeri otot. Jika kamu mengalami gejala tersebut, sebaiknya segera periksa ke dokter terdekat.

Ternyata Tipes dan Tipus Berbeda, Ketahui Perbedaannya
Salah satu gejala tipes adalah sakit kepala. (Foto: Unsplash/CDC)

Meskipun terkadang gejala yang muncul ringan, penyakit ini dapat menyebabkan robekan dan pendarahan pada usus.

Karena penularannya lewat kontaminasi tinja, kebersihan adalah hal utama untuk mencegah terjadinya penyakit tipes. Biasakan mencuci tangan, terutama sebelum makan dan setelah dari toilet.

Pastikan makanan yang kamu konsumsi terjamin kebersihannya dan sebisa mungkin hindari konsumsi makanan mentah.

Sedangkan untuk penyakit tipus atau thypus ditularkan melalui gigitan tungau dan kutu hewan yang membawa bakteri Rickettsia.

Baca juga:

5 Cara Efektif Turunkan Tekanan Darah

Sama halnya dengan tipes, penyakit tipus umumnya ditemui di wilayah dengan sanitasi yang buruk dan penduduk padat.

Ada beberapa gejala yang perlu kamu waspadai, seperti nyeri otot yang parah, mual, muntah, diare, kelelahan, dan batuk.

Gejala biasanya baru muncul setelah dua minggu terinfeksi bakteri penyebabnya. Jika terlambat diobati, penyakit tipus bisa menyebabkan komplikasi serius berupa pendarahan pada usus atau hepatitis.

Ternyata Tipes dan Tipus Berbeda, Ketahui Perbedaannya
Segera periksakan diri ke dokter. (Foto: Unsplash/Olga Kononenko)

Agar terhindari dari penyakit ini, sebaiknya kamu harus menjaga lingkungan dan kebersihan diri dengan baik. Terlebih jika memiliki hewan peliharaan, dianjurkan untuk rutin membawanya ke dokter hewan, apalagi sudah ditemukan kutu di bulunya.

Penyakit tipes dan tipus memang sulit dibedakan. Oleh karena itu, jika mengalami gejala yang mirip dengan kedua penyakit tersebut, segera berkunjung ke dokter dan berikan keluhan yang terjadi. (and)

Baca juga:

Penyakit-Penyakit yang Meningkatkan Risiko Terkena COVID-19



Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH