Ternyata, Oka Antara Suka Mengamati Karya Dian Sastro Oka Antara antusias main film bersama Dian Sastrowardoyo. (foto: MP/Albi)

AKTOR Oka Antara memiliki proyek film terbaru yang akan rilis pada 27 September mendatang. Ia memerankan karakter bernama Faris dalam film keluaran rumah produksi Palari Films, Aruna dan Lidahnya. Film tersebut bertemakan kuliner dan bergenre drama komedi.

Pria kelahiran 8 Juli 1981 ini mengaku sangat senang dapat terlibat dalam film garapan sutradara Edwin itu. Pasalnya, ini kali pertama Oka beradu peran dengan aktris cantik Dian Sastrowardoyo. Hal tersebut ia ungkapkan kala ditemui di kawasan Jakarta Pusat, belum lama ini.

"Menyenangkan, Dian orangnya baik. Dia pemain yang sudah lama ada di industri film, lebih lama daripada saya," ujar Oka semringah.

Menurut Oka, Dian Sastro ialah aktor berpengalaman. Banyak pelajaran yang ia ambil dari artis itu. Bahkan, diam-diam ia juga mengagumi karya Dian. "Saya suka mengamati karya-karyanya," imbuhnya.

oka antara
Pertama kali berakting bersama Dian Sastro di Aruna dan Lidahnya. (foto: MP/Albi)

Terlepas dari hal itu, di luar kepentingan film, bintang The Raid 2 itu mengaku telah mengenal lama Dian Sastro. Bahkan sudah lama pula Oka memendam keinginan agar bisa dapat berada satu layar bersama Dian. Aruna dan Lidahnya pun menjadi jawaban atas keinginannya itu.

"Saya suka bertanya-tanya kapan ya bisa main bareng sama Dian? Kenal sih udah berapa tahun, sering ketemu di acara," ujarnya.

Oka pun semakin senang karena keterlibatannya dengan Dian Sastro bukan sekadar menjadi pemain pelengkap. Dalam film itu, karakter Faris akan sedikit kisah asmara dengan karakter Aruna yang diperankan Dian. "Punya kesempatan main di film ini sudah seneng banget karena kita sama-sama pemeran utama dan harus adu akting bareng," ujarnya lagi.

Namun, pemilik nama lengkap Nyoman Oka Wisnupada Antara ini menolak bermain bersama Dian Sastro menolak impiannya. Tetap saja, pencapaian karier paling berharga dalam hidupnya ialah menjadi seorang aktor. "Enggak impian juga, impian saya jadi aktor," akunya.

Meskipun pertama kalinya beradu perang dengan Dian Sastro, ia mengaku tidak mengalami kesulitan untuk membangun chemistry. Semuanya ia lakukan dengan mengalir sambil menghafal naskah dialog. "Banyak berbicara mengenai karakter dan skenario saja karena kekuatan di film ini ada di pemain," tukasnya. (ikh)

Kredit : digdo


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH