Ternyata Ini Penyebab Kasus Harian COVID-19 di Jakarta Menurun Seorang petugas memasukkan alat rapid test antigen ke dalam hidung peserta rapid test antigen di Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (17/5). (ANTARA/Abdu Faisal)

MerahPutih.com - Beberapa hari terakhir ini, kasus harian COVID-19 di ibu kota mengalami penurunan. Hal itu karena pemeriksaan swab test atau PCR di Jakarta sangat minim dibandingkan beberapa minggu lalu.

"Angka testing dan tracing seminggu terakhir menurun karena jumlah yang mengakses tes juga berkurang untuk PCR. Tracing juga turun karena kasusnya turun," kata Kepala Seksi Surveilan dan Imunisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta Ngabila Salama di Jakarta, Kamis (20/5).

Ngabila mengatakan, sekarang ini banyak masyarakat melakukan tes COVID-19 antigen, hanya saja ini harus ditindaklanjuti hingga tes PCR. Pemeriksaan rapid test antigen saat ini cukup tinggi.

Baca Juga:

Pandemi COVID-19, Pemerintah Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Ruang Digital

"Akan tetapi antigen tidak dapat mendiagnosis, hanya untuk screening awal," jelas dia.

Ngabila meminta kepada masyarakat yang bergejala atau kontak erat kasus positif segera PCR untuk bisa langsung diperiksa ke puskesmas dengan tanpa biaya. Jika pemeriksaan menunjukkan hasil positif, langsung ditindaklanjuti.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memakaikan topi dinas yang ia kenakan kepada Ketua RW 05 Kelurahan Sunter Agung Nurus Shobah usai meninjau pelaksanaan pendataan dan pemeriksaan antigen kepada warga RW 05 yang mengikuti arus balik pada Rabu (19/5/2021). (ANTARA/Abdu Faisal)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memakaikan topi dinas yang ia kenakan kepada Ketua RW 05 Kelurahan Sunter Agung Nurus Shobah usai meninjau pelaksanaan pendataan dan pemeriksaan antigen kepada warga RW 05 yang mengikuti arus balik pada Rabu (19/5/2021). (ANTARA/Abdu Faisal)

"Ya Kita harus ingatkan masyarakat terus aware ke COVID-19 dan juga jangan takut atau enggan dicek PCR karena semakin cepat terdiagnosis bisa mencegah penularan ke orang lain dan ditatalaksana segera dengan baik," tutupnya.

Diketahui sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim, angka kasus aktif virus corona di Jakarta paling rendah dalam satu tahun terakhir dibandingkan daerah lain.

Baca Juga:

Pelacakan Jadi Kunci Kendalikan Kasus Mutasi COVID-19

Orang nomor satu itu tetap meminta kepada warga agar menjalankan protokol kesehatan COVID-19. Kalau abai dalam prokes, dikhawatirkan kasus corona meningkat kembali.

"Kita ingin menjaga agar turun terus kasus aktifnya, penularannya juga menurun," ujar Anies kepada wartawan di Jalan Sunter Agung, Jakarta Utara, Rabu (19/5). (Asp)

Baca Juga:

Harkitnas Jadi Momentum Bangkit Dari Dampak COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wamenkumham Sebut PBB Sangat Terlambat Jika Beri Bantuan Terkait KUHP
Indonesia
Wamenkumham Sebut PBB Sangat Terlambat Jika Beri Bantuan Terkait KUHP

Wakil Menteri Kementerian Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Omar Sharif Hiariej menilai surat pernyataan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkait Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Indonesia sangat terlambat.

Berbagai Kepala Negara Ajukan Pertemuan Bilateral Dengan Jokowi di KTT G20 Bali
Indonesia
Berbagai Kepala Negara Ajukan Pertemuan Bilateral Dengan Jokowi di KTT G20 Bali

"Kami akan berusaha mengakomodasi semaksimal yang dapat kami lakukan, tetapi kalau masih ada yang belum mendapatkan kami akan coba mengakali," kata Menlu Retno.

KAI Perkenalkan Kereta Api Baru Blambangan Ekspres
Indonesia
KAI Perkenalkan Kereta Api Baru Blambangan Ekspres

Kereta api baru KA Blambangan Ekspres yang melayani rute Semarang Tawang - Ketapang pp sudah beroperasi sekaligus memberikan tarif promo mulai dari Rp 150 ribu.

IDI Apresiasi Dukungan Pemerintah Soal Penyaluran Insentif COVID-19 untuk Nakes
Indonesia
IDI Apresiasi Dukungan Pemerintah Soal Penyaluran Insentif COVID-19 untuk Nakes

Pandemi COVID-19 telah lebih dari dua tahun melanda seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia. Hingga akhir tahun 2021 lebih dari 83 persen insentif tenaga kesehatan seluruh Indonesia telah disalurkan dari total anggaran insentif tenaga kesehatan sebesar Rp 9,8 triliun, insentif ini juga masih dilanjutkan pada tahun 2022 dengan anggaran total Rp12 triliun.

Lukas Enembe Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSPAD
Indonesia
Lukas Enembe Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSPAD

Gubernur Papua Lukas Enembe telah tiba di Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 20.45 WIB, Selasa (10/1).

DPR Soroti Kesalahan Sistem Distibusi Minyak Goreng Kemendag
Indonesia
DPR Soroti Kesalahan Sistem Distibusi Minyak Goreng Kemendag

Kemendag memiliki data lengkap para pemain CPO dan produsen minyak goreng kelas kakap.

Buta Kekuatan, Kamboja Bakal Bermain Hati-hati Saat Lawan Indonesia
Indonesia
Buta Kekuatan, Kamboja Bakal Bermain Hati-hati Saat Lawan Indonesia

Kamboja saat ini berada di posisi kedua klasemen sementara Grup A setelah menundukkan Filipina dengan skor 3-2, Selasa (20/12).

APPI Klaim Jokowi Tidak Tahu Ada Rencana Perubahan UU Sisdiknas
Indonesia
APPI Klaim Jokowi Tidak Tahu Ada Rencana Perubahan UU Sisdiknas

Aliansi Penyelenggara Pendidikan Indonesia (APPI) beraudiensi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membahas carut- marut proses perubahan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) di Istana Merdeka, Senin (30/5).

PDIP DKI Sebut Kualitas Bangunan JIS Buruk
Indonesia
PDIP DKI Sebut Kualitas Bangunan JIS Buruk

Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono berpendapat, peristiwa runtuhnya pagar pembatas stadion JIS ini, disinyalir kualitas bangunan yang dipilih Gubernur Anies Baswedan buruk.

Irjen Ferdy Sambo Diduga Rekayasa Kasus Penembakan Brigadir J
Indonesia
Irjen Ferdy Sambo Diduga Rekayasa Kasus Penembakan Brigadir J

Irjen Ferdy Sambo diduga sudah merekayasa sedemikian rupa seolah-olah ada insiden tembak-menembak antar Brigadir J dengan Bharada E.