Ternyata, Bandar Sabu Nunung Srimulat Masih Saudara Nunung. (ANTARA/Agus Apriyanto)

MerahPutih.com - Komedian Tri Retno Prayudati alias Nunung ternyata memiliki hubungan saudara dengan pengedar narkoba bernama Hadi Moheriyanto yang juga diciduk polisi terkait kasus sabu-sabu yang dikonsumsi personel grup lawak Srimulat itu.

"Perkenalan antara Hadi dengan Nunung sudah satu tahun yang lalu diperkenalkan oleh salah satu keluarga Nunung," kata Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya AKBP Calvijn Simanjuntak di Mapolda Metro Jaya, Selasa (31/7).

Baca Juga: Polisi Cuma Butuh 2 Hari Cokok Pemasok Sabu Nunung Srimulat

Calvijn menambahkan, kini pihaknya tengah memburu tiga penjual narkoba lain yang masih ada sangkut pautnya dengan kasus Nunung. Untuk itu, dibentuk tim guna memburu ketiganya.

Komedian Tri Retno Prayudati atau Nunung (jilbab) saat jumpa pers kasus narkoba di Polda Metro Jaya. (MP/Kanugrahan)
Komedian Tri Retno Prayudati atau Nunung (jilbab) saat jumpa pers kasus narkoba di Polda Metro Jaya. (MP/Kanugrahan)

"Tim masih ada di lapangan. Tim ini kita bagi tiga, terkait pertama DPO ZUL, kedua DPO K dan DPO AT. Tim masih ada di beberapa daerah," tegas Calvijn.

Keberadaan tiga buron itu sendiri sudah terendus polisi, tetapi belum dapat dirinci karena bisa menggangu pengejaran. "Ya sudah kita ketahui, yang jelas mereka ini bukan pengecer tapi di atasnya," tegas perwira polisi berpangkat melati dua itu.

Baca Juga: Lapas Over Kapasitas Jadi Alasan Napi Bisa Suplai Sabu pada Nunung

Nunung diciduk di kediamannya di Jalan Tebet Timur, Jakarta Selatan, Jumat, 19 Juli 2019, sekira pukul 13.15 WIB. Nunung tak sendiri saat ditangkap polisi, dia diamankan bersama suaminya July Iyan Sambiran.

Saat diamankan, polisi menyita barang bukti narkoba jenis sabu sebanyak 0,36 gram. Sebelum menciduk salah satu anggota Srimulat itu, polisi lebih dulu menangkap pria bernama Heri Moheriyanto yang merupakan seorang kurir narkoba.

Baca Juga: Begini Cara Nunung Beli Sabu dari Jaringan Lapas Bogor

Ketiganya dijerat Pasal 114 ayat 2 sub Pasal 122 ayat 2 juncto 132 ayat 1 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman lima tahun penjara. Polisi juga menahan ketiganya untuk 20 hari ke depan. (Knu)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH