Terminal di Yogyakarta Tetap Buka Layani Pemudik Lokal Terminal Jombor, Yogyakarta. Foto: MP/Teresa Ika

MerahPutih.com - Pemerintah Pusat memberlakukan larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021. Namun, sejumlah terminal bus di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tetap akan beroperasi pada libur Lebaran.

Koordinator Satuan Pengelola Terminal Giwangan Yogyakarta, Bekti Zunanta menjelaskan, Terminal Giwangan akan tetap beroperasi karena melayani kedatangan dan keberangkatan bus reguler dalam kota dan bus antar kota dalam provinsi.

Baca Juga

Sebelum Larangan Mudik, Ribuan Penumpang Booking Tiket Kereta Api

Pasalnya, Pemda DIY tidak melarang pemudik lokal antar kabupaten dan kota di dalam provinsi DIY.

"Terminal tetap buka. Karena Terminal Giwangan tidak hanya melayani bus jarak jauh antar kota antar provinsi (AKAP) saja tetapi ada juga bus reguler dalam kota," kata Bekti di Yogyakarta, Kamis (29/4).

Untuk mengawasi bus AKAP masuk ke dalam terminal, pihaknya akan menyiapkan petugas penjaga. Petugas akan menghalau setiap bus AKAP atau bus luar DIY.

"Termasuk bus Yogyakarta-Solo. Meskipun jarak relatif pendek, tetapi armada bus tersebut juga tidak diperbolehkan beroperasi selama masa larangan mudik," katanya.

Terminal Giwangan, Yogyakarta. Foto: ANTARA

Ia berharap, seluruh armada bus jarak jauh bisa memahami ketentuan yang sudah ditetapkan pemerintah karena semata-mata ditujukan sebagai upaya menekan laju penularan COVID-19.

Hingga saat ini, lanjut Bekti, Terminal Giwangan berusaha semaksimal mungkin untuk menerapkan protokol kesehatan bagi penumpang yang datang maupun akan diberangkatkan.

Protokol kesehatan tersebut di antaranya pengecekan suhu, memastikan penumpang memakai masker, hingga pembatasan jumlah penumpang dalam satu bus.

"Kondisi penumpang di Terminal Giwangan memang cenderung belum kembali normal," katanya.

Selain penerapan protokol kesehatan, kegiatan ramcek acak untuk bus yang akan diberangkatkan dari Terminal Giwangan pun tetap dilakukan meski jumlah bus yang masuk tidak terlalu banyak.

"Keselamatan penumpang dan keselamatan perjalanan bus tetap menjadi perhatian kami. Kegiatan ramcek tetap dilakukan secara acak. Satu regu melakukan sedikitnya ramcek untuk 10 bus," kata Bekti.

Bus yang dinyatakan tidak laik melanjutkan perjalanan, dipastikan akan diminta menunda keberangkatan dan melakukan perbaikan yang diperlukan. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga

Polda Metro Jaya Amankan 115 Kendaraan Angkut Pemudik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Resmi! Piala Kemenpora Dapat Lampu Hijau Polisi
Indonesia
Resmi! Piala Kemenpora Dapat Lampu Hijau Polisi

Izin keramaian untuk kompetisi sepak bola Piala Kemenpora sudah dikeluarkan sejak beberapa minggu yang lalu

Novel Baswedan Cs Masih Yakin Jokowi Tindaklanjuti Temuan Ombudsman dan Komnas HAM
Indonesia
Novel Baswedan Cs Masih Yakin Jokowi Tindaklanjuti Temuan Ombudsman dan Komnas HAM

Sebanyak 57 mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih meyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menindaklanjuti temuan Ombudsman dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) terkait tes wawasan kebangsaan (TWK).

Pancing Pelajar Mau Divaksin, Legislator Medan Usul Biaya Sekolah Gratis Sebulan
Indonesia
Pancing Pelajar Mau Divaksin, Legislator Medan Usul Biaya Sekolah Gratis Sebulan

Dibanding hanya diberi bantuan beras, lebih baik digratiskan uang sekolah

Tarif Pemeriksaan COVID-19 Pakai GeNose Saat Uji Coba Rp20 Ribu
Indonesia
Tarif Pemeriksaan COVID-19 Pakai GeNose Saat Uji Coba Rp20 Ribu

Penyediaan layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun, KAI melakukan Sinergi BUMN dengan PT Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya yaitu Rajawali Nusindo.

PPKM Level 3 Saat Nataru, Wagub: Kami Bersyukur
Indonesia
PPKM Level 3 Saat Nataru, Wagub: Kami Bersyukur

"Tentu apa yang menjadi ketentuan Pempus agar PPKM menjadi level 3 itu harus kami hormati dengan baik," ucap Ahmad Riza.

Armada Kapal Selam RI Kini Tersisa 4, Salah Satunya Sedang Turun Mesin
Indonesia
Armada Kapal Selam RI Kini Tersisa 4, Salah Satunya Sedang Turun Mesin

Tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala 402 di perairan utara Bali, otomatis mengurangi kekuatan armada angkatan laut di tanah air.

Verifikasi Partai Politik, KPU Daerah Tunggu Arahan Pusat
Indonesia
Verifikasi Partai Politik, KPU Daerah Tunggu Arahan Pusat

Sampai awal Januari ini, KPU Pusat belum menetapkan tahapan dan jadwal pemilu 2024, karena menunggu rapat dengar pendapat dengan DPR.

Asperkeu Pemprov DKI Positif COVID-19, Lantai 4 Blok G Balai Kota Ditutup
Indonesia
Asperkeu Pemprov DKI Positif COVID-19, Lantai 4 Blok G Balai Kota Ditutup

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Sri Haryati terkonfirmasi positif COVID-19.

Moeldoko: Saya ke Sana Ingin Lihat Spanduknya
Indonesia
Moeldoko: Saya ke Sana Ingin Lihat Spanduknya

Moeldoko saat itu baru selesai memberikan pidato kunci di Festival HAM 2021

Penyebab Kasus Harian COVID-19 Capai 54.517 Orang
Indonesia
Penyebab Kasus Harian COVID-19 Capai 54.517 Orang

Kasus COVID-mencapai rekor tertinggi selama pandemi, yakni 54.517 pada Rabu (14/7). Padahal, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat sudah dijalankan selama 12 hari.