Terlibat Suap, Tiga Pejabat PT Sinarmas Divonis 1 Tahun 8 Bulan Penjara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: kpk.go.id

MerahPutih.com - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta memvonis tiga pejabat PT Sinarmas Kalimantan Tengah, 1 tahun 8 bulan penjara. Selain pidana penjara, ketiganya juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 100 juta subsidair 2 bulan kurungan.

Ketiganya yakni, Wakil Dirut PT SMART Tbk, Edy Saputra Suradja; Direktur Operasional Sinarmas Wilayah Kalimantan Tengah IV, V dan Gunungmas., Willy Agung Adipradhana; dan Department Head Document and License Perkebunan Sinarmas Wilayah Kalimantan Tengah-Utara, Teguh Udy Syamsuri Zaldy.

Ketiganya terbukti bersalah secara bersama-sama menyuap anggota DPRD Kalteng sejumlah Rp 240 juta. Suap tersebut diberikan kepada empat anggota DPRD Kalteng yakni, ‎Ketua Komisi B DPRD Borak Milton, Sekretaris Komisi B DPRD Punding Ladewiq H Bangkan dan dua anggota Komisi B, Edy Rosada dan Arisavanah.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Willy Agung, Edy Saputra dan Teguh Dudy telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melalukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," kata Ketua Majelis Hakim, Duta Baskara saat membacakan amar putusan, Rabu (13/3).

Hakim mengungkapkan, suap tersebut diberikan agar Komisi B DPRD Propinsi Kalimantan Tengah tidak melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan pencemaran limbah sawit yang diduga dilakukan PT Binasawit Abadi Pratama (BAP) di Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Provinsi Kalimantan Tengah.

"Serta untuk meluruskan pemberitaan di media massa bahwa tidak ada pencemaran limbah di Danau Sembuluh oleh PT BAP," ungkap hakim.

Tak hanya itu, menurut hakim, uang suap itu juga agar DPRD tidak memperpersoalkan PT BAP yang tidak memiliki izin Hak Guna Usaha (HGU), tidak memiliki Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPH) serta belum memiliki plasma.

Hakim menyebut hal-hal yang memberatkan dalam putusan ini yakni, karena perbuatan mereka tidak mendukung program pemerintah yang bersih korupsi kolusi dan nepotisme. Sedangkan hal yang meringankan, yaitu menyesali dan mengakui perbuatan, mempunyai tanggungan keluarga dan belum pernah dihukum.

Atas perbuatanya, ketiga pejabat PT Sinarmas tersebut terbukti melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Pon)

Baca Juga:

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Komisi VIII DPR Bakal Perkuat UU Penanggulangan Bencana
Indonesia
Komisi VIII DPR Bakal Perkuat UU Penanggulangan Bencana

Poin krusialnya adalah sistem penanganan bencana agar efisien. Sususnan Organisasi Tata Kerja BNPB juga didorong agar kuat dan responsif.

Polda Metro Pastikan Tak Ada Sweeping Produk Prancis
Indonesia
Polda Metro Pastikan Tak Ada Sweeping Produk Prancis

Polda Metro Jaya memastikan hingga saat ini belum ada aksi sweeping terhadap produk-produk Prancis terkait pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron soal Islam.

PDIP Yakini Ilmu Pengetahuan dan Riset Sebagai Kunci Kemakmuran Negeri
Indonesia
PDIP Yakini Ilmu Pengetahuan dan Riset Sebagai Kunci Kemakmuran Negeri

Kokoh dalam Pancasila, bersyukur dan merawat kebinekaan Indonesia

CDC AS Rekomendasikan Pangkas Karantina COVID-19 Jadi 10 hari
Dunia
CDC AS Rekomendasikan Pangkas Karantina COVID-19 Jadi 10 hari

Karantina 14 hari dapat menimbulkan beban ekonomi yang besar

Update Kasus COVID-19 DKI Kamis (22/10): 98.206 Positif, 83.338 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus COVID-19 DKI Kamis (22/10): 98.206 Positif, 83.338 Orang Sembuh

Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 109.905

Marinir Bubarkan Massa Aksi Remaja
Foto
Marinir Bubarkan Massa Aksi Remaja

Sejumlah personil Marinir TNI AL memadamkan api saat membubarkan massa aksi remaja yang telah usai menggelar unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja yang disahkan DPR RI di jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa, 20/10/2020. Pada pukul 17:47 WIB sejumlah personil Marinir TNI AL keluar barikade dan membujuk massa aksi untuk bubar dan pulang kerumah. Massa aksi dikawal personil Marinir hingga jalan M.H Thamrin, Jakarta. Merahputih.com/Rizki Fitrianto

Update COVID-19 Indonesia: Pasien Bertambah di 28 Provinsi
Indonesia
Update COVID-19 Indonesia: Pasien Bertambah di 28 Provinsi

Pemerintah mendapatkan pertambahan pasien positif COVID-19 pada hari ini setelah memeriksa 22.992 spesimen dengan metode Polymerase Chain Reaction dan molekuler dari total yang 894.428 spesimen.

  PKS Pastikan Perjuangkan Pengusutan Kasus Jiwasraya Sampai Tuntas
Indonesia
PKS Pastikan Perjuangkan Pengusutan Kasus Jiwasraya Sampai Tuntas

“Kita adalah penyambung lidah rakyat dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” ujar Jazuli kepada wartawan di Jakarta, Rabu (15/1).

Pegawai KPK Wajib Ikut Upacara Kemerdekaan dari Tempatnya Masing-Masing
Indonesia
Pegawai KPK Wajib Ikut Upacara Kemerdekaan dari Tempatnya Masing-Masing

Dalam surat itu, setiap pegawai wajib melaporkan kepada atasan masing-masing

 Viral Benda Warna Putih Mendekati Matahari di Langit Soloraya, Apakah Itu?
Indonesia
Viral Benda Warna Putih Mendekati Matahari di Langit Soloraya, Apakah Itu?

Informasi dihimpun merahputih.com, benda misterius warna putih itu terlihat di langit wilayah Kabupaten Klaten, Kota Solo, Kabupaten Sragen, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Karanganyar.