Terkuak, 3 Dalil Polisi Langsung Jebloskan Eggi Sudjana ke Sel Tahanan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (ANTARA Foto/Rival Awal Lingga)

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya membeberkan alasan langsung memenjarakan tersangka kasus Makar Eggi Sudjana karena khawatir akan menghilangkan barang bukti sekaligus mencegah tersangka melarikan diri.

Eggi resmi ditahan di rumah tahanan Polda Metro Jaya pada Selasa (14/5/2019), kemarin. Penahanan Eggi merujuk pada Surat Perintah Penahanan bernomor SP.HAN/587/V/2019/Ditreskrimum.

"Pertimbangan itu kewenangan penyidik jangan sampai yang bersangkutan menghilangkan barang bukti, mengulangi perbuatannya atau melarikan diri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di Polda Metro Jaya, Rabu (15/5/2019).

Argo mengatakan, Eggi tak kooperatif karena menolak menandatangani surat penahanan. Bahkan, lanjut dia, Eggi pun meneken berita acara penolakan penahanan yang dilakukan polisi.

"Setelah diberi tahu, tersangka tidak mau tandatangani surat penahanan. Karena tersangka tidak mau tandatagani surat perintah penahanan, lalu membuat berita acara penolakaan penandatanganan di surat perintah penahanan," jelasnya.

eggi
Tersangka kasus makar dan caleg PAN Eggi Sudjana (MP/Gomes R)

Sejak surat perintah penahanan dikeluarkan, Eggi bakal mendekam di Rutan Polda Metro Jaya selama 20 hari ke depan terhitung sejak Rabu, kemarin. Namun, Eggi menolak ditahan dengan alasan dirinya berprofesinya sebagai advokat.

Eggi Sudjana juga dilaporkan seorang wanita bernama Dewi Tanjung ke Polda Metro Jaya pada Rabu (24/4/2019). Pelaporan itu disampaikan Dewi lantaran Eggi dituding berencana melakukan makar terkait seruan people power yang disampaikan melalui pidatonya.

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/2424/IV/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus. Tindakan pidana yang dilaporkan adalah dugaan pemufakatan jahat atau makar.

Tak hanya itu, Eggi juga dilaporkan atas dugaan melanggar UU ITE Pasal 107 KUHP juncto Pasal 87 KUHP atau Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (Knu)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH