Terkait Kematian Debora, Ketua MPR: Ini Dosa Kita Ketua MPR Zulkifli Hasan (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

MerahPutih.com - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan menyatakan, kematian bayi Debora yang orang tuanya tidak mampu merupakan kesalahan dari semua pihak terkait, baik pemerintah maupun wakil rakyat.

"Kita semua berdosa, karena negara telah bersumpah untuk melindungi segenap tumpah darahnya," kata Zulkifli di Cirebon, Senin (11/9).

Dia mengatakan, dengan adanya kasus bayi Debora yang meninggal karena tidak bisa membayar rumah sakit, seharusnya tidak terjadi karena negara harus ada untuk masyarakat.

Sebab, kata Zulkifli, negara telah bersumpah untuk melindungi warganya dan itu tertuang dalam konstitusi Negara Indonesia.

"Kalau ada orang mati karena tidak bisa membayar rumah sakit, kita semua bersalah, bupati, gubernur, pemerintah, anggota DPR, semuanya berdosa," katanya.

Dia menambahkan, untuk pihak rumah sakit yang menolak merawat bayi itu harus dikenakan sanksi berat dan itu seharusnya tidak terjadi. "Kalau rumah sakit menolak, berat sanksinya," tandasnya.

Seperti yang tengah santer diberitakan bayi Tiara Debora adalah bayi dari pasangan Rudianto Simanjorang dengan Henny Silalahi. Bayi berusia empat bulan itu sesak napas pada Minggu (3/9), kemudian dilarikan ke RS Mitra Keluarga Kalideres, Jakarta Barat.

Bayi ini lalu ditangani di IGD. Setelah itu, dokter menyarankan Debora dirawat di ruang PICU, tetapi orang tua tidak menyanggupi biaya perawatan untuk PICU.

Pihak keluarga pun mencoba mencari rujukan rumah sakit lain. Namun, Debora sudah mengembuskan napas terakhir sebelum rujukan itu diperoleh. (*)

Sumber: ANTARA



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH