Terjerat Kasus Narkoba, Sambil Nangis Nia Ramadhani Minta Maaf Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Publik figur Nia Ramadhani bersama Ardi Bakrie akhirnya tampil di Polres Metro Jakarta setelah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus narkotika jenis sabu.

Sambil menangis Nia Ramadhani menyampaikan permohonan maaf kepada ketiga anaknya, keluarga besarnya dan keluarga besar Aburizal Bakrie karena tenah mengecewakan akibat terjerumus perkara narkoba.

Baca Juga:

Ini Kata Aburizal Bakrie Soal Penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi

"Khususnya keluarga kepada besar saya, sahabat, teman-teman, orang-orang yang mengasihi saya rekan kerja dan seluruh pihak yang sudah menaruh kepercayaannya kepada saya," sesal Nia. Ia pun mengakui, apa yang dirinya lakukan tidak menjadi sebuah contoh yang terpuji. Seharusnya sebagai orang tua dan selebriti dirinya bisa memberi hal yang baik bagi anak-anaknya dan masyarakat.

Penari cilik ini pun berharap melalui secarik surat yang dibacakan ini, dirinya dan auami dapat dibukaan pintu maaf yang sebesar-besarnya dari semua pihak.

Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani. (Foto: Antara)
Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani. (Foto: Antara)

"Terutama sekali lagi yang saya kasihi, orang tua saya dan seluruh keluarga besar, terutama anak-anak saya, Mikhayla, Mainaka dan Magika. Dan yang terutama buat saya, adalah pengampunan dari allah swt," terangnya.

Nia berjanji, akan mengikuti semua proses hukum yang tengah ditangani kepolisian Polres Metro Jakarta Pusat.

"Sebagai warga negara Indonesia yang baik, saya akan bersikap kooperatif dan mengikuti proses hukum yg berjalan," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Nia Ramadhani dan Ardie Bakrie Terjerat Kasus Narkoba, Proses Hukum Harus Adil

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Alasan Muhammadiyah Tuding Permen Menteri Nadiem Dukung Seksual Bebas di Kampus
Indonesia
Alasan Muhammadiyah Tuding Permen Menteri Nadiem Dukung Seksual Bebas di Kampus

Selain itu, rumusan norma kekerasan seksual yang diatur dalam Pasal 5 Permen Dikbudristek No 30 Tahun 2021 menimbulkan makna legalisasi terhadap perbuatan asusila dan seks bebas berbasis persetujuan.

KPPU Ungkap Dugaan Permainan Kartel Minyak Goreng ke DPR
Indonesia
KPPU Ungkap Dugaan Permainan Kartel Minyak Goreng ke DPR

Ketua KPPU Ukay Karyadi berdebat dengan anggota Komisi VI Mufti Anam soal dugaan permainan kartel yang menyebabkan kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng.

Penyebar Video Muhammad Kece di Medsos bakal Dijerat UU ITE
Indonesia
Penyebar Video Muhammad Kece di Medsos bakal Dijerat UU ITE

"Risiko yang memposting akan dapat menjadi pelaku UU ITE,” tuturnya.

Bakal Dipertemukan dengan Luhut, Haris Azhar Irit Bicara
Indonesia
Bakal Dipertemukan dengan Luhut, Haris Azhar Irit Bicara

Nurkholis belum bisa memastikan apakah Luhut hadir memenuhi undangan tersebut

Polisi Dalami Pendanaan Jaringan Terorisme Farid Okbah Cs
Indonesia
Polisi Dalami Pendanaan Jaringan Terorisme Farid Okbah Cs

Polri masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap Farid Okbah, Ahmad Zain An-Najah serta Anung Al Hamat setelah ditetapkan sebagai tersangka terorisme.

Kejagung Kembali Sita Aset Tersangka Asabri Teddy Tjokrosaputro
Indonesia
Kejagung Kembali Sita Aset Tersangka Asabri Teddy Tjokrosaputro

Tim penyidik Jampidsus Kejagung juga memeriksa direktur utama PT First Asia Capital

PSI Sebut Baru 60 Persen Petugas Transjakarta Divaksin, Ini Respon Wagub DKI
Indonesia
PSI Sebut Baru 60 Persen Petugas Transjakarta Divaksin, Ini Respon Wagub DKI

Politikus asal Gerindra ini pun berharap apa yang diungkapkan Eneng tidak tepat dan capaian vaksinasi petugas TransJakarta di atas sangkaan PSI.

Gempuran Kritikan PSI ke Anies Rawan jadi Blunder
Indonesia
Gempuran Kritikan PSI ke Anies Rawan jadi Blunder

Kritik yang terus digempur PSI hingga saat ini malah berdampak sangat menguntungkan bagi Anies Baswedan.

 Relaksasi Berbagai Sektor di Jakarta Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Indonesia
Relaksasi Berbagai Sektor di Jakarta Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Salah satu pelonggaran yang diberikan yaitu bekerja dari kantor atau work from office (WFO) sektor non-esensial ditambah dari 50 persen menjadi 75 persen. Aturan tersebut tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 57 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3,2 dan 1 di Jawa dan Bali.

Jadi Tersangka, Sopir Truk Penabrak Patwal di Tol Cikampek Langsung Dipenjara
Indonesia
Jadi Tersangka, Sopir Truk Penabrak Patwal di Tol Cikampek Langsung Dipenjara

CS yang tengah mengemudikan truk menerima panggilan telepon dan dilanjutkan dengan bermain handphone